Viewer: 1003
0 0
Viewer: 1004
0 0

Home / Opini

Kamis, 30 Juli 2020 - 10:45 WIB

Sindiran Keras Yunarto Wijaya Buat Pembakar Spanduk Habib Rizieq Shihab

Viewer: 1005
0 0
Terakhir Dibaca:51 Detik

Kompasnasional | Direktur Eksekutif Lembaga Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya menyindir pembakar spanduk Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.

Lewat akun Twitter-nya, @yunartowijaya, Rabu (29/7), pengamat politik ini mengecam pembakar bendera bergambar Habib Rizieq Shihab.

“Yang bakar bendera Rizieq Shihab TOLOL-nya juga gak ketulungan, gak usah percaya sama yg teriak bela keberagaman/demokrasi tapi pas demo yang dipake otot sama api, bukan pake otak…,” twit Yunarto sebagaimana dilihat, Rabu (29/7).

Baca Juga  Bahaya Tak Punya E-KTP, BPJS Hingga Rekening Bank Tak Bisa Dilayani

Twit Yunato itu langsung mendapatkan respons beragam dari warganet. Sudah ada ratusan retweets dan komentar.

Sebelumnya diberitakan, aksi pembakaran spanduk Habib Rizieq viral di media sosial. Sejumlah pihak mengecam aksi tersebut. Fahri Hamzah yang juga mantan wakil ketua DPR, mempertanyakan apa gunanya membakar foto orang yang lagi tidak berbuat apa-apa. “Apa sih gunanya bakar foto orang yang gak lagi ngapa2in…sakit jiwa pada..!” twit Fahri di akun Twitter @Fahrihamzah dilihat Rabu (29/7).

Baca Juga  Menteri Jonan: Target Negosiasi Kontrak Freeport Selesai Akhir Juli

Org yg bakar2 itu kurang kerjaan atau cari kerjaan?” twit anggota DPR Fadli Zon di akun Twitter @fadlizon dilihat Rabu (29/7). (JPNN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Opini

Pengamat Kepolisian Sisno Adiwinoto Nilai Investigasi Komnas HAM Gagal Fokus

Opini

Capres Muda dengan Elektabilitas Tinggi Terbentur Restu Partai di 2024

Opini

SBY dan Oknum KPK Disebut Mendesain Anas Urbaningrum Jadi Tersangka

Opini

Pakar Minta Aturan Wajib Tes Corona Dihapus Dari Protokol Perjalanan Dalam Negeri, Kenapa?
Sore Ini Sibolangit Hujan Lebat Disertai Petir-KompasNasional

Arsip

Sore Ini Sibolangit Hujan Lebat Disertai Petir

Opini

Gejolak di Partai Demokrat Jimly Asshiddiqie Sebut Gejolak di Demokrat Bukan Agenda Jokowi: Sebentar Lagi Jadi Mantan Presiden

Opini

Pakar Hukum: Tak Lazim, Permintaan Novel Baswedan kepada Jokowi Bentuk Intervensi Kasus Hukum

Opini

AHY Dinilai Masih Punya 2 Kekurangan untuk Melenggang ke Pilpres 2024