Viewer: 1096
0 0

Home / Berita / Daerah / Internasional / Nasional

Senin, 21 Desember 2020 - 01:12 WIB

Lions Club Golden Estate Berbagi Kasih Natal Hadiahkan Hunian Layak Bagi Anak Panti Asuhan

Ket:Foto//Foto bersama pengurus inti lions club golden estate dan anak - anak panti asuhan.

Ket:Foto//Foto bersama pengurus inti lions club golden estate dan anak - anak panti asuhan.

Viewer: 1097
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 57 Detik

Medan,Kompasnasional – Lions Club Golden Estate berbagi kasih natal dengan meresmikan Panti Asuhan Yayasan Sinar Indah Cahaya Bersama dalam rangka menyambut Natal 2020 – Tahun Baru 2020, di Jl. kongsi Gg. Pantai Halim, Marindal I kec.Patumbak, Kab. Deli Serdang. pada sabtu (19/12)

Past President Lions Club MGE Darmawan Yusuf, SH., SE., M.Pd., MH., CTLA., Med yang juga penasehat hukum tetap Staf Ahli Utama kepresidenan RI Dr.Lenis Kogoya, M.Hum ini mengatakan Panti Asuhan besar yang sudah kita mulai bangun dari masa kepemimpinan saya diawal tahun 2019 sampai sekarang selesai Desember 2020 ( sudah memasuki 3 periode president). Kasih Natal ini kita berikan hadiah Panti Asuhan yang sudah siap dibangun kepada para anak- anak panti supaya mereka mendapat hunian yang layak.”Katanya.

Kami juga berbagi rezeki membagikan sembako dan uang tunai supaya anak-anak melewati natal dan tahun baru ini dari segi makanan dan untuk pengeluaran biaya-biaya lainnya berkecukupan.”Sebutnya.

Sementara itu darmawan yang juga dewan Pengawas YPSPN gedung DEWAN PERS Jakarta Pusat ini berujar bahwa anak-anak dipanti asuhan tersebut adalah anak-anak dari korban banjir Tsunami di Nias dimana kedua orang tuanya sudah meninggal karena korban banjir tsunami di nias. Untuk itu kami mendirikan panti asuhan ini supaya bisa menampung para anak panti untuk mempunyai tempat hunian yang layak. Akhirnya selesai juga selama 2tahun pembangunan panti asuhan yg besar tersebut”Ujarnya.

Baca Juga  Pejabat Bea Cukai Terdakwa Gratifikasi Rp 7,6 M Minta Dakwaan Dibatalkan
Ket:Foto//dari kiri kekanan President LC MGE 2020-2021 Agustina, Past President 2017-2019 Darmawan Yusuf, Past President 2019-2020 Hartono Ramaly, ketua Pilot Project Pembangunan dan juga Past President 2016-2017 Rizaldi Ramali.

Darmawan Yusuf menambahkan kegiatan baksos di bulan Natal ini adalah bakti sosial untuk berbagi dengan sesama di bulan Natal ini, sesuai dengan misi kita, yaitu saling membantu tanpa membeda-bedakan apa itu agama, ras, golongan dan anggota lion sendiri semua berasal dari berbagai suku bangsa dan agama yang menyatu dalam wadah atas nama kemanusiaan,” Tambah darmawan yang juga Pengacara Kondang kawakan ini dan kerap berkeliling Indonesia untuk menyelesaikan kasus-kasus besar dan mafia-mafia peradilan.

President Lions Club MGE Agustina, SE, SH, MH mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sudah merupakan agenda rutin setiap tahunnya dilaksanakan apalagi menjelang hari hari besar keagamaan,”Katanya.

Baksos yang diadakan kali ini merupakan salah satu dari berbagai kegiatan yang rutin dilakukan oleh Lions Club Golden Estate. “Dengan berbagai kelebihan yang dimiliki pengurus Lions Club Golden Estate, Lions Club selalu berusaha untuk membantu sesamanya, dengan harapan kedepannya bila mereka yang terbantu sudah mampu maka mereka juga bisa membantu saudara-saudara yang lainnya,” ujar Agustina.

Baca Juga  Ratusan Guru Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar Terima Suntikan Vaksin Booster Covid-19
Ket:Foto//Prasasti yang akan dipasang didinding bangunan panti asuhan.

