Home / Ekonomi / Nasional / Reviews

Selasa, 9 Januari 2018 - 12:06 WIB

Tekan Harga, Lokasi Operasi Pasar Beras Ditambah

Viewer: 585
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 31 Detik

KompasNasional.com, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) tengah meningkatkan jumlah titik operasi pasar beras di Indonesia.

Hal ini dilakukan untuk menekan harga beras jenis medium yang saat ini telah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

“Perluasan jumlah titik (operasi pasar) yang akan jual beras bulog dengan harga di bawah het. Akan wajibkan pedagang untuk jual beras itu. Harus tersedia. Jadi harga diharapkan akan terkendali,” kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat pelepasan armada operasi pasar beras di Gudang Bulog Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (9/1/2018).

Direktur Utama Perum Bulog, Djarot Kusumayakti mengungkapkan, operasi pasar beras yang saat ini di lakukan oleh Bulog merupakan lanjutan operasi pasar beras sejak November lalu.

Baca Juga  Ini Jadwal Resmi Moto GP 2017

“Pagi hari ini kami atas instruksi Mendag dengan pengawalan Satuan Tugas Pangan kembali relaunching dengan memperluas operasi pangan untuk stabiliasasi,” ujar Djarot.

Menurut dia, perluasan operasi pasar ini ditingkatkan berdasarkan hasil evaluasi terhadap operasi pasar yang sudah dilakukan sebelumnya.

“Dari rapat koordinasi bahwa ada pergerakan harga beras yang harus dikendalikan, sejak November 2017 kami sudah melakukan operasi pasar, Desember juga kami lakukan, namun dengan kuantitas dan luasan operasi pasar yang ada dilakukan terasa masih kurang,” ucapnya.

Berdasarkan data Bulog pada Desember lalu operasi pasar beras telah dilaksanakan di 1.100 titik di seluruh Indonesia, dan pada Januari 2018 ini ditingkatkan menjadi 1.800 titik dan ditargetkan mencapai 2.000 titik di seluruh Indonesia.

Baca Juga  Tangani Covid-19 Tim Medis RUSD dr. Djasamen Saragih Pematangsiantar Belum Terima Honor

“Desember kami menggunakan 1.100 outlet, namun tidak cukup dengan pengeluaran beras sampai 50.000 ton masih belum terasa cukup dan harus ditambah jadi 1.800 titik di seluruh Indonesia,” kata Djarot.

Adapun dalam pelaksanaan operasi pasar Bulog akan mendistribusikan cadangan beras pemerintah (CBP). “Semenjak 1 Januari instruksi untuk ditambah, maka sudah ada pertambahan beras operasi pasae, kemarin per hari sudah sampai 13.000 ton,” kata dia. [KC/TR]

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Ketua nu jatim hasan mutawakkil alallah di masjid-al akbar surabaya

Berita

NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila

Ekonomi

GBnihK Jadi Aset Negara Termahal di Indonesia, Nilainya Capai Rp 347 T

Arsip

Mantan Pjs Kades Dilaporkan Warganya ke Kejaksaan

Berita

Dicegah KPK, Fredrich Yunadi Batal Pergi ke Kanada

Berita

Pesawat Saudi Airlines Alami Gangguan, Penerbangan 440 Jemaah Umroh Tertunda 8 Jam

Arsip

Usai KPK turun tangan, DPRD dan Pemkot Malang ketakutan

Arsip

Modis Belum Dikembalikan Ada Apa Dengan Sekwan Sergai

Ekonomi

Porang Jadi Primadona di Sulbar