Viewer: 724
0 0

Home / Opini

Kamis, 23 Juli 2020 - 14:27 WIB

Ustaz Sebut Pesan Makanan lewat Ojol Haram, Warganet Kebingungan

Viewer: 725
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 42 Detik

Kompasnasional | Viral sebuah video yang memuat penjelasan seorang ustaz tentang harammnya menggunakan jasa gofood. Ustaz itu menyebutkan, layanan pengantaran makanan dari Gojek tersebut haram karena dibeli dari uang riba.

Video tersebut salah satunya diunggal oleh akun @sayidmachmoed.

“Gofood haram, sakit jiwa ini orang. Begini, dengerin wahai khawarij, itu minta tolong dibelikan makanan seharga [Rp] 85 ribu dan yang [Rp] 15 ribu adalah biaya jasa membelikan barang. Sudah diketahui secara umum driver gofood menyediakan pelayanan jasa, bukan penyedia hutang yang dibungakan,” tulis @sayidmachmoed.

Dalam video itu, sang ustaz menilai, GoFood haram karena uang yang digunakan untuk membeli makanan adalah uang riba.

Menurutnya, uang tersebut merupakan hasil pinjaman dari perusahaan sehingga penyewa jasa GoFood harus membayar bunga untuk menebus makanan yang dia pesan.

Baca Juga  Waspada Ancaman Resesi, BI Proyeksi Ekonomi di Sumut Tumbuh Tahun 2023

“Jadi sebetulnya ketika driver gojek tadi membelikan pesanan Anda, pakai uang Gojek atau pakai uang Anda? Berarti dia meminjamkan uang kepada Anda, ya atau tidak? Dipinjamkannya 85% karena dia dapat fee dari si merchant tadi, paham?” terang ustadz Erwandi Tarmizi.

Ia kemudian menganalogikan jika harga makanan aslinya Rp 85 ribu maka konsumen harus membayar Rp 100 ribu karena sisanya untuk membayar bunga.

“Kalau harga makanan tadi Rp 100 ribu berarti dipinjamkannya Anda uang Rp 85 ribu. Nanti ditagihkannya lagi kepada Anda berapa? Delapan puluh lima ribu atau seratus? Padahal di struk ditulis Rp 100 ribu. Pinjam uang 85 ribu dibayar seratus apa namanya?” katanya.

Video tersebut ternyata memantik kemarahan warganet. Mereka kesal lantaran sang ustadz begitu mudah mengharamkan sesuatu.

Baca Juga  FKDT Sambut Gembira Penunjukan Gus Yaqut Menjadi Menteri Agama

“Klepon haram. Gofood haram. Ane kalau terlanjur pesen klepon by gofood terus gimana ya Habib???” kata @m444da.

“Katanya agama itu mempermudah hidup kalau kaya gini mah kayak mempersulit, segala dipikirin dicari-cari kesalahannya. Sekalian aja duit kertas haramin karena BI mencetak uang dengan memungut bunga. Tanpa bunga, bank central nggak berfungsi,” tulis @crasher.

“Setahu gue, harga yang gue bayar dengan harga yang tertera di struk itu sama, dan biaya ongkir itu beda lagi. Jadi bapak ustad-nya kayaknya ini yang nggak paham cara kerja gofood. Sedih. Yang lebih menyedihkan lagi yang dengerin, jadi trauma gofood,” tulis @haikarusan.(MT/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Dalam 6 Bulan, Uber Telan Kerugian Rp 16,7 Triliun

Opini

2024, Indonesia Butuh Pemimpin Kombinasi Bung Karno dan Soeharto

Opini

Indonesia Public Institute: Pembubaran FPI Terlambat

Opini

LIPI: Kiamat Sudah Dekat

Opini

Sebut Jaksa Dungu dan Pandir, HRS Dinilai Sulit Ambil Simpati Hakim

Opini

Bukan Habib Rizieq, Sekum Muhammadiyah Duga Ada Big Power Manfaatkan FPI

Opini

Novel Sarankan Listyo Sigit ‘Bebaskan HRS agar Dicintai Islam, Ferdinand: Semua Agama Cinta Hukum

Opini

Minta Kapolri Jenderal Idham Aziz Izinkan Warga Punya Pistol dengan Peluru 9 MM, Ini Syaratnya