Ketua Pilot Project pembangunan panti asuhan 2019-2020 Rizaldi Ramali, SE mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sudah merupakan agenda rutin setiap tahunnya dilaksanakan apalagi menjelang hari hari besar keagamaan.”kata Rizaldi.

“Demikian halnya menjelang hari besar keagamaan ummat Muslim kita juga kerap menyantuni anak anak yatim panti asuhan dan panti jompo yang ada,”sebutnya.

Past President Hartono Ramaly mengatakan Organisasi Lions Club katanya tidak saja berada di daerah bahkan anggotanya menyebar di beberpa negara di jagad raya ini.

“Kehadiran Lions Club konsen terhadap aksi kemanusian secara international baik disektor sosial kemasyarakat, sosial keagamaan, dan sosial pendidikan, serta sosial lingkungan dan lainnya,” katanya.

Ket:Foto// Foto bersama ketika menyerahkan sembako kepada Zebua – ketua pengurus panti asuhan.

Dalam Baksos Kali ini diikuti oleh President LC MGE Agustina, Past President 2017-2019 Lion Darmawan Yusuf, President 2019-2020 Lion Hartono Ramaly, Pilot Project Lion Rizaldi Ramali, Lion David, dan Lion Ria Damayanti.

Ditutup dengan Foto Bersama dengan pemgurus dan Anak – Anak Panti Asuhan.

Penulis : Angga Selamat.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kualitas Pelayanan Semakin Andal, Penjualan Energi Listrikpun Semakin Meningkat 

Berita

“Di situ pak Situmorang dan bupati cerita sebelumnya yang ngerjakan proyek jembatan di batubara Johan namanya, tapi kerjanya nggak beres. Kebetulan pak Situmorang mengaku perusahaannya ahli dibidang konstruksi jembatan,” sebut Ayen. Hingga akhirnya, OK Arya menyerahkan draft proyek Dinas PUPR Batubara kepada Ayen untuk diberikan kepada Maringan Situmorang. “Di Desember bupati ada kasih draft proyek untuk diserahkan ke Situmorang. Disitu ada ditandai tulisan ‘situ’. Karena saat itu saya mau olahraga, saya foto saja, kalau nggak salah dua atau tiga lembar. Setelah itu saya print lalu dikasih ke Situmorang. Saya tak terlalu perhatikan proyek-proyek apa saja,” jelasnya. Disinggung, mengapa mau menjadi tempat penitipan uang dari rekanan Pemkab Batubara untuk diserahkan kepada OK Arya, Ayen mengaku khilaf. “Saya khilaf. Semua demi menjaga hubungan bisnis karena keduanya sering beli mobil sama saya. Apalagi sebelumnya mereka ada nitip uang Rp 1 miliar, tapi nggak ada masalah. Tapi yang terakhir ini saya justru jadi terlibat,” sebutnya. KPK menangkap dua orang kontraktor, Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar beserta Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnain, Kepala Dinas PUPR Helman Herdadi dan pemilik Ada Jadi Mobil, Sujendi Tarsono alias Ayen pada 13 September 2017 dari sejumlah lokasi berbeda di Medan dan Batubara. Penangkapan kelimanya dilakukan terkait kasus penyuapan senilai Rp 4,1 miliar. Total uang suap tersebut diberikan Maringan dan Syaiful, diduga sebagai persenan untuk OK Arya setelah mendapatkan sejumlah proyek yang dananya tertampung pada APBD Batubara Tahun Anggaran (TA) 2017.(*)

Berita

Perkebunan PTPN3 Aek – Nabara bekerja sama dengan Rumah Sakit Sri Pamela Aek Nabara Melakukan Pemeriksaan Kesehatan Karyawan

Berita

83.240 Desa Telah Menikmati Listrik, Warga Sambut Penuh Suka Cita

Berita

WABUP TOBA “KELAYAKAN DAN KEINDAHAN” PONDOK PERLU DIPERHATIKAN

Berita

Maju Menjadi Calon Pangulu, Rondy Lumban Tobing Sambangi Tuan Guru Batak Minta Doa Restu Dan Dukungan

Berita

PEDAGANG DI LAPSI BALIGE MENJERIT, ALAMI KERUGIAN RATUSAN JUTA PER-HARI

Berita

Ketua TP. PKK Taput Ajak Masyarakat Hidup Bersih dan Sehat