Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal

Jumat, 30 September 2016 - 12:07 WIB

Aksi Kejar-kejaran, Dua Bus Terlibat Laka Beruntun

Viewer: 1273
0 0
Terakhir Dibaca:3 Menit, 7 Detik

Batubara | Kompasnasional.com

Suasana hening Kamis (29/9) pagi, tiba-tiba pecah saat suara dentuman keras menggelegar di Jalinsum Km 138-139, tepatnya Desa Perkebunan Sei Bejangkar, Kecamatan Sei Balai, Batubara. Pagi itu sekira pukul 04.30 WIB, warga terjaga saat mendengar suara minta tolong.

Ternyata, pagi subuh itu, Bus Medan Jaya dan truk tronton Hino serta Bus Halmahera terlibat kecelakaan beruntun. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan beruntun itu. Korbannya hanya mengalami luka-luka.

Informasi dihimpun koran ini, kecelakaan beruntun itu bermula saat Bus PT Putra Pelangi BL 7341 AK, tengah berhenti di sisi jalan sebelah kiri dari arah Kisaran menuju arah Medan. Tak jauh dari posisi bus PT Putra Pelangi parkir, sudah dipasang rambu-rambu lalu lintas di badan jalan.

Tak lama kemudian, Bus Medan Jaya BK 7657 UJ, yang dikemudikan Adi Sembiring (38), warga Medan Tuntungan dan Bus Halmahera BK 7916 DO, yang dikemudikan Eko Nopianto Pangaribuan (27), juga warga Medan, melaju kencang dari arah Kisaran menuju Medan. Kedua bus itu terlibat kejar-kejaran.

Saat itu di Km 138-139, Desa Perkebunan Sei Bejangkar, sopir Bus Medan Jaya Adi Sembiring berusaha mengurangi kecepatan, dengan cara mengerem. Ternyata upaya Adi mengerem mengakibatkan bus yang ia kemudikan tergelincir ke arah sebelah kanan jalan dan langsung menabrak Truk Tronton Hino BK 8216 CT juga melaju dengan kecepatan tinggi dari arah berlawanan.

Baca Juga  3 Terdakwa Pemilik Sabu Benarkan Kesaksian Polisi

Akibat tabrakan itu, Bus Halmahera yang berada di belakang Bus Medan Jaya tak bisa menghindar hingga terjadi tabrakan beruntun.

Akibat tabrakan beruntun itu, sopir Truk Hino bernama Edi Tua Silalahi (57), warga Sunggal, Medan, mengalami luka-luka. Kemudian beberapa penumpang Bus juga mengalami luka-luka.

Tak lama berselang, petugas Sat Lantas Polres Batubara datang ke lokasi kejadian dan segera mengevakuasi para korban luka ke klinik dan rumah sakit terdekat. Kemudian ketiga kendaraan terlibat laka beruntun termasuk bus Putra Pelangi ikut diamankan ke Mapolres Batubara untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kernet Truk Hino bernama Ratlan ZR Sinaga (46), warga Jalan Pulau, Belawan Medan, saat ditemui di sekitar lokasi, menuturkan, sebelum kejadian ia sedang tidur di belakang jok sopir. Tiba-tiba ia mendengar suara benturan keras.

“Seketika itu saya melihat kabin depan mobil sudah turun. Saat saya cek ke depan, saya melihat sopir truk bernama Edi Tua Silalahi sudah tak sadar lagi dan mengalami luka-luka pada bagian kepala, kaki dan telinganya,” ujarnya.

Menurutnya, truk yang mereka bawa tersebut membawa muatan keramik dan kelontong yang akan dibawa dari Medan menuju Padang, Sumatera Barat.

“Awalnya memang saya yang membawanya, namun tadi di tengah perjalanan kami gantian mengemudi karena saya mengantuk. Saat kejadian ini, saya selamat dan tidak mengalami luka-luka,” katanya lagi.

Sementara sopir Bus Putra Pelangi bernama Samsir Butarbutar (46), warga Simpang Rambung Merah, Siantar, mengaku bahwa busnya sudah beberapa hari terparkir di badan jalan karena mengalami kerusakan pada mesin. Dan, dia juga mengaku sudah memasang rambu-rambu di badan jalan.

“Tadi tiba-tiba saya mendengar suara benturan keras dan sàat saya cek ternyata ada kecelakaan beruntun itu, dan bus saya selamat dan tidak mengalami kerusakan karena tidak ada terlibat dalam benturan kecelakaan itu,” katanya.

Warga setempat bernama Tatok (50), mengaku sebelum kejadian kecelakaan itu sempat melihat dua bus yang saling berlomba tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Tak lama setelah melihat bus yang kejar-kejaran itu, saya mendengar dan mendapatkan informasi kalau ada kecelakaan beruntun. Saat saya cek ternyata yang kecelakaan itu merupakan bus-bus yang sebelumnya saya lihat merupakan Bus Halmahera dan Medan Jaya yang sempat kejar-kejaran itu,” katanya.

Kasat Lantas Polres Batubara AKP Nasib Manurung, melalui Kanit Laka IPTU CH Manurung menuturkan, tidak ada korban jiwa dalam peritiwa kecelakaan beruntun ini. Hanya korban luka yakni supir truk dan bebeberapa orang penumpang. Para penumpang yang tidak mengalami luka-luka sudah dievakuasi dan dipindahkan ke bus lainnya. Sementara kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah diamankan.(kn/ms)

Baca Juga  3 Remaja Pelaku Pelemparan Batu ke Kereta Api di Yogya Tertangkap
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Tentang Morata dan Susahnya Jadi Penyerang Tengah Real Madrid
Foto pelaku eksibisionis di Jambi

Berita

Tampang Jukir di Jambi yang Pamer Kemaluan ke Remaja Putri

Berita

Lakukan Pungli, Dua PNS Dinas Pelayanan Terpadu Sumut Dituntut Penjara 15 Bulan

Arsip

Sidang ke-30 Pembunuhan Mirna, JPU Beri Tanggapan Pleidoi Jessica
KPK Periksa Kabag Sekretariat Komisi V DPR dan Anggota DPRD Bekasi-KompasNasional

Arsip

KPK Periksa Kabag Sekretariat Komisi V DPR dan Anggota DPRD Bekasi

Arsip

Pesan Ahok di Hari Kartini: “Jangan Tinggalkan ASI”

Arsip

iPhone Anda bisa diretas?

Arsip

Sudah 100 Hari Penyerangan Novel Baswedan, KPK kepada Polri: Mana Janjimu?