Home / Arsip / Arsip 2016 / Kesehatan

Senin, 23 Mei 2016 - 16:46 WIB

Stres Enggak Bisa Hamil Malah Ganggu Kesuburan

Viewer: 620
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 23 Detik

KompasNasional.com

Stres yang berhubungan dengan infertilitas diketahui bisa memengaruhi kualitas hubungan.

Dan sebuah studi menunjukkan kondisi itu juga dapat memengaruhi keberhasilan program kesuburan.

Para peneliti melaporkan bahwa stres akibat infertilitas pada pernikahan adalah prediktor kuat dari kegagalan program kesuburan.

Wanita yang dilaporkan sering mengalami stres dalam kehidupan perkawinan—termasuk akibat dari masalah infertilitas – cenderung memerlukan lebih banyak bantuan siklus reproduksi untuk bisa hamil.

Beda dengan wanita yang menjalani pernikahan dengan bahagia, peneliti Jacky Boivin, PhD, mengatakan kepada WebMD.

“Intinya adalah ketidaksuburan menyebabkan banyak stres dalam suatu kehidupan pernikahan, itu bisa sangat berdampak pada apakah wanita bisa cepat hamil atau tidak,” kata Boivin.

Awalnya, Boivin tidak percaya bahwa stres memainkan peran penting dalam infertilitas, namun bukti yang menemukan hubungan antara keduanya mustahil diabaikan.

Baca Juga  Siapa Sangka Buah Rambusa Yang Kecil, Mempunyai Kasiat Yang Luar Biasa

Dia menjelaskan, hanya saja faktor-faktor biologis seperti usia dan kualitas embrio juga penting dalam keberhasilan atau kegagalan program kesuburan.

Dan studi ini merupakan salah satu yang terbesar dalam meneliti peran stres terhadap keberhasilan atau kegagalan program kesuburan.

Boivin dan rekan peneliti Lone Schmidt, PhD, melibatkan sekitar 800 pasangan di Denmark untuk menjalani program kesuburan.

Semua peserta mengisi angket pada awal penelitian untuk menilai tingkat stres mereka. Para peneliti kemudian melihat kemungkinan kehamilan setelah satu tahun kemudian.

Baca Juga  Jangan Buang Biji Semangka, Khasiatnya Luar Biasa Bagi Kesehatan Tubuh

Selama masa studi satu tahun, peneliti menemukan, stres pada pria dampaknya jauh lebih kecil ketimbang dampak dari stres pada wanita.

Walau begitu, Boivin mengatakan temuan tersebut menunjukkan bahwa tekanan yang berhubungan dengan infertilitas bisa memengaruhi kualitas sperma atau kesuburan pria juga.

“Selama ini kami berpikir bahwa kesuburan adalah tentang wanita dan apa yang terjadi dengan jiwa nya,” kata Boivin.

“Tapi, studi ini menunjukkan bahwa tekanan atau stres dalam pernikahan bisa memengaruhi kesuburan pria juga.”(kn/tbn)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Indonesia Jangan Diam PRT Asal Indonesia Sampai Dipajang di Saudi

Arsip

Tanpa Nikah, Siswi SMP Hidup Layak suami-Istri di Kos-Kosan

Arsip

Pilkada Gayo Lues Periode 2017-2022 Tiga Paslon Deklarasi Berintegritas dan Damai

Kesehatan

Viral Video Pegawai Dinkes Berjoget Peringati Hari Kesehatan Nasional, Abaikan Protokol Kesehatan

Arsip

Pengasuh Cekik Balita Hingga Tewas Hanya Karena Terganggu Saat Merokok

Arsip

Usai KPK turun tangan, DPRD dan Pemkot Malang ketakutan

Kesehatan

Mulai Sekarang Stop Buang Kulit Semangka! Manfaatnya Ajaib Banget buat Cegah Penyakit Serius yang Bisa Sebabkan Kematian Ini!

Arsip

Kisah di Balik Sukses Besar Pokemon Go, Raih Rp 26,2 M/Hari!