Viewer: 878
0 0

Home / Opini

Selasa, 28 Juli 2020 - 15:01 WIB

Kasus Yodi Prabowo, Neta IPW Terheran-heran: 37 Tahun Belajar Kriminologi Baru Kali Ini Bunuh Diri 4 Tusukan

Viewer: 879
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 8 Detik

Kompasnasional | Kesimpulan polisi yang menyebut editor Metro TV Yodi Prabowo bunuh diri adalah kesimpulan yang terburu-buru.

Demikian disampaikan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, dihubungi PojokSatu.id, Selasa (28/7/2020).

“Terlalu terburu buru menyimpulkan,” ujarnya.

Ulasan Neta itu didasari pada fakta adanya empat tusukan senjata tajam di tubuh Yodi.

Sebab, dirinya tak sekalipun pernah mendengar ada kasus bunuh diri dengan menusukkan senjata tajam pada tubuh sendiri lebih dari satu kali.

“Saya tidak pernah mendengar atau menemukan kasus tentang adanya orang yang bunuh diri dengan empat tusukan di tubuhnya,” bebernya.

Baca Juga  Soroti Permintaan Gema-Jak agar Polisi Tangkap Anies Baswedan, Refly Harun: Memang Harusnya Diproses

Menurut Neta, orang melakukan aksi bunuh diri selalu mengambil langkah cepat untuk menghabisi nyawanya.

Seperti memilih dengan cara melompat dari gedung tinggi atau mengikat lehernya untuk gantung diri.

Bahkan, sejak puluhan tahun dirinya belajar dan menggeluti dunia krimonologi, tak sekalipun mendapati kasus bunuh diri seperti kesimpulan polisi dalam kasus Yodi Prabowo.

“Selama belajar kriminologi dan mencermati dinamika kejahatan maupun dinamika kinerja kepolisian, sejak tahun 1983 atau selama 37 tahun, belum pernah saya temukan kasus bunuh diri seperti ini,” bebernya.

Baca Juga  Orang Tua Siswa Desak Anies Hapus Aturan Usia PPDB Jakarta

Di sisi lain, publik diyakininya memiliki penilaian yang serupa.

“Wajar saja jika publik tidak percaya dan menganggap polisi terlalu cepat menyimpulkan,” kata dia.

Karena itu, kata Neta, wajar jika masyarakat meragukan kerja kepolisian dalam menangani kasus Yogi.

Apalagi, kata dia, kualitas tusukan pada luka Yogi, sangat berbeda dengan tusukan lainnya.(PS/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Opini

Pakar Hukum: Tak Lazim, Permintaan Novel Baswedan kepada Jokowi Bentuk Intervensi Kasus Hukum

Opini

Bukan Emas atau Tanah, Chairul Tanjung Beberkan Data Bakal Jadi Aset Paling Berharga di Dunia!

Berita

Polisi Rencanakan Periksa Amien Rais sebagai Saksi Kasus Hoax Ratna Sarumpaet

Opini

Indo Barometer: SBY Sutradara Ungkap Isu Kudeta PD

Opini

Irma Suryani Chaniago Sebut Ahok No Finishing Touch di Pertamina
Benarkah Listrik Langsung Diputus Bila Tidak Bayar Akhir Bulan?-KompasNasional

Arsip

Benarkah Listrik Langsung Diputus Bila Tidak Bayar Akhir Bulan?

Opini

KLB Partai Demokrat Pengamat: Sebaiknya Moeldoko Mundur dari KSP

Opini

Sindiran Keras Yunarto Wijaya Buat Pembakar Spanduk Habib Rizieq Shihab