Home / Arsip / Arsip 2016 / Nasional / Reviews

Rabu, 19 Oktober 2016 - 13:25 WIB

Lucu, Kapolda Sumsel Diperas Polisi Lalu Lintas

Viewer: 607
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

Beragam cara ditempuh Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) , Irjen Pol Djoko Prastowo, untuk memberantas aksi pungutan liar (pungli) di tubuh kepolisian Sumsel. Salah satunya dengan menyamar menjadi warga sipil.

Dari informasi yang diperoleh, pekan lalu Kapolda Sumsel menyamar menjadi warga sipil lalu mengendarai mobil tanpa pengawalan petugas kepolisian di wilayah Sumsel.

Polisi bintang empat ini lalu sengaja melanggar lalu lintas dan akhirnya diamankan oleh polisi lalu lintas yang sedang berjaga. Lalu, Kapolda Sumsel dibawa ke pos polisi dan ditindak.

Karena Polantas tersebut tidak mengetahui bahwa yang diamankannya adalah Kapolda Sumsel, anggota polisi tersebut meminta uang damai kepada orang nomor satu di tubuh kepolisian Sumsel.

Baca Juga  Remaja Ini Tolak Tawaran Bisnis Senilai Rp 393 Miliar

Meski Kapolda Sumsel menolak memberikan uang damai dan meminta surat tilang saja, namun polisi tersebut masih memaksa meminta uang damai. Karena terus didesak, ‎akhirnya Kapolda Sumsel memberikan sejumlah uang damai yang diminta oknum polisi tersebut.

Setelah memberikan uang damai, Kapolda Sumsel baru membuka identitasnya dan tak lama kemudian datang Kabid Propam Polda Sumsel, Kombes Pol Hendro dan langsung mengamankan polisi tersebut.

Saat ditanyakan tentang operasi tangkap tangan (OTT) tersebut, Irjen Pol Djoko Prastowo membenarkan. Namun dirinya enggan menyebutkan lokasi pasti penyamarannya.

“Iya, benar saya turun langsung,” ujarnya kepada Liputan6.com, Selasa 18 oktober 2016.

Baca Juga  Tak Ingin Spekulasi Soal Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Dorong Perubahan Partai Golkar

Dia menyebutkan ada sepuluh orang anggota kepolisian di Sumsel yang diamankan karena telah melakukan pungli. Beberapa oknum polisi yang diamankan berasal dari beberapa kabupaten, yaitu Kabupaten Ogan Ilir (OI), Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT), Kabupaten Prabumulih dan Kota Palembang.

‎Pihaknya juga sudah membentuk tim khusus untuk memberantas aksi pungli di Sumsel. Walaupun dalam kasus pungli, banyak juga masyarakat yang memulai mengajak berdamai duluan dengan mengiming-imingi uang kepada polisi.

“Jadi, untuk masyarakat jangan mengajak anggota polisi berdamai. Cukup ditilang dan langsung diurus saja,” katanya (lpt|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Penyidik KPK Diperiksa Polda Metro, Diduga Terkait Buku Merah

Berita

Turki Kembali Periksa Konsulat Saudi, Cari Bukti Pembunuhan Khashoggi

Berita

Polisi berhasil Tangkap Dua Penculik Minta Tebusan Rp250 jt di Aceh

Arsip

Sikap Komnas HAM Atas Penangkapan 144 Orang di Jakarta Utara

Arsip

Kelakuan Bule Ini Bikin Warga Indonesia Naik Pitam
Tidur Nyenyak,Gadis 12 Tahun Tewas Termutilasi Macan-kompasnasional

Arsip

Tidur Nyenyak,Gadis 12 Tahun Tewas Termutilasi Macan

Berita

Gubsu Berjanji Akan Dukung Kemenpar Majukan Danau Toba

Arsip

Awas! Thailand Punya 8 Hal untuk Diwaspadai Timnas Indonesia!