Kompasnasional | Kisah istri yang koma saksikan suami nikahi adik kandung pernah viral di media sosial dan jadi perbincangan.
Si wanita meninggal dunia tepat saat ijab qabul selesai terucap.
Namun, akhir pernikahan suami wanita itu dan adiknya menyedihkan.
Memang, memiliki pernikahan sehidup semati adalah impian para pasangan.
Jika bisa mencintai dan menghabiskan hidup hanya dengan satu orang yang begitu dicintai.
Namun, terkadang takdir Tuhan berkata lain.
Cinta tulus sepenuh hati pun juga bisa dipisahkan oleh maut.
Seperti kisah wanita ini dan suaminya yang begitu mencintainya hingga ajal menjemput.
Saking mencintai sang istri yang sekarat, pria ini rela menuruti wasiat pujaan hatinya.
Dilansir dari Sosok.ID ( grup TribunJatim.com ), permintan itu yakni menikahi adik iparnya sendiri.
Mirisnya, permintaan sang istri terpaksa ia lakukan lantaran wanita yang jadi ibu anak-anaknya itu terbaring koma di rumah sakit.
Seorang wanita meninggal dunia saat suami sedang melangsungkan ijab kabul dengan adik kandungnya.
Kisah miris sekaligus menyentuh ini benar-benar telah terjadi tahun lalu.
Sang suami menikah dengan adik kandung dari sang istri, dan istrinya hadir saat ijab kabul.
Namun nasib berkata lain, saat sedang melangsungkan ijab kabul, sang istri mengembuskan napas terakhirnya.
Pernikahan tersebut bukan karena tanpa alasan, istrinya memang meminta kepada sang suami untuk menikahi adik kandungnya.
Kejadian tersebut dialami oleh seorang wanita bernama Nor.
Ia meninggal dunia saat sang suami menikah untuk kedua kalinya.
Nor meminta suaminya menikahi adik kandungnya lantaran Nor menderita kanker rahim stadium 4.
Harapan Nor supaya kelima anaknya mendapat kasih sayang dari seorang ibu.
Selama Nor menderita sakit kanker, adiknya, Karin memang sudah mengasuh anak-anak Nor.
Nor sudah mengidap sakit tersebut selama beberapa tahun belakangan.
Karin mengatakan bahwa menikah dengan kakak iparnya bukan merupakan keinginannya sendiri, ia hanya menuruti permintaan kakaknya.
“Keluarga kami ada riwayat kanker. Saya sudah pernah dioperasi, sekarang tidak ada masalah lagi,”
Karin yang awalnya menolak permintaan sang kakak karena umurnya masih cukup muda, 20 tahun, akhirnya menurutinya.
Karena ia tidak sampai hati melihat wajah dan juga penderitaan sang kakak.
Belum lagi anak-anak Nor masih sangat kecil.
“Anak pertama berumur sembilan tahun, dan yang bungsu masih bayi. Kelima anaknya perempuan,” ungkap Karin.(TJ/Red)








