Home / Asahan / Berita / Politik

Jumat, 29 Oktober 2021 - 19:08 WIB

DPD Pospera Sumut Mengecam Aksi di Kantor Bupati Asahan dan meminta APH Menindak Oknum Yang Mengatasnamakan Pospera

Ket Poto : Saddam Husein Simatupang, Sekretaris DPD Pospera Sumatera Utara

Ket Poto : Saddam Husein Simatupang, Sekretaris DPD Pospera Sumatera Utara

Viewer: 801
1 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 44 Detik

Kompasnasional.com | Aksi Unjuk Rasa yang digelar mengatasnamakan DPC Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten Asahan beserta sekelompok Masyarakat Kecamatan Sei Kepayang di Kantor Bupati Asahan pada Kamis (28/10) lalu mendapat kecaman keras dari DPD Pospera Sumatera.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Saddam Husein Simatupang selaku Sekretaris DPD Pospera Sumut. Dalam pernyataannya, Saddam Husein Simatupang menegaskan bahwa aksi yang mengatasnamakan Pospera tersebut tidak benar, melainkan pembohongan atau pencatutan nama Organisasi Pospera.

“Aksi dilakukan kawan kawan yang mengatasnamakan DPC Pospera Asahan tidak kami ketahui, dan itu tidak benar, sebab kami selaku pengurus di DPD tidak mendapat laporan atau koordinasi sebelumnya. Dalam aksi ini juga perlu kami tegaskan bahwa DPD Pospera Sumut sama sekali tidak terlibat dalam aksi tersebut,” ungkap Saddam Husein pada Jumat (29/10).

Ia menegaskan, Pospera tidak pernah menutup mulut, mata dan telinga untuk persoalan rakyat. Pospera akan selalu siap dan menjadi garda terdepan melakukan pendampingan maupun perjuangan dalam membela hak rakyat, sebab hal tersebut sudah merupakan motto Pospera.

“Pospera akan selalu siap berjuang dalam urusan membela hak rakyat, namun untuk aksi ini sangat tidak profesional. Maka dari itu DPD Pospera Sumut dengan tegas menolak aksi tersebut terlebih yang mengatasnamakan Pospera,” ujarnya.

Selain itu, Saddam Husein juga mengungkapkan, Aksi yang digelar tersebut juga merusak citra sejumlah DPC Pospera yang mereka klaim ikut serta mendukung dan turun langsung kelangan melakukan aksi.

“Dalam berita yang beredar, ada yang mengatasnamakan DPC Pospera Langkat, DPC Pospera Simalungun dan DPC Pospera Sibolga. Itu merupakan pembohongan besar atau pencatutan nama, karena kepengurusan DPC Pospera Sibolga dan Simalungun tdk terlibat sama sekali dalam aksi itu,” jelas Saddam.

Saddam juga meminta Aparat Penegak Hukum untuk menindak tegas para pelaku peserta aksi yang mengatasnamakan atau pencatuman nama organisasi Pospera karena melakukan tanpa izin.

“Dalam hal ini kita meminta aparat penegak hukum untuk menindak bila ada oknum yang mengaku ngaku atau mengatasnamakan Pospera. Hal ini untuk menjaga nama baik Organisasi Pospera, sebab dalam aksi itu kami tidak mengetahui dan tidak mendapat izin dari Organisasi DPD Pospera Sumut dan tidak sesuai mekanisme organisasi, kita menduga aksi ini merupakan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu,” tegas Saddam Husein (Jerry).

Baca Juga  Sambut Puncak Acara Presidensi G20, Wapres Ma'ruf Amin Tinjau Kesiapan SPKLU PLN
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
100 %

Share :

Baca Juga

Arsip

Mengenang 20 Tahun Kematian Putri Diana

Berita

Wawako Bahasan Sebut Penilaian Kinerja Harus Obyektif dan Terukur

Berita

Harjad Kota Pontianak ke-249 Tahun 2020 Ratih Juara Pertama Kreasi Lomba Desain Corak Insang Kekinian

Asahan

Komsos Babinsa Koramil 07/AJ Tentang TMMD Di Desa Silo Baru Disambut Baik Warga

Berita

Danrem 022/PT : Peringatan Nuzulul Quran Jadi Momentum Perkuat Kepedulian di Tengah Pandemi

Berita

Kota Medan Dipilih Gelar Even Sepeda Nusantara

Berita

 Holding PLN dengan 4 Sub-Holding Baru Diumumkan Menteri BUMN, Makin Lincah Jadi Perusahaan Energi Berbasis Teknologi Menyambut Masa Depan

Berita

Panglima TNI Mutasi 286 Perwira: Kadispenad hingga Sesmilpres