Home / Berita / Internasional / Kriminal / Reviews

Selasa, 6 Februari 2018 - 14:20 WIB

Iran penjarakan mata-mata yang bocorkan program nuklir ke AS dan Eropa

Viewer: 529
0 0
Terakhir Dibaca:52 Detik

KompasNasional.com – Situs peradilan Iran melaporkan telah memenjarakan seorang pelaku pembocoran informasi mengenai program nuklir kepada Amerika Serikat dan sejumlah negara Eropa, selama enam tahun penjara.

Jaksa Penuntut Negara Bagian Abbas Jafari Dolatabadi mengatakan kepada situs Mizan bahwa pelaku melakukan sembilan pertemuan dengan pejabat AS dan Eropa, dan dia menjual informasi tentang sanksi dan masalah nuklir dengan jumlah yang belum bisa ditentukan. Dolatabadi tidak menyebutkan negara Eropa mana saja yang terlibat.

Baca Juga  Wali Kota P.Sidempuan Hadiri Wisuda Sarjana Ke-47 Universitas Aufa Royhan

“Pelaku dijatuhi hukuman enam tahun penjara beserta pengembalian dan penyitaan harta,” kata Dolayabadi, dilansir dari laman Al Arabya, Minggu (4/2).

Sebelumnya, pada Desember tahun lalu, pengadilan Iran memberi hukuman mati pada pelajar asal Iran-Swedia bernama Ahmadreza Djalali. Dia diduga menjadi mata-mata di Badan Inteligen Israel, Mossad dengan menyampaikan informasi mengenai program nuklir Iran. Djalali mengaku dihukum karena menolak memata-matai Iran saat bekerja di Eropa.

Baca Juga  Gelar Vaksinisasi Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-75*

Namun, TV pemerintah Iran menayangkan video tentang pengakuan Djalali yang menjadi mata-mata di negara-negara Eropa.

Kelompok hak asasi manusia dan masyarakat di dunia tak setuju dengan hukuman mati yang diberikan pada Djalali.(MRDK/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Jelang HUT Ke-75, Persit Kartika Chandra Kirana, Istri Prajurit Anjangsana Ke Ponpes dan Panti Asuhan.

Berita

Buka Rakenis Dengan Pakaian Reog Ponorogo, Slog Polri Siap Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional
Foto ilustrasi penemuan mayat perempuan

Berita

AKP Tobat, Soal Penemuan Mayat Perempuan Terikat di Pulau Berhala Sergai
WD Ngaku Khilaf Cabuli Anak Tiri, Tapi Lebih Sekali-KompasNasional

Arsip

WD Ngaku Khilaf Cabuli Anak Tiri, Tapi Lebih Sekali

Berita

Polda Kalbar Kembali Ungkap Kasus Prostitusi Online Di Kota Pontianak

Berita

Bupati Muda Terima Suntikan Kedua Vaksin

Berita

Satgas TMMD bantu pelayanan Posyandu di desa Bahenap

Berita

Kapolres Kapuas Hulu Pimpin Anev Kinerja Bidang SDM Semester 1 TA. 2022