Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal

Kamis, 15 September 2016 - 12:25 WIB

Buruh Tukang Pukul Batu ini Tewas Tertimpa Reruntuhan Batu

Viewer: 901
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 36 Detik

BATUBARA | Kompasnasional.com

Kecelakaan kerja yang mengakibatkan hilangnya nyawa terjadi di tangkahan batu padas Dusun VII, Desa Mangkai Lama, Kecamatan Limapuluh, Batubara. Kejadian nahas itu dialami Poniman Ginting (55). Buruh tukang pukul batu ini tewas tertimpa reruntuhan batu.

Peristiwa malang itu terjadi Selasa (13/9) siang, sekira pukul 13.00 WIB. Saat itu, Poniman Ginting bekerja memecahkan batu padas di lokasi tangkahan batu milik Banjarnahor.

Tiba-tiba sebongkah batu padas dengan berat diperkirakan mencapai sekitar 1 ton runtuh dan mengenai tubuh korban. Akibat terkena reruntuhan batu itu, korban mengalami luka robek di bagian kepala sebelah kiri, hidung patah dan luka robek pada kaki sebelah kiri.

Putra Siregar (38), supir truk yang melihat kejadian itu langsung berlari memberikan pertolongan. Korban selanjutnya dibawa ke bidan Diana di Dusun VII, Desa Mangkai Lama. Tapi karena lukanya sangat serius, Poniman Ginting kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Karya Husada Perdagangan, Simalungun. Namun sesampainya di rumah sakit, nyawa korban tidak tertolong lagi.

Baca Juga  Modus Unik Pencurian Rumah Mewah di Medan Lewat Iklan Duka Cita

Setelah itu, jasad korban dibawa ke rumah duka di Dusun VII, Desa Mangkai Lama.

Putra Siregar yang ikut mendampingi korban ke rumah sakit menuturkan, saat kejadian korban sedang merajang atau memecah batu. Tiba-tiba reruntuhan batu mengenai tubuhnya. Menurut Putra Siregar, jarak antara korban dengan titik reruntuhan batu sekira 3 meter.

“Jarak antara korban dengan reruntuhan batu itu sekira tiga meter lah,” ujar Putra Siregar, sopir truk asal Desa Jahoran, Kecamatan Bandar, Simalungun itu.

Istri korban Rosmiaty (55) juga melihat langsung kejadian itu. Dia juga lah yang meneriaki Putra Siregar agar segera memberikan pertolongan pada suaminya saat itu.

“Kejadiannya berlangsung cepat. Tiba-tiba korban tertimpa reruntuhan batu padas yang berukuran sekitar 1 ton dari atas lokasi korban berdiri,” ujar Rosmiaty, berurai air mata.

Kapolsek Limapuluh AKP N Sembiring, melalui Kanit Reskrim IPDA Alpen Sagala, menerangkan bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP dan mendatangi rumah duka.

“Benar ada peristiwa tukang batu yang mengakibatkan korban meninggal dunia, keluarga juga sudah memakamkanya,” ujar Sagala. (kn-ma)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Dampak Pelepasan 7 Kontainer Diduga Berisi Jeruk Mandarin Ilegal oleh pihak KPPBC, Dapat Rugikan Petani Jeruk Dalam Negeri

Arsip

Pemulihan Konektivitas Satelit Telkom 1 Selesai 100 Persen

Berita

Terdakwa Tony Cristian Sudah Mengakui, Ratusan Massa SBSI 92 Desak Putusan Seberat-beratnya
Bocah 12 Tahun Ketangkap Curi Kereta dan HP-kompasnasional

Arsip

Bocah 12 Tahun Ketangkap Curi Kereta dan HP

Arsip

Terkait Pernyataan Calon Bupati BAS “Bagaikan Kodok Dalam Tempurung”

Berita

Terduga Teroris Asal Sumbar Dikubur Malam Hari Dikampung Halaman

Arsip

Setelah Singapura, Giliran Imigrasi Malaysia Kurang Ajar Sama WNI

Arsip

Pengacara Jessica Duga Mirna Meninggal Karena Apel