Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal

Sabtu, 25 Juni 2016 - 15:47 WIB

Demi Pil Koplo, Ada 1000 Pelajar Rela Menukarnya dengan Bercinta

Viewer: 640
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 8 Detik

Kompasnasional.com

SURABAYA – Upaya Pemkot Surabaya, Jawa Timur untuk menuju Kota Layak Anak dipastikan akan berat. Pasalnya, kondisi siswa Surabaya sudah sangat mengkhawatirkan.

Sekitar 1.000 siswa SMP yang bermasalah ternyata sudah terbiasa menukar pil double L (pil koplo) dengan layanan seks.

Fakta miris tersebut berdasarkan data penelitian dari 14 LSM pemerhati anak di  Surabaya.

Hal ini disampaikan oleh Esthy Susanti, direktur eksekutif Yayasan Hotline Surabaya bersama 14 lembaga pemerhati anak lain saat hearing di Komisi D, Kamis  (23/6).

Baca Juga  Gagal Bebaskan 10 WNI,18 Pasukan Elite Tewas Ditembaki Teroris Abu Sayyaf

Eshty mengatakan, Pemkot Surabaya harus berani menyatakan bahwa Surabaya sedang  darurat double L. Sebab kondisi di lapangan membuktikan bahwa sudah banyak  perilaku anak yang menyimpang.

“Kami menangani sebanyak 1.000 anak bermasalah di Surabaya. Di antaranya 300 anak  bahkan sudah hamil, jual diri, sex addict (ketagihan  seks), dan bermasalah dengan hukum. Yang sangat miris malah, mereka sudah sangat membudaya, mendapatkan obat obatan bahkan sabu dengan menukarnya dengan seks,” kata Eshty seperti yang dilansir Radar Surabaya (Jawa Pos Group), Jumat (24/6).

Hal ini tentu saja sangat disayangkan. Data tersebut dikatakan Eshty hasil terjun di lapangan ke sekolah sekolah SMP di Surabaya.

Baca Juga  Narapidana Jaringan Narkoba Internasional Dapat Fasilitas Mewah di Lapas, Kapalas dan Petugas Sipir Diperiksa

Sekolah SMP dijadikan target lantaran anak di jenjang SMP sedang masuk masa pubertas, sehingga rawan adanya masalah kenakalan remaja.

Menurutnya saat ini sudah terlambat untuk memulai menanggulanginya. Namun hal itu  bisa diatasi jika semua elemen bergabung untuk menyelesaikan masalah yang ada pada anak.(kn/jp)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Turun Lagi, Rangking Indonesia di FIFA Jadi 185-KompasNasional

Arsip

Turun Lagi, Rangking Indonesia di FIFA Jadi 185

Kriminal

Pendukung Gibran Diancam Dibunuh dan Digebuki di Solo

Kriminal

Gara-gara Masalah Tanah Kas Desa, 2 Orang Tewas dan 3 Luka Parah Terkena Sabetan Celurit

Kriminal

Densus 88 Tembak Mati Dua Terduga Teroris di Makassar

Arsip

Ramos Inginkan Kontrak ‘Seumur Hidup’ Seperti Ronaldo
4 Pelaku Pencurian di Angkot Ditembak Petugas Polsek Patumbuk-KompasNasional

Arsip

4 Pelaku Pencurian di Angkot Ditembak Petugas Polsek Patumbuk

Arsip

Kebohongan Pemerintah Soal Buruh China di Indonesia Terungkap, Ini Faktanya

Arsip

16 Madridista Tewas Ditembak Jelang Laga Real Madrid Vs Deportivo