Home / Arsip / Arsip 2016 / Internasional / Reviews

Selasa, 25 Oktober 2016 - 10:57 WIB

Serangan Bom Bunuh Diri di Sekolah Polisi Pakistan, 59 Orang Tewas

Viewer: 583
0 0
Terakhir Dibaca:52 Detik

Sebanyak 59 orang tewas saat sekelompok pria bersenjata menyerang sebuah sekolah pelatihan polisi di Quetta, ibukota provinsi Baluchistan, Pakistan, kemarin. Sementara itu, 118 orang lainnya terluka dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk diberi pengobatan.

Dilansir dari laman Quartz, Selasa (25/10), ratusan kadet sempat disandera selama beberapa jam ketika serangan berlangsung.

Serangan dilakukan pukul 22.00 waktu setempat, saat lima atau enam penyerang masuk dan langsung melumpuhkan penjaga keamanan di menara pengawas kompleks polisi.

Baca Juga  guide alias pemandu tamu, ditemukan tewas di Kualanamu

“Tiga teroris mengenakan jaket bunuh diri masuk ke gerbang utama setelah membunuh penjaga,” kata Menteri Dalam Negeri Pakistan, Sarfraz Bugti.

Dia menambahkan, salah satu pelaku bom bunuh diri adalah bocah 12 tahun. Para kadet tewas setelah salah seorang teroris meledakkan rompinya.

Baca Juga  Proyek PLTA Karo Makan Korban, 6 Tewas Kesetrum, 7 Luka Parah

Serangan ini, menurut militer Pakistan, berkaitan dengan Lashkar-e-Jhangvi al-Alami, kelompok ekstremis Sunni yang juga telah terlibat dalam serangan mematikan di Pakistan dalam beberapa tahun terakhir.

Sementara itu, perwakilan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengutuk serangan itu dan mengatakan Amerika akan terus bekerja sama dengan Pakistan untuk memerangi ancaman terorisme di seluruh wilayah (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Deklarasi anti-narkoba 36 Artis Tandatangani MoU
Demi Pil Koplo, Ada 1000 Pelajar Rela Menukarnya dengan Bercinta-kompasnasional

Arsip

Demi Pil Koplo, Ada 1000 Pelajar Rela Menukarnya dengan Bercinta

Arsip

[Video] Robot Ini Akhiri Tradisi ‘Camping’ Buat Beli iPhone Baru

Arsip

20 Tahun Menikah, Onky Alexander dan Sang Istri Resmi Cerai?

Arsip

Indonesia Banjir Tenaga Kerja China, Haruskah Diwaspadai?
Minta Uang Belanja Malah Disayat Suami -kompasnasional

Arsip

Minta Uang Belanja Malah Disayat Suami

Berita

Kasus Dugaan Gratifikasi Proyek di Jambi, KPK Panggil Istri Zumi Zola

Berita

Respons Mirwan Amir, setelah SBY Adukan Pengacara Setya Novanto Akibat Kesaksiannya