Home / Berita / Internasional / Kriminal / Reviews

Selasa, 6 Februari 2018 - 14:20 WIB

Iran penjarakan mata-mata yang bocorkan program nuklir ke AS dan Eropa

Viewer: 677
0 0
Terakhir Dibaca:52 Detik

KompasNasional.com – Situs peradilan Iran melaporkan telah memenjarakan seorang pelaku pembocoran informasi mengenai program nuklir kepada Amerika Serikat dan sejumlah negara Eropa, selama enam tahun penjara.

Jaksa Penuntut Negara Bagian Abbas Jafari Dolatabadi mengatakan kepada situs Mizan bahwa pelaku melakukan sembilan pertemuan dengan pejabat AS dan Eropa, dan dia menjual informasi tentang sanksi dan masalah nuklir dengan jumlah yang belum bisa ditentukan. Dolatabadi tidak menyebutkan negara Eropa mana saja yang terlibat.

Baca Juga  Sudah Berlaku! Beli Mobil Baru Dapat BPKB Elektronik, Begini Wujudnya

“Pelaku dijatuhi hukuman enam tahun penjara beserta pengembalian dan penyitaan harta,” kata Dolayabadi, dilansir dari laman Al Arabya, Minggu (4/2).

Sebelumnya, pada Desember tahun lalu, pengadilan Iran memberi hukuman mati pada pelajar asal Iran-Swedia bernama Ahmadreza Djalali. Dia diduga menjadi mata-mata di Badan Inteligen Israel, Mossad dengan menyampaikan informasi mengenai program nuklir Iran. Djalali mengaku dihukum karena menolak memata-matai Iran saat bekerja di Eropa.

Baca Juga  Kapolsek Pontianak Timur Silaturahmi Di Rumah Kediaman Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak

Namun, TV pemerintah Iran menayangkan video tentang pengakuan Djalali yang menjadi mata-mata di negara-negara Eropa.

Kelompok hak asasi manusia dan masyarakat di dunia tak setuju dengan hukuman mati yang diberikan pada Djalali.(MRDK/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

WNI Tersangka Pembunuhan di Saudi Bebas dari Hukuman Mati

Berita

Satgas Nemangkawi Yang Buru KKB Papua Diakhiri, Diganti Operasi Damai Cartenz

Berita

Gubernur Kalbar Ajak Perusahaan Kerja Sama Bangun Jalan Yang Layak Untuk Masyarakat

Berita

Polda Kalbar Gelar Bhakti Bhayangkara Merdeka 

Berita

Independensi DPR jadi Sorotan dalam Pemilihan Gubernur BI

Berita

Margaretha Tutu: Pengawas Dikdas di Kapuas Hulu Ada 45 Orang

Berita

Wawako Buka Bimtek Tentang Pengadaan Barang & Jasa Pemerintah

Berita

Kapolres Singkawang Pimpin Anev Kinerja Bulanan