Viewer: 899
0 0

Home / Berita / Daerah

Kamis, 2 Juli 2020 - 18:35 WIB

Pembangunan Rabat Beton Di Simpang Pangkalan Buntu Nagori Parhiasan Diduga Tidak Sesuai Bestek

Viewer: 900
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 34 Detik

Kompas Nasional I Simalungun
Aroma dugaan penyalahgunaan anggaran Dana Desa (DD) atas kegiatan pembangunan jalan rabat beton di Simpang Pangkalan Buntu, Nagori Parriasan, Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun mulai tercium.
Pantauan tim kru media ini ini pada lokasi kegiatan, tampak begitu banyaknya timbunan pasir yang digunakan pada pembuatan jalan rabat beton tersebut hingga mencapai hampir 12 cm, kemudian batu kerikil yang dipakai 1/2, Campuran semennya menggunakan semen 40 kg dengan pasir perbandingan 1/7.


Sehingga dari temuan di lapangan ini, jelas pelaksanaan kegiatan ini diduga tidak sesuai dengan bestek atau Rincian Anggaran Belanja (RAB), apalagi plank proyek yang seharusnya dipasang sering kali tidak terpasang, sehingga kuat dugaan besarnya anggaran kegiatan ini sengaja ditutupi seperti proyek siluman demi untuk mengambil keuntungan yang banyak.
Ditemui dilokasi, menurut keterangan dari salah seorang warga, yang meminta namanya dirahasiakan, Kamis (2/7) sekira pukul 10.00 wib, kepada kru media ini mengatakan keberadaan plank proyek kegiatan tersebut, sering kali disembunyikan di tempat yang jauh dari jangkauan warga. 
“Kalau ngga salah sudah satu minggu ini proyek itu jalan , tapi selama proyek tersebut jalan belum ada plank proyek yang saya jumpai. Dan informasi yang saya dapat TPK nya yaitu suami dari pangulu kami ini,”sebutnya.
Ditambahkannya lagi, oleh karena itu pihaknya sangat berharap kepada aparat penegak hukum dapat segera memeriksa bangunan tersebut. “Disamping kami mengharapkan adanya tim APH yang dapat mengawasi proyek ini, dalam waktu dekat ini kami juga akan segera melaporkan pangulu kami ini kepada inspektorat simalungun terkait proyek ini dan BUMDesnya,” bilangnya.
Diceritakannya lagi, bagaimana penggunaan DD dapat menghasilkan hasil pekerjaan dengan baik, bila terjadi pembiaran??. “Untuk itu, kepada penegak hukum diminta untuk mengawasi kegiatan yang notabenenya menggunakan uang rakyat tersebut,” tutupnya. 

Baca Juga  Poldasu Usut Kasus PPDB


Terpisah untuk perimbangan berita kru media ini pun mencoba untuk menyambangi kantor Pangulu Parriasan Ronatio Rosa Silalahi sekira jam 11.49 wib namun hingga berita ini dikirimkan ke redaksi pangulu belum juga berhasil dikonfirmasi.

Baca Juga  Tingkatkan Ekonomi di Tengah Pandemi

Penulis: Cristian Hutabalian

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Maju Dari Jalur Perseorangan, ASSED Diarak Seribuan Warga Sibolga Mendaftar ke KPU

Berita

Cabdisdik Siantar-Simalungun Berlakukan 75 persen WFH Perkantoran Selama PPKM Level 4

Berita

Laksanakan Tradisi, Seluruh Prajurit Kodim 1206/PSB Sambut Pejabat Dandim Baru

Berita

Pemilik PT Blueray Kabur Saat OTT Bea Cukai, KPK Minta Serahkan Diri

Berita

Pangdam XII/Tpr Pimpin Sertijab Kapok Sahli dan Kakumdam*

Berita

Panit Sabhara Polsek Pontianak Timur Pimpin Personil Patroli ke SPBU Sampaikan Pesan Kamtibmas 

Berita

Terkait Regrouping SDN Pematangsiantar, Kadisdik : Ini Tuntutan Masyarakat, Sekarang Kita Maju Terus

Berita

Dorong Kegiatan Ekonomi Mikro di Kecamatan Sekayam Sanggau, PLN Bantu Pengadaan Mesin Produksi