Viewer: 608
0 0

Home / Internasional

Sabtu, 7 November 2020 - 07:37 WIB

Pelaku Penyerangan di Gereja Kota Nice Perancis Dipindah ke Paris untuk Perawatan Medis

Viewer: 609
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 28 Detik

Kompasnasional | Pelaku penyerangan di gereja Kota Nice, Perancis, diterbangkan dari kota selatan Nice menuju Paris untuk mendapatkan perawatan medis, pada Jumat (6/11/2020).

Palaku yang merupakan migran asal Tunisia itu dalam kondisi terluka serius setelah ditembak polisi dalam proses penangkapannya yang telah membunuh 3 orang dengan sadis menggunakan pisau di dalam gereja.

Melansir AFP pada Jumat (6/11/2020), pelaku yang bernama Brahim Aouissaoui, 21 tahun, diterbangkan dengan penjagaan ketat ke lapangan terbang Le Bourget di utara ibu kota Perancis, menurut sumber bandara.

“Dia sudah pergi, dan bagi kami itu melegakan,” kata Michel Fuentes, sekretaris jenderal serikat pekerja medis FO Sante, kepada AFP.

Baca Juga  Oknum Dokter Ditangkap Tengah Pesta Seks Bersama 35 Orang di Apartemen, Polisi Juga Temukan Narkoba

Staf di rumah sakit CHU Pasteur yang merawat Aouissaoui telah menyatakan “keprihatinan” tentang kehadirannya di sana, katanya.

Ia mengatakan bahwa bagi banyak orang hal itu membawa kembali kenangan buruk tentang serangan teror 14 Juli di kota itu empat tahun lalu yang menewaskan 86 orang dan melukai puluhan lainnya.

Perancis pekan lalu meningkatkan kewaspadaan serangannya ke level tertinggi setelah Aouissaoui membunuh 3 orang di Nice, dalam serangan ketiga yang diduga dilakukan ekstremis Islam hanya dalam waktu sebulan.

Serangan itu terjadi dua pekan setelah pemenggalan kepala guru sejarah Samuel Paty oleh seorang pengungsi Chechnya yang berusia 18 tahun karena telah menunjukkan kartun Nabi Muhammad kepada murid-muridnya dalam pelajaran tentang kebebasan berbicara.

Baca Juga  Coronavirus: Malaysia memberlakukan kuncian dari Rabu hingga 31 Maret

Aouissaoui telah tiba di Eropa dari Tunisia pada September, mencapai Perancis dengan menyeberangi Mediterania ke Italia dan kemudian menyeberang ke Perancis melalui jalur darat.

Dia ditembak beberapa kali oleh polisi setelah pembunuhan besar-besaran.

Eric Ciotti, politisi dari departemen Alpes-Maritimes di mana Nice adalah ibu kotanya, mengatakan di Twitter tersangka dipindahkan ke Paris “sebagai tanggapan atas permintaan saya dan komunitas medis”.

Presiden Perancis Emmanuel Macron pada pekan ini berjanji untuk meningkatkan keamanan perbatasan setelah serangan terbaru. (KC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Advokat Tatang SH : “Kepengurusan GPEI Benny Soetrisno Yang Sah”

Arsip

Ingin Ledakkan Gedung Putih, Madonna Akan Diperiksa Secret Service

Berita

Sejarah Wabah Besar yang Melanda Dunia Setiap 100 Tahun (1720, 1820, 1920, 2020)

Berita

Ketua LMA Papua Lenis Kogoya Suara Papua untuk Jokowi

Arsip

Top 3 Berita Bola: Model Turki Ngaku Calon Pacar Baru Ronaldo

Arsip

PT Golden Blossom Sumatra Diperintahkan Bayar Utang Rp46,109 Milyar

Internasional

Pembunuhan George Floyd Picu Penjarahan di Minneapolis AS

Berita

Penembakan di Kantor Youtube