Home / Arsip / Arsip 2016 / Nasional / Reviews

Rabu, 3 Agustus 2016 - 12:06 WIB

MMAK Minta Kasus Mantan Bupati Rohul Diusut

Viewer: 545
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 18 Detik

kompasnasional.com | JAKARTA
Puluhan mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat dan Mahasiswa Anti Korupsi (MMAK) menggelar unjuk rasa di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Penyidik KPK segera memeriksa dan menanggakap Mantan Bupati Rokan Hulu (Rohul), Achmad karena banyak kebijakan yang dibuatnya diduga sarat dengan korupsi.

Massa juga meminta KPK memeriksa anggaran dana pengadaan genset, proyek Islamic Center Rohul, pembangunan Kantor DPRD Rohul, Pembangunan Surau Suluk Syekh Ibrahim, Anggaran Dana ADD Tahun 2015, dugaan Suap Achmad pada Anggota KPU Provinsi Riau yang sudah dilaporkan sebelumnya, dugaan korupsi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Latihan (BKPL) dan sejumlah kasus lainnya.

Demikian aspirasi masyarakat yang disampaikan Koordinator Aksi Armansyah, Nando dan Econ, Senin (1/8/2016) di halaman Kantor KPK.

Pantauan Awak Media, kawanan demonstran ini mengawali aksi mereka dengan melakukan long march sekitar 2 KM, kemudian massa berorasi di halaman Gedung KPK. Mereka menilai akibat kebijakan Mantan Bupati Rohul Achmad, sehingga hingga banyak daerah yang masih termarjinalkan dan terisolir di Rohul.

Baca Juga  MPP Datagi Jokowi Diskusi dan Dialog

Mirisnya, menurut massa, ratusan Miliyar rupiah dana dialokasikan Pemerintah Daerah untuk pembangunan Surau Suluk Syekh Ibrahim yang masih mendiang kakek dari Achmad itu sendiri.

“Apakah ini bukan tindakan korupsi? Karena masih banyak lagi Tokoh Tasaup yang mumpuni, kenapa harus kakeknya Achmad sendiri?” Protes warga.

“Tangkap Achmad!!! Penjarakan Achmad!” pinta puluhan Mahasiswa dan masyarakat yang terlihat dikawal ketat puluhan anggota Kepolisian itu.

Setelah sekitar 60 menit berorasi kemudian massa difasilitasi pihak Kepolisian, Staf perwakilan DUM Hubungan Masyarakat  KPK RI, Zulkarnain, keluar ruangan.

Perwakilan KPK ini, menemui massa yang berorasi dan setelah diadakan perundingan kemudian difasilitasi pihak Kepolisian.

Selanjutnya, perwakilan KPK menyarankan coordinator aksi langsung berkomunikasi dengan petugas KPK membidangi pelaporan.

Hingga pukul 15.00 WIB, tampak massa masih berorasi, meski terik panas matahari membakar kulit mereka, namun semangat massa terus membara.

Setelah, berkoordinasi dengan Staf DUM Humas KPK RI Zulkarnanin, dia langsung menyarankan supaya persoalan-soalan yang diorasikan tersebut, disampaikan kepada Bidang Pelaporan.

Baca Juga  Pria 40 Tahun Tega Cabuli Bocah Tetangga

“Sebaiknya kawan-kawan melaporkannya langsung kepada bidang pelaporan, karena kasus ini belum pernah dialporkan sebelumnya. Kita juga akan turun ke Rohul nantinya,” janji Zulkarnain dan iapun menerima 1 berkas laporan dari Mahasiswa dan masyarakat tersebut.

Puluhan Mahasiwa dari berbagai lintas Perguruan Tinggi (PT) Asal Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dan Masyarakat tersebut, secara resmi Senin (1/8/2016) sekitar pukul 12.00 WIB, melaporkan Mantan Bupati Rohul Achmad (Bupati dua Periode 2005-2010 dan 2010-2015) dengan  sejumlah dugaan kasus yang meliibatkannya.

Tanda Terima laporan Surat Nomor Registrasi: 56/200 atas nama pelapor MMAK Rohul.

“Terima kasih kami sampaikan kepada masyarakat yang melapor. Kami berharap juga kiranya masyarakat memberikan lampiran tentang harta kekayaan Mantan Bupati Rohul, Achmad yang belum dilaporkan ke KPK,” sebutnya.

Massa juga berjanji akan kembali dating dengan massa yang lebih besar ke gedung KPK jika dalam waktu dekat tidak melakukan pemanggilan terhadap Tersangka Mantan Bupati Rohul Achmad (Fernando H)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Tentang Morata dan Susahnya Jadi Penyerang Tengah Real Madrid

Berita

Angin Bagian Utara Papua Sebabkan Musim Hujan di Jayapura

Berita

Dua Kepala Daerah Aceh Terjaring OTT KPK
Tiga Tersangka Korupsi Bank Sumut Kompak Mangkir tanpa Alasan -kompasnasional

Arsip

Tiga Tersangka Korupsi Bank Sumut Kompak Mangkir tanpa Alasan

Berita

Bawaslu Larang Paslon Sumbang Rumah Ibadah

Arsip

Imam Masjid di New York Ditembak Mati Setelah Shalat Jamaah

Berita

Ini Wejangan Setnov untuk Bambang Soesatyo

Arsip

Jokowi soal 3 tahun berkuasa: Silakan rakyat yang menilai