Viewer: 708
0 0

Home / Politik

Jumat, 6 November 2020 - 16:47 WIB

NasDem Kritik Fadli Zon soal Perbandingan Reynhard Sinaga dan Habib Rizieq

Viewer: 709
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 3 Detik

Kompasnasional | Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Fadli Zon mengkritik sikap pemerintah terhadap rencana kepulangan Habib Rizieq Syihab (HRS) dengan mengungkit kasus predator seks Reynhard Sinaga. Anggota Komisi I DPR F-NasDem, Willy Aditya, mengkritik Fadli Zon.
Dilihat melalui akun Twitter @fadlizon, Fadli Zon membandingkan sikap pemerintah RI terhadap kasus HRS dengan kasus kriminal Reynhard Sinaga di Inggris. Anggota Komisi I DPR RI ini menilai pemerintah bersikap tidak adil karena memberikan bantuan hukum kepada Reynhard, namun tidak kepada Habib Rizieq.

“Reynhard di Inggris yang jelas-jelas super kriminal dan memalukan Indonesia diberi bantuan hukum. Habib Rizieq Shihab (HRS) di Saudi Arabia malah dipojokkan pernyataan-pernyataan Menko @mohmahfudmd n Dubes RI di Saudi. Sungguh tak adil n ironis. Selamat datang HRS! #AhlanWaSahlanIBHRS @Menlu_RI,” tulis Fadli Zon, Jumat (6/11/2020).

Willy Aditya menilai kritik Fadli Zon merupakan pernyataan ala oposisi. Menurutnya, orang selalu memiliki cara untuk mencari kesalahan orang lain.

Baca Juga  MakzulkanJKWBubarkanPDIP Trending, RUU HIP Dituding Ide Megawati

“Itu statement ala oposisi saja. Orang kalau cari-cari kesalahan pasti ada saja,” kata Willy kepada wartawan, Jumat (6/11/2020).

Lebih lanjut, Willy menilai kasus Habib Rizieq dan kasus Reynhard Sinaga memiliki konteks yang berbeda. Ia menilai HRS tidak memerlukan bantuan hukum, sementara Reynhard membutuhkannya.

“Karena beda logika dan sudut pandangnya. Memangnya HRS butuh bantuan hukum? Kan tidak. Butuh pengacara, kan tidak. Kalo seumpama HRS bermasalah hukum di suatu negara tertentu, tentu pemerintah Indonesia juga akan memberikan bantuan hukum, karena memang begitu pakemnya,” jelas Willy

“Bagaimanapun Reynhard adalah WNI yang berhak untuk mendapatkan bantuan hukum ketika tersangkut perkara kriminal atau tindak pidana tertentu. Sementara HRS kan beda kasusnya,” sambungnya.

Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI ini juga menilai HRS tidak pernah meminta bantuan kepada pihak KBRI Riyadh ataupun KBRI Jeddah. Bahkan, menurutnya, HRS justru bersikap memusuhi pemerintah.

Baca Juga  Peduli Kebutuhan Masyarakat, Joneri Sihite Sumbangkan Mobil Ambulance

“Secara teknis, HRS juga tidak pernah mengadukan kasusnya ke KBRI di Riyadh. Lalu bagaimana mau bantu? Jangankan ke Riyadh, ke KJRI di Jeddah saja yang dekat yang bersangkutan tidak pernah melaporkan. HRS malah disebut sering menyebut pemerintah kita dengan kalimat yang tidak elok dan menunjukkan sikap permusuhan,” ujarnya.

Willy mengatakan persoalan overstay tidak hanya dialami oleh HRS. Menurutnya, banyak WNI overstay yang tidak menuduh pemerintah hal yang macam-macam.

“Jadi jangan terus menerus berakrobat lah dengan berbagai opini. Lagi pula soal overstay ini bukan cuma urusan seorang HRS. Ada banyak kasus serupa dan mereka nggak merengek atau menuduh yang macam-macam terhadap pemerintah seperti yang disampaikan oleh Bung FZ (Fadli Zon). Mereka bisa ngurus sendiri untuk soal-soal seperti itu,” katanya.(D/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Politik

Din Syamsuddin, Rocky Gerung dkk Bentuk Koalisi Selamatkan Indonesia

Politik

Filosofi Kopi Moeldoko, Sentil Isu Kudeta Demokrat?

Politik

Kemendagri Jawab Tudingan Akhyar soal Invisible Hand di Medan

Politik

H-1 Pintu Pilkada Solo 2020 Ditutup, Penantang Gibran Anak Jokowi Ini Serahkan Berkas Perbaikan

Politik

Era SBY Boleh Kenapa Era Jokowi Tak Boleh ?

Politik

Max Sopacua Beberkan Cara SBY Ubah Demokrat Jadi Partai Dinasti

Politik

PSI: Jangan Gegabah Tuduh Pendukung Jokowi Serang Bintang Emon
Foto penampakan Gedung Kejari Medan yang roboh

Berita

Gedung Kejari Medan Roboh Berujung Kontraktor Balikin Duit Rp 1,4 M