Viewer: 732
0 0

Home / Medan

Kamis, 30 Juli 2020 - 23:11 WIB

Sampah Mengular di Jalan Asrama, Camat Medan Helvetia-Camat Sunggal Saling Lempar Tanggungjawab

Viewer: 733
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 25 Detik

Kompasnasional | Persoalan sampah di Jalan Asrama, yang merupakan daerah perbatasan Medan dan Deliserdang tak kunjung selesai.

Beberapa warga yang berdomisili di sekitar Jalan Asrama mengaku bingung karena tidak ada penampungan sampah di daerah ini. Akibatnya, tumpukan sampah mengular belasan meter di bahu jalan, Senin (27/7/2020).

Seorang warga, Mirna, mengaku sebagai salah satu penyumbang sampah yang akhirnya menumpuk dan mengotori jalan.

Ia menuturkan bahwa di sekitar rumahnya tidak ada pengangkutan sampah sehingga ia terpaksa membuang sampah di trotoar.

“Sekitar sini enggak ada tempat sampah. Kita kan hasilkan sampah setiap hari. Tidak mungkin disimpan. Mau buang juga bingung. Ya, jadi kemana lagi kami buang sampah? Kadang di sungai ya kadang depan trotoar itu juga. Beberapa kali pernah diangkat petugas Kecamatan Sunggal. Cuma belakangan kok sudah jarang?” ungkapnya, Senin (27/7/2020).

Tumpukan sampah di pinggir jalan yang mencolok mata itu didominasi oleh limbah rumah tangga. Warga lainnya, Malau, mengaku tak nyaman melihat sampah yang berserakan itu. Menurutnya, sampah dibiarkan menumpuk sejak sepekan yang lalu.

Baca Juga  Jangan Selalu Menebar Hoax, Ormas Indonesia Bersatu Minta Penegak Hukum Bertindak

“Kadang diangkut kadang enggak. Saya tidak menyalahkan siapa-siapa. Yang salah ini aparat atau masyarakatnya. Soalnya tempat pembuangan sampah tidak dibuat disini,” ujarnya.

Malau mengatakan, selain merusak pemandangan, aroma sampah cukup menyengat.

“Ya, jelas resahlah karena berbau. Harapannya kalau bisa ditata rapilah. Bagaimana baiknya, kalau masyarakat sini jelas berharap biar tidak ada sampahlah disini. Kalaupun ada secepatnya diangkut. Warga juga tidak tahu mau buang sampah kemana, kadang ke sungai. Tapi ke sungai juga tidak bolehkan. Disitu masalahnya,” pungkas Malau.

Camat Medan Helvetia Andi Mario Siregar menyatakan, tumpukan sampah di Jalan Asrama bukan tanggungjawab pihaknya karena titik itu sudah masuk batas wilayah Kecamatan Sunggal, Deliserdang.

“Itu sudah Deliserdang. Batas wilayah Medan yang mau jalan ke Lapas Tanjunggusta. Lewat dari sana sudah Deliserdang. Andi mengakui bahwa sejak dulu permasalahan sampah di Jalan Asrama ini menjadi perdebatan.

“Perumnas Helvetia itu wilayah Medan. Kalau seberangnya lagi itu Deliserdang. Yang sejajar pintu tol itu Deliserdang. Memang dari dulu itu jadi masalah, batas Medan sampai Perumnas saja. Dari dulu itu buang-buangan,” tuturnya.

Baca Juga  Kasi Trantib Galang Diperiksa Kejari

Menurut Andi, pihaknya berencana untuk membuat lagi penanda batas wilayah untuk mengakhiri polemik sampah di Jalan Asrama. Namun, realisasi rencana ini ditunda karena terkendala dana.Camat Sunggal Deliserdang Ismail justru menyatakan jajaran tol di Jalan masih berada di wilayah Kecamatan Medan Helvetia.

“Kalau posisinya itu di wilayah Medan Helvetia. Batas Deliserdang itu Sungai Bedera. Kalau trotoar ke jalan, wilayah Medan. Kita tidak tahu warga mana yang buang itu. Bisa saja itu warga seberang, warga Medan,” katanya. Ismail menuturkan bahwa walau bukan wewenangnya, ia akan segera menindaklanjuti masalah sampah ini. Ismail juga menuturkan bahwa sesegera mungkin ia akan bertemu dengan Camat Medan Helvetia untuk membicarakan masalah sampah ini.

“Secara kewenangan wilayah, bukan urusan saya. Tapi ya sudahlah, kita bicara moral sajalah. Kalau berdebat wilayah akan panjang ceritanya. Kalau untuk letak tempat sampah yah itu bukan wilayah saya, seharusnya ini Pemko Medan. Nanti kami akan ketemu untuk membicarakan ini,” Pungkas Ismail. (TM/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Selalu Dikeluhkan Warga, Pedagang dan Parkir Depan RS Elisabeth Medan Bakal Ditertibkan

Berita

Garuda Indonesia Segera Menambah 30 rute penerbangan
N.B.Foto:ket//dari kiri ke kanan DPP (K) SBSI Ketua Program dan Strategi Johanes Dartha Pakpahan, SH, Sekjen DPD SBSI 1992 Sumut dan juga Ketua Bidang Penelitian, Pengembangan dan Pengkajian Organisasi DPP SBSI 1992 Pusat Darmawan Yusuf, SH., SE., M.Pd⁹0, MH., CTLA., Med, Ketua DPD SBSI Sumut terpilih Agan Tanjung(Tengah), Ketua Umum DPP SBSI 1992 Gunawan dan Bendahara Umum DPP SBSI 1992 dan juga adalah Sekjen (K) SBSI 1992 DPP Pusat Vindra Whindalis.

Berita

Agan Surya Tanjung Terpilih Aklamasi menjadi Ketua DPD SBSI 1992 Sumut

Berita

Lions Clubs Golden Estate Membagikan Sembako Idul Fitri

Arsip

Sedih! Rumah Ustad Terkenal di Binjai Ludes Terbakar

Berita

Mantan Pemain Persija Untungkan PSMS

Berita

Empat Tersangka dan Senpi Diamankan dalam Penggerebekan Judi Kim dan Togel

Arsip

Ini Rincian Pos Anggaran Kementerian Yang Dipangkas Rp 64,7 Triliun