Semut panda berasal dari garis pantai Cile. Semut berwarna hitam dan putih ini pertama kali dikenal sebagai euspinolia militaris. Namun karena warnanya yang seperti panda, semut yang cukup kuat ini diberi nama semut panda.
Semut panda sebenarnya adalah spesies tawon tanpa sayap dan berhubungan dengan red velvet ant yang juga dikenal bisa membunuh seekor sapi dewasa. Semut panda mampu melumpuhkan sapi dewasa dengan enam sengatannya, seperti yang dilansir dari laporan PandaAnt.
Sayangnya, semut panda merupakan spesies yang hampir punah di dunia. Mereka hanya menelurkan 2.000 telur setiap tahun. Mereka menjadi makanan bagi predator dan yang dewasa hanya mampu bertahan selama dua tahun.
Spesies dengan nama Latin multillidae ini biasa hidup di pasir atau kerikil. Kini mereka hanya bisa ditemukan di wilayah tropis terutama gurun seperti di Amerika Serikat bagian barat laut atau Meksiko.
Panjang untuk semut panda dewasa rata-rata 8 mm dengan ketinggian 2–3 mm. Mereka hidup secara soliter dan lebih aktif di suhu setelah matahari tenggelam (pjkst|dwk)







