Home / Arsip / Arsip 2016 / Ekonomi / Nasional / Reviews

Kamis, 16 Juni 2016 - 13:42 WIB

Subsudi Solar Dipotong, Bagaimana dengan Harga Jualnya?

Viewer: 678
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 32 Detik

Rencana Kementerian ESDM mengurangi subsidi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar terus dimatangkan. Opsinya pun mulai mengerucut. Subsidi solar yang awalnya Rp 1.000 per liter akan dipangkas menjadi Rp 350 atau Rp 500 per liter.

Menteri ESDM Sudirman Said mengungkapkan, seluruh asumsi sudah disampaikan kepada Komisi VII DPR. Usulan awal kementerian, subsidi solar dipangkas menjadi Rp 350 per liter.

Meski subsidinya lebih kecil, Sudirman menegaskan bahwa harga solar dipastikan tetap Rp 5.150 per liter. ’’Kami awalnya mengusulkan Rp 350 per liter. Diharapkan, tiga sampai empat bulan mendatang tidak ada perubahan harga solar,’’ katanya.

Berdasar diskusi dengan Komisi VII DPR, disepakati bahwa subsidi solar dipangkas separuh menjadi Rp 500 per liter. Angka tersebut disetujui Pertamina yang menilai besaran subsidi Rp 500 per liter adalah opsi yang paling pas. Alasannya, bila subsidi yang dikepras sebesar Rp 350 per liter, dikhawatirkan keuangan perseroan terganggu. ’’Kami cek ke Pertamina dan tim Ditjen Migas. Subsidi Rp 500 per liter memungkinkan tidak adanya perubahan harga solar sampai akhir 2016,’’ terang Sudirman.

Baca Juga  Gurauan Jokowi Bikin Presiden Bank Dunia Tertawa

Seluruh asumsi untuk penyusunan RAPBN 2017 telah dibahas. Mulai asumsi lifting, harga minyak, sampai subsidi BBM. ’’Yang menjadi kesepakatan, kami hormati. Ditunggu saja proses selanjutnya di badan anggaran DPR,’’ ujarnya.

Ketika dihubungi secara terpisah, Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang menyatakan bahwa subsidi solar Rp 500 merupakan opsi terbaik. Perintah agar Pertamina tidak menaikkan harga solar sebenarnya membuat perseroan terancam rugi.

Baca Juga  Iran penjarakan mata-mata yang bocorkan program nuklir ke AS dan Eropa

Beruntung, Pertamina menyiapkan bantalan dari laba penjualan bahan bakar minyak pada bulan-bulan sebelumnya. ’’Mungkin hanya cukup September,’’ jelas dia.

BUMN energi itu bisa tidak tekor asalkan ada penurunan harga MOPS untuk solar. Saat ini MOPS berada di level USD 55 per barel. Harga ideal MOPS solar kurang dari USD 50 per barel.

Artinya, harga solar mungkin naik pada September nanti. Ahmad meyakinkan Pertamina bisa berkompromi dan melaksanakan penugasan pemerintah dengan baik kalau ada aturan yang jelas (pjkst|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

PPSU Tak Boleh Cuti, Ahok Dinilai Tak Hargai Makna Lebaran

Berita

Pelajar di Kebumen Tewas Tersengat Listrik saat Memanjat Rambutan
Pevita Pearce Pajang Foto Selfie Sebelum Operasi Tumor Payudara-KompasNAsional

Arsip

Pevita Pearce Pajang Foto Selfie Sebelum Operasi Tumor Payudara

Arsip

Tiga Kalimat Ini yang Bikin Polisi Tetapkan Alfian Tanjung Tersangka dan Harus Ditahan

Arsip

Tapteng Bisa Jadi Tempat Wisata Internasional

Berita

Hasil Liga Spanyol, Barcelona Menang Telak di Kandang Real Betis

Berita

Hari Jadi Deliserdang ke-71 dan HUT Bhayangkara ke-72 Dimeriahkan dengan Berbagai Kegiatan

Arsip

KPK Janji Akan Bongkar Kasus Besar dalam Waktu Dekat