Viewer: 751
0 0

Home / Politik

Senin, 6 Juli 2020 - 11:54 WIB

Maruf Amin Minta Maaf, Saiful Anam: Masak Wapres Kalah Sama Menko

Viewer: 752
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 35 Detik

Kompasnasional | Permintaan maaf yang disampaikan oleh Wakil Presiden Maruf Amin karena belum mampu menghilangkan wabah Covid-19 bukan solusi yang diharapkan masyarakat.

Pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam, mengatakan, Maruf Amin seharusnya malu lantaran pernah mengeluarkan statement bahwa virus corona bisa menyingkir karena ulama membaca soal qunut.

“Kiai Maruf harusnya malu, katanya virus corona bisa menyingkir karena ulama baca qunut. Giliran hari ini minta maaf. Minta maaf saya kira bukan solusi,” ucap Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (22/5).

Karena kata Saiful, yang dibutuhkan rakyat bukanlah ucapan maaf dari pemerintahan Jokowi. Melainkan suatu kebijakan yang mampu segera menghilangkan pagebluk Covid-19 ini.

Baca Juga  Andi Arief Sindir Fadli Zon Keblinger

“Yang dibutuhkan rakyat bukan minta maaf. Kalau hanya minta maaf atas kesalahan kebijakan, enak sekali menjadi pejabat publik. Rakyat salah sedikit dihukum dan harus mempertanggungjawabkan. Giliran pejabat seperti wapres hanya minta maaf, di mana nurani keadilannya?” jelas Saiful.

Saiful pun mempertanyakan peran Maruf Amin sebagai wakil presiden di tengah pandemik Covid-19 ini.

“Tidak terlalu signifikan (perannya) saya kira. Sangat berbeda dengan JK (Jusuf Kalla) yang memang terbukti dalam mengatasi berbagai macam masalah seperti tsunami Aceh, konflik Poso dan masih banyak lagi,” kata Saiful.

Sehingga kata Saiful lagi, Maruf Amin jangan menyalahkan rakyat bila menilai dirinya kalah kelas dibandingkan JK saat menjadi wapres di periode pertama Presiden Jokowi.

Baca Juga  NasDem Kritik Fadli Zon soal Perbandingan Reynhard Sinaga dan Habib Rizieq

“Selain itu posisi MA (Maruf Amin) tidak ada beban politik apabila memberikan masukan bahkan berbeda pendapat dengan Presiden. Demi rakyat mestinya MA menunjukkan itu. Masak Wapres kalah sama Menko yang mengambil peranan sangat signifikan,” terang Saiful.

“Padahal kalau secara jaringan infrastruktur keumatan MA tidak perlu diragukan. Ia dekat dengan NU dan pernah memimpin MUI. MA harus lebih berani dan menunjukkan fungsinya sebagai wapres. Jangan hanya sebagai ban serep,” sambung Saiful.

Dengan demikian, Saiful berharap Maruf Amin dapat menunjukkan jiwa kepemimpinan sebagai orang nomor dua di Republik Indonesia.

“Ayo Pak MA tunjukkan leadership kepemimpinanmu. Sejarah akan mencatat kepemimpinanmu,” pungkas Saiful.(PS/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Politik

Prof Yusuf Leonard ke SBY: Bapak Mangkrak Indonesia Tak Pantas Ajari Jokowi

Politik

Era SBY Boleh Kenapa Era Jokowi Tak Boleh ?

Politik

PDIP Ingin Pilkada Serentak Digelar 2024, Pengamat: Anies Kehilangan Panggung
Ketua Umum DPP PPP romahurmuziy tengah

Berita

Strategi PPP Menangkan Duet Ganjar dan Gus Yasin

Politik

Demokrat Sumut Minta Polisi Bubarkan KLB Ilegal

Politik

Gibran Unggul Telak Versi Hitung Cepat, Pengamat Beberkan 3 Faktor

Asahan

DPD Pospera Sumut Mengecam Aksi di Kantor Bupati Asahan dan meminta APH Menindak Oknum Yang Mengatasnamakan Pospera

Politik

Kemendagri Jawab Tudingan Akhyar soal Invisible Hand di Medan