Home / Arsip / Arsip 2016 / Ekonomi / Nasional / Reviews

Kamis, 18 Agustus 2016 - 11:08 WIB

Harga Daging Sapi Lokal Tembus Rp 150.000, Daging Sapi Impor Cuma Rp 100.000/Kg

Viewer: 868
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 38 Detik

Sejumlah pedagang daging sapi mengeluhkan harga sapi lokal cenderung makin mahal. Mereka kini terpaksa hanya menjual daging sapi impor hasil penggemukan.

Salah satu pedagang daging sapi di Pasar Lelang, Bandar Lampung, Andre mengatakan, saat ini daging sapi lokal sangat sulit didapat. Selai itu, harganya juga mahal.

“Satu ekor sapi lokal yang beratnya sekitar satu kuintal, harganya bisa mencapai Rp 13 juta-Rp 15 juta per ekor. Kalau dijual harga dagingnya bisa mencapai Rp 150.000/Kg, lebih mahal dibandingkan daging sapi impor hasil penggemukan,” kata Andre seperti ditulis Antara, Kamis (18/8).

Harga sapi lokal sebelumnya masih di kisaran Rp 9 juta-Rp 11 juga per ekor.

Dia menyebutkan harga sapi impor hasil penggemukan berkisar Rp 42.500- Rp 42.700/Kg. Dengan demikian, para pedagang masih bisa menjual dagingnya berkisar Rp 100.000- Rp 120.000/Kg.

Baca Juga  Ketua DPR Minta Polisi Usut Label Susu Kental Manis

Dia menyebutkan para pedagang umumnya menjual daging sapi hasil penggemukan, karena harganya lebih murah dibandingkan harga daging sapi lokal.

Selain itu, Andre juga memperkirakan harga daging sapi sulit turun di bawah Rp 100.000/Kg, bahkan harganya berpeluang naik menjelang Idul Adha.

Meski demikian, ia menyebutkan pasokan sapi dari perusahaan penggemukan ke rumah potong hewan masih lancar sehingga para pedagang tidak sulit mendapatkan daging sapi.

Para pedagang daging sapi lainnya juga menyebutkan masyarakat tetap lebih suka daging segar dibandingkan daging beku, meski harganya jauh lebih murah.

Baca Juga  Kapolrestabes Medan Dimutasi Kapolri, Digantikan Kombes Dadang Hartanto

“Saya tetap membeli daging segar meski harganya masih tinggi dibandingkan daging beku. Cuma pembeliannya yang dikurangi, misalnya hanya setengah kilogram saja,” kata Dina, salah satu warga di Pasar Sukarame Bandar Lampung.

Provinsi Lampung merupakan salah satu penyuplai ternak tersebut ke sejumlah wilayah, seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, dan Jawa Barat. Di Lampung terdapat sebelas feedloter atau perusahaan penggemukan sapi potong dengan kapasitas kandang 117.700 ekor.

Berdasarkan data dari Gabungan Pelaku Usaha Peternakan Sapi Potong Indonesia (Gapuspindo), stok sapi di Provinsi Lampung pada 2016 mencapai 100.000 ekor atau setara daging segar sebanyak 18.000 ton. Sedangkan kebutuhannya mencapai 24.000 ton (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

150 Brimob Polda Jateng Siap Eksekusi 15 Terpidana Mati Bulan Ini

Berita

Polisi Berhasil Tindak Ribuan Kendaraan di Hari Pertama Operasi Keselamatan Jaya 2018

Arsip

Kasus Ngambang Tiga Bulan Mobil L 300 Masih Ditahan, Pelaku Dibebaskan, Ada Apa Dengan Penyidik …?

Reviews

Anies Baswedan Diminta Berhenti Menggunakan Agama Sebagai Tameng Reklamasi Ancol

Arsip

Sebar Kartun Hina Islam, Penulis Ini Ditembak Mati di Pengadilan

Daerah

Hasrul Azis Sikumbang Ketuai KTNA Tapteng
Derita Warga Nias: Listrik Padam, Krisis Air Bersih, tapi Pemerintah Tak Peduli-KompasNasional

Arsip

Derita Warga Nias: Listrik Padam, Krisis Air Bersih, tapi Pemerintah Tak Peduli

Arsip

Menyalip Dari Sebelah Kiri, Eka Terjatuh dan Tewas Terlindas Truk