Viewer: 946
0 0
Viewer: 947
0 0

Home / Kriminal

Kamis, 9 Juli 2020 - 23:46 WIB

Kapolsek Percutseituan Tengah Diperiksa Kasus Penganiayaan Saksi Sarpan, Total Ada 6 Polisi

Viewer: 948
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 26 Detik

Kompasnasional | Polrestabes Medan mengambil langkah cepat terkait dugaan penganiayaan terhadap saksi kasus pembunuhan, Sarpan (57).

Sarpan merupakan saksi kasus pembunuhan terhadap buruh bangunan, Dodi Sumanto.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko menegaskan pihaknya sudah memeriksa Kapolsek Percutseituan Kompol Otniel Siahaan.

Kapolrestabes menyebutkan bahwa sudah ada 6 saksi yang diperiksa berkaitan dengan perkara ini.

“Jadi ada laporan dari keluarga disiksa ataupun dianiaya oleh petugas Polri. Jadi sekarang untuk penyidiknya, Kanitnya, Panitnya sedang kita periksa. Total ada 6 orang termasuk Kapolsek,” ungkapnya di Mapolrestabes Medan, Kamis (9/7/2020).

Menurut Riko, pihaknya akan tetap objektif melakukan pemeriksaan ini.

Apabila memang anggotanya terbukti melakukan penyiksaan, kata dia, maka akan diproses secara hukum.

“Jadi komitmen kami adalah bahwa kalau memang anggota kita salah kita akan proses sesuai ketentuan hukum,” tegasnya.

Ia menyebutkan bahwa saat ini Sarpan telah membuat Laporan Polisi (LP) di Polrestabes Medan.

“Berkaitan dengan saudara Sarpan yang mengaku dianiaya, kita sedang kembangkan dan kita sedang melakukan penyelidikan dan yang bersangkutan membuat LP di sini. Yang bersangkutan mengaku dianiaya oleh orang yang tidak dikenal makanya pada saat membuat LP yang bersangkutan belum bisa menyebutkan siapa yang melakukan,” ungkapnya.

Baca Juga  Begini Sadisnya Pelaku Pembunuh Editor Metro TV, Dianiaya Dahulu Kemudian Jantung Ditusuk

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan menyebutkan bahwa kedua petinggi Polsek Percutseituan yang diperiksa terkait penganiayaan saksi Sarpan, adalah Kanit Reskrim Iptu Luis Beltran dan Panit Reskrim.

“Kalau anggotanya diperiksa memang betul, Kanit dan Panit Reskrim yang sudah diperiksa,” tuturnya.

Namun, terkait isu yang menyebutkan bahwa Kapolsek Percutseituan Kompol Otniel Siahaan sudah dibebastugaskan, Tatan belum mendapatkan kabar tersebut.

“Aku belum dapat info itu. Aku belum dapat, nanti kalau dapat info itu benar atau tidak,” sebutnya.

Para petinggi Mapolsek Percutseituan tersebut diperiksa oleh Propam Polrestabes Medan.

Sepertti diketahui, Sarpan merupakan saksi dalam kasus pembunuhan sadis di Jalan Sidumolyo Gg Gelatik Pasar 9 Desa Sei Rotan Kecamatan Percutseituan, pada 2 Juli 2020 lalu.

Sarpan diperiksa hingga berhari-hari di Mapolsek Percutseituan, terkait kematian buruh bangunan bernama Dodi Somanto alias Andika (41).

Ia juga diduga mendapat perlakuan tidak menyenangkan selama menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus pembunuhan.

Baca Juga  Mujizat, Seorang Ibu Guru Selamat dari Tenggelamnya Kapal Pompong

Jelas terlhat bekas-bekas lebam di sebagian tubuh dan wajahnya terlihat saat Sarpan menunjukkan diri di depan awak media, Selasa (7/7/2020) sore.

Pria yang menggunakan batik biru dan peci putih ini menjelaskan kejadian awal dirinya sebagai saksi.

“Kejadiannya Kamis sekitar jam 3 ada pembunuhan. Dicangkul sama yang namanya Anjas. Setelah itu dibawalah saya ke TKP Percutseituan, diproseslah saya di sana, ditanyai gini-gini, pelakunya si Anjas,” ucapnya yang ditemui di kawasan Simpang Jodoh Tembung, Kabupaten Deliserdang, Selasa.

Sambil memperlihatkan wajah dan tubuhnya yang lebam dan terlihat biru, Sarpan secara lugas menyebutkan bahwa kondisi ini disebabkan pukulan demi pukulan yang dilakukan oknum polisi.

“Dada sebelah kiri, punggung sebelah kiri, dan muka. Mata dilakban, malam itu. Dimasukkan ke dalam sel tahanan sementara,” ujarnya.

Sambung pria bertubuh gempal ini, petugas kepolisian cuma bertanya siapa pelaku pembunuhan tersebut.

“Cuma nanya gitu aja, siapa pelakunya? (Dijawab) Anjas, ditendang awak. Asal (jawab) Anjas langsung ditendang,” ujarnya(TM/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Selundupkan Sirip Hiu Divonis 2 Tahun, Djoko Malah Joget Didepan Hakim
Foto Istimewa

Berita

Hilang Sebulan, Malika Korban Penculikan Diajak Memulung Setiap Hari
Annisa Meregang Nyawa Terpental dari Motor saat Mengejar Penjambret-KompasNasional

Arsip

Annisa Meregang Nyawa Terpental dari Motor saat Mengejar Penjambret
Pembantu Ini Tertangkap Kamera, Tuangkan Urine ke Jus Jeruk Majikan-KompasNasional

Arsip

Pembantu Ini Tertangkap Kamera, Tuangkan Urine ke Jus Jeruk Majikan

Kriminal

Polda Metro Bongkar Kasus Penipuan Modus Pacaran Tilap Uang Rp 15,8 Miliar

Arsip

Tanpa Nikah, Siswi SMP Hidup Layak suami-Istri di Kos-Kosan

Kriminal

Warganet Ungkap Modus Baru Curanmor, Modalnya Cuma Kardus dan Motor Butut

Kriminal

Viral Pasutri Dituduh Curi HP dan Diperas Oknum Polisi, Ini Tanggapan Polda Sumut