Home / Berita / Daerah / Kriminal / Nasional / Reviews

Jumat, 19 Oktober 2018 - 12:38 WIB

Bamsoet Pantau Langsung Rekonstruksi Kasus Peluru Nyasar ke Gedung DPR

Suasana rekonstruksi kasus peluru nyasar ke Gedung DPR di Lapangan Tembak Senayan, Jumat (19/10/2018). (Foto: Fadjar Hadi/kumparan

Suasana rekonstruksi kasus peluru nyasar ke Gedung DPR di Lapangan Tembak Senayan, Jumat (19/10/2018). (Foto: Fadjar Hadi/kumparan

Viewer: 687
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 23 Detik
Kompasnasional.com, Jakarta– Polisi menggelar rekonstruksi kasus peluru nyasar yang menembus 6 ruangan di gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Rekonstruksi pada Jumat (19/10) pagi ini melibatkan dua PNS Kemenhub berinisial I dan R yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Proses rekontruksi oleh Polda Metro Jaya ini dilakukan di Lapangan Tembak Senayan, lokasi kedua tersangka berlatih menembak. Saat berlangsungnya rekonstruksi, Ketua DPR Bambang Soesatyo tampak hadir.
Bamsoet, sapaan Bambang Soesatyo, tampak menyaksikan secara seksama tahapan rekonstruksi tersebut. Ia juga terlihat mendengarkan penjelasan dari polisi.
Meski begitu, belum diketahui maksud dan tujuan Bamsoet ikut menyaksikan proses rekonstruksi kasus peluru nyasar di ruangan anggota DPR itu. Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Perbakin Indonesia itu belum memberikan pernyataannya.
Sebelumnya, Bamsoet sempat meminta polisi segera merekonstruksi kasus ini. Rekonstruksi tersebut diharapkan akan memberi jawaban kepada publik apakah kejadian tersebut ada unsur kesengajaan atau tidak.
“Masuk di akal atau tidak, antara posisi menembak dan arah laras pistol yang digunakan benar mengarah dan bisa menyasar ke enam obyek lantai 6, 9, 10, 13, 16 dan 20 gedung Nusantara I DPR RI,” ujar Bamsoet, sapaan akrabnya.

Suasana rekonstruksi kasus peluru nyasar ke Gedung DPR di Lapangan Tembak Senayan, Jumat (19/10/2018). (Foto: Fadjar Hadi/kumparan

Tak hanya itu, Bamsoet juga meminta ada uji balistik kemampuan jelajah dan daya rusak peluru jenis kaliber 9 mm serta pistol jenis Glock 17 yang telah dimodifikasi, agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi yang simpang siur di masyarakat.
Jarak Lapangan Tembak ke gedung DPR sekitar 397 meter. Peristiwa peluru nyasar terjadi Senin lalu. Dua PNS Kemenhub yang sedang berlatih menembak dengan pistol pinjaman menjadi tersangka.(Kumparan/Aw)
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Baca Juga  Alasan Buni Yani Belum Dieksekusi: MA Belum Kirim Salinan Putusan

Share :

Baca Juga

Daerah

Gubernur Anies Dikritik Karena Kerahkan Aparat TNI/Polri Jaga Pasar

Berita

Polri Pastikan Kebutuhan Logistik dari Produk Lokal

Berita

Melaksanakan Apel Gelar pasukan Operasi Keselamatan Kapuas 2021. Di halaman Apel Polres Melawi*

Berita

MenPAN-RB: Pengangkatan CPNS Butuh Waktu, Harus Hati-hati

Berita

Danrem 121/Abw membuka kegiatan TMMD ke 110 tahun 2021

Berita

LAUNCHING DAN PEMBERKATAN RUMAH BETANG DAYAK KABUPATEN SINTANG TAHUN 2022

Berita

Wakapolsek Pontianak Timur bersama Personel saat Lirik Lagu Indonesia Raya di Kumandangkan

Berita

MD KAHMI Medan Serahkan 1368 Buku Ke Perpustakaan Umum Daerah Prof Lafran Pane