Viewer: 821
0 0

Home / Politik

Minggu, 7 Juni 2020 - 17:49 WIB

Era SBY Boleh Kenapa Era Jokowi Tak Boleh ?

Viewer: 822
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 5 Detik

Kompasnasional | Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Teddy Gusnaidi, ikut menanggapi soal isu pembatalan kegiatan ibadah haji, karena dana haji yang dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) akan digunakan untuk menguatkan nilai tukar rupiah.

“Ternyata berita dana haji digunakan untuk penguatan rupiah hoax, kalaupun bukan hoax, emang salahnya dimana?,” tulis akun Twitter @TeddyGusnaidi, dikutip Sabtu ( 6/6/2020).

Menurut Teddy, di era kepemimpinan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono, dana haji pun pernah diinvestasikan ke infrastruktur. Lalu ia pertanyakan, mengapa hal tersebut tak bisa dilakukan kembali di era Presiden Jokowi ?

Baca Juga  Tanggapi Respon Santai Ganjar Pranowo, Tsamara Amany: Fitnah dan Serangan Semacam Ini Begitu Murahan

“Wong pemerintah SBY aja gunakan dana haji untuk infrastruktur boleh, kenapa pemerintah Jokowi tidak boleh? Melanggarnya dimana?.
Ada yang bisa jelaskan? ” tulis dia.

“Oh iya, pengelolaan dana haji bukan bagian dari ibadah haji ya. Jangan nanti ujung-ujungnya kesana dan diframing jadi masalah anti agama Islam. Jangan ya.,” tambah Teddy.

Diketahui, ramai isu mencuat ke publik bahwa pembatalan kegiatan ibadah haji karena dana haji yang dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) akan digunakan untuk menguatkan nilai tukar rupiah. Kabar yang beredar menyatakan ada sekitar US$600 juta dana haji yang digunakan untuk penguatan rupiah.

Baca Juga  Lima Jenderal TNI 'Adu Kuat' Nyapres 2024, Siapa Unggul?

Meski demikian, Bank Indonesia (BI) sudah membantah kabar tersebut karena tidak benar. Mengingat, stabilitas nilai tukar rupiah merupakan tugas bank sentral nasional, bukan institusi lain seperti BPKH.(I/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Foto KPK

Berita

KPK: Hakim Jadi Profesi Penegak Hukum Paling Banyak Terjerat Korupsi!

Politik

Pemerintah Menolak Partai Demokrat Hasil KLB Pimpinan Moeldoko, AHY Tetap Ketum Sah
Foto Wakil Ketua DPRD Solok Lucky Effendi saat diamankan Polisi

Berita

Kala Wakil Rakyat Asal Demokrat di Solok Ditangkap Kasus Sabu

Politik

Ulama dan Kiai Betawi Desak Pembakar Bendera PDIP Diproses Hukum

Berita

Korut Tembak Rudal Balistik, Korsel Panik Minta Warga Evakuasi

Politik

Kubu Moeldoko Ungkap Landasan Hukum untuk Kemenkumham Sahkan KLB Demokrat

Politik

SBY dan Masyarakat Sumbar Bela Cagub Mulyadi

Politik

Andi Arief Sindir Fadli Zon Keblinger