Home / Arsip / Arsip 2016 / Korupsi

Senin, 22 Februari 2016 - 06:45 WIB

ICW Tantang Empat Pimpinan KPK Ikuti Jejak Agus Rahardjo

Viewer: 488
0 0
Terakhir Dibaca:41 Detik

KOMPASNASIONAL.COM

JAKARTA – Indonesian Corruption Watch (ICW) menantang empat pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersikap sama dengan Ketua KPK Agus Rahardjo.

Ketua KPK menyatakan akan mundur dari kursi pimpinan lembaga antirasuah apabila Revisi UU Nomor 30 tahun 2002 tentang KPK tetap dilakukan.

“Empat pimpinan KPK lainnya harus mengikuti sikap ketua KPK,” ajak Koordinator Divisi Investigasi Indonesian Corruption Watch (ICW) Febri Hendri kepada Tribun, Minggu (21/2/2016).

Kata dia, sudah sepantasnya Ketua KPK dan pimpinan lainnya melayangkan protes keras dengan menyatakan mundur atas pelemahan melalui revisi UU KPK.

“Kami mengapresiasi hal tersebut. Memang sudah sepantasnya, dia protes keras dengan menyatakan mundur,” katanya.

Untuk diketahui, terdapat lima Pimpinan KPK periode 2015-2019 yang telah dipilih Komisi III DPR RI, Kamis (17/12/2015) malam.

Baca Juga  Guru Dasrul: Biarpun Sudah Pukul Saya, Dia Tetap Anakku

Selain Agus Rahardjo, ada Basaria Panjaitan, Alexander Marwata, Saut Situmorang dan Laode Syarif.(kn/tbnn)

Baca Juga  Tak Malu Akui Bahwa Dirinya Dulu Adalah Tukang Pasir, Polisi Ganteng Ini Kini Hits
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Masa Depan Di MotoGP Beres, Zarco Tertekan Di Moto2

Arsip

390 Personel TNI AL dengan 3 Kapal Perang Bergerak ke Perbatasan Malaysia

Arsip

Ingat Bimantoro yang Pukul TNI AL di Rawamangun? Dia dan Keluarganya Diusir dari Komplek TNI AL!
Buruh Tukang Pukul Batu ini Tewas Tertimpa Reruntuhan Batu -kompasnasional

Arsip

Buruh Tukang Pukul Batu ini Tewas Tertimpa Reruntuhan Batu
20 Atlet Taekwondo Siantar Ikuti Championship Opi Cup I -kompasnasional

Arsip

20 Atlet Taekwondo Siantar Ikuti Championship Opi Cup I

Arsip

Heboh Modal Beli Pulsa 100ribu, Pulang Bawa Smartphone!

Arsip

PT Top Growth Futures Diduga Gelapkan Miliaran Rupiah Dana Nasabah

Arsip

Peneliti: Di Era Demokrasi Tak Mungkin PKI Bangkit Lagi