Home / Arsip / Arsip 2016 / Internasional / Reviews

Senin, 29 Agustus 2016 - 14:36 WIB

Turki Cabut Larangan Jilbab di Kepolisian

Viewer: 691
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 5 Detik

Para petugas polisi perempuan Turki kini akan dapat mengenakan jilbab di balik topi atau baret mereka, asalkan coraknya polos dan warnanya sama dengan seragam polisi.

Larangan jllbab di kampus-kampus dan lembaga-lembaga negara – kecuali untuk peradilan, militer dan polisi sebelum ini – juga telah dicabut dalam beberapa tahun terakhir.

Selama bertahun-tahun, jilbab menjadi kontroversi di Turki. Kaum sekularis menganggapnya sebagai simbol konservatisme agama.

Baca Juga  THR Untuk PNS Cair Seminggu Sebelum Lebaran

Sejak tahun 1920-an, Turki menetapkan konstitusi sekuler yang menetapkan tidak ada agama resmi negara.

Selama ini oposisi menuduh Presiden Recep Tayyip Erdogan dan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) berakar Islam yang dipimpinnya mencoba untuk mengubah dasar sekularisme Turki.

Presiden Erdogan telah lama mengkampanyekan hak berjilbab di institusi negara, yang oleh oposisi dituding hendak mengubah sistem sekuler Turki

Namun, debat publik juga berkembang untuk menerima jilbab sebagai ekspresi kebebasan individu.

Baca Juga  KPU Sumut Tetapkan DPT Pemilu 2019 Sebanyak 9.426.220 Jiwa

Terhadap pencabutan larangan jilbab di kepolisian kali ini, tidak muncul penentangan yang kuat.

Presiden Erdogan telah lama mengkampanyekan hak rakyat Turki untuk mengekspresikan keyakinan agama mereka secara terbuka, tapi dia menyatakan berkomitmen pada sekularisme.

Pada tahun 2010, universitas-universitas di negara itu mencabut larangan penggunaan jilbab.

Tiga tahun kemudian, perempuan diizinkan untuk memakai jilbab di lembaga-lembaga negara – dengan pengecualian peradilan, militer dan polisi.

Tahun itu, empat anggota parlemen mengenakan jilbab di parlemen (bbc|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Internasional

Misteri Seputar Menghilangnya Jack Ma dari Reality Show
Penembak Misterius di Magelang Teridentifikasi, Segera Ditangkap-KompaNasional

Arsip

Penembak Misterius di Magelang Teridentifikasi, Segera Ditangkap

Berita

Mentan Mau Bagikan 10 Juta Ekor Ayam Petelur ke Masyarakat Miskin

Internasional

Pelaku Penyerangan di Gereja Kota Nice Perancis Dipindah ke Paris untuk Perawatan Medis

Arsip

Saipul Jamil Minta Penangguhan Penahanan

Nasional

Kereta Api Pasundan Anjlok di Garut, Perjalanan ke Bandung Tersendat

Internasional

Jadi Satu-satunya Alasan Negara Lain Tak Berani Usik Korea Utara, Kim Jong Un Malah Disebut Tak Akan Gunakan Nuklir, Alasannya?

Berita

PT Lucky Mengakui Terima Impor 125 Ton Jeruk Mandarin Diduga Hasil Selundupan