Home / Arsip / Arsip 2016 / Ekonomi / Internasional / Reviews

Kamis, 23 Juni 2016 - 10:25 WIB

India Dinobatkan Negara Dengan Biaya Hidup Termurah Sedunia

Viewer: 735
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 57 Detik

Data lembaga survei Numbeo menobatkan India sebagai negara dengan biaya hidup termurah sedunia. Indikatornya menggunakan inflasi, tingkat harga eceran, serta perbandingan biaya dasar seperti tarif kontrakan sampai ongkos bahan bakar per individu.

The Independent melaporkan, Kamis (23/6), biaya hidup India bahkan jauh lebih murah dibandingkan Pakistan atau Nepal yang sudah lama dikenal cukup terjangkau.

Numbeo menyatakan harga sembako, pasta gigi, hingga harga pakaian sangat terjangkau di kota-kota besar India, termasuk Ibu Kota New Delhi. Pegawai bergaji menengah di kota-kota besar seperti Mumbai ataupun Bangalore dijamin menikmati biaya hidup yang rendah.

Sebagai perbandingan, ongkos mengontrak apartemen dua kamar ukuran 35 meter persegi di Mumbai hanya sebesar 11,600 Rupees (setara Rp 2,2 juta) per bulan. Apartemen jenis yang sama di Jakarta disewakan dengan tarif di atas Rp 3,2 juta.

Baca Juga  Aturan relaksasi ekspor Jokowi matikan 11 perusahaan tambang

Demikian juga harga tiket bus di India cukup 15 Rupees (setara Rp 2.948) sekali jalan jauh-dekat. Bandingkan dengan ongkos bus paling murah di Singapura sebesar 0,78 Dollar (setara Rp 10.340) untuk rute dekat.

Suasana pedesaan di india (c) 2016 AFP/Indranil Mukherjee

Abhijit Banerjee, Guru Besar Ekonomi dari Institut Teknologi Massachusetts (MIT) Amerika Serikat punya penjelasan mengenai murahnya biaya hidup di India.

Dia bilang banyak produk kebutuhan sehari-hari India berasal dari dalam negeri, tanpa harus impor. Dengan lanskap pasar domestik demikian, harga jual relatif bisa ditekan karena tak terpengaruh kondisi kurs.

“Selain itu, produk berbasis jasa seperti harga makanan restoran juga terjangkau karena bahan baku nyaris semuanya dari dalam negeri,” kata Banerjee.

India, di sisi lain, turut diuntungkan oleh bonus demografi. Data dari PBB menyatakan 150 juta penduduk Negeri Sungai Gangga itu berusia di bawah 35 tahun. Artinya 65 persen populasi bisa bekerja, membuat harga barang terjaga tetap murah.

Baca Juga  Rahasia Menakjubkan Kemiri, Bisa Jadi Ramuan Penyakit Asam Urat

“Tapi jangan sampai lupa, biaya murah India bukan berarti kualitas produk jempolan. Di Delhi jika ingin apartemen bagus anda tetap harus membayar ongkos sewa sama seperti di AS,” kata Banerjee.

Setelah India, posisi lima besar negara dengan biaya hidup terjangkau berturut-turut adalah Moldova (2), Pakistan (3), Kazakhstan (4), dan Nepal (5).

Sebaliknya, negara-negara dengan biaya hidup mencekik leher bagi penghuninya adalah Hong Kong (1), disusul Angola (2), kemudian Singapura (3).

Survei Numbeo memantau perbandingan harga lebih dari tiga juta item, mulai dari sembako, tagihan internet, sampai harga barang mewah. Sampel produk yang dipantau berasal dari 5.875 kota seluruh dunia (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Menhub tutup dua sekolah penerbangan

Arsip

Gawat! 389 Pendaki Terjebak di Puncak Gunung Barujari

Arsip

THR Untuk PNS Cair Seminggu Sebelum Lebaran

Internasional

Tse Chi Lop, ‘El Chapo dari Asia’: Belanda tangkap gembong narkoba paling diburu di dunia
5 Faktor Ini Bikin Sperma Anda Kurang Subur, Sebaiknya Hindari-kompasnasional

Arsip

5 Faktor Ini Bikin Sperma Anda Kurang Subur, Sebaiknya Hindari
Ket:Foto//Foto bersama pengurus inti lions club golden estate dan anak - anak panti asuhan.

Berita

Lions Club Golden Estate Berbagi Kasih Natal Hadiahkan Hunian Layak Bagi Anak Panti Asuhan
Canon Hadirkan Dua Printer Foto Portabel SELPHY CP1000 dan CP1200-KompasNasional

Arsip

Canon Hadirkan Dua Printer Foto Portabel SELPHY CP1000 dan CP1200

Internasional

Bantai Ratusan Orang, Aksi Brutal Junta Myanmar Bikin ‘Ngeri’ AS