Home / Arsip / Arsip 2016 / Korupsi

Kamis, 28 April 2016 - 17:22 WIB

KPK Periksa Dua Saudara Sanusi dan Taufik Untuk Tersangka Bos Agung Podomoro

Viewer: 532
0 0
Terakhir Dibaca:51 Detik

KompasNasional.com

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik untuk tersangka Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesma Widjaja.

Selain Taufik, KPK juga memeriksa tersangka Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta M Sanusi untuk Ariesman.

Taufik dan Sanusi adalah kakak beradik.

“Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AWJ (Ariesman, red),” kata Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati, Jakarta, Kamis (28/4/2016).

Selain kedua kakak beradik itu, penyidik juga memeriksa satu saksi lainnya yakni Winoto Candra seorang saksi dari unsur swasta.

Baca Juga  Risty Tagor Ngaku Sedih: Sampai Kapan "Sinetron" Ini Berakhir

Sebelumnya, anggota DPRD DKI yang juga Ketua Komisi D Mohamad Sanusi diketahui menerima suap Rp 2 miliar dari Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja.

Uang tersebut sebagai suap keperluan pembahasan Raperda tentang rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil Provinsi Jakarta tahun 2015-2035 dan Raperda tentang rencana tata ruang kawasan strategis kawasan pantai Jakarta Utara.

Baca Juga  Rupiah Menguat Jelang Pengumuman Perombakan Kabinet Jokowi

Pada kasus tersebut, KPK juga telah menetakan Ariesman sebagai tersangka. Tersangka lain adalah personal assistant di PT Agung Podomoro Land, Trinanda Prihantoro.(kn/tbn)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Hutan Diduga Dirambah, Ditemukan Kayu Olahan Tak Bertuan

Arsip

Paskibraka Mampu Lewati Ujian Cuaca, Latihan Gabungan Selesai

Arsip

Sampai November Ini Kecamatan di Asahan Capaian PBB P2 100%

Arsip

Mengagumi Kilauan Shah Cheragh, Masjid Kristal Hijau di Iran

Arsip

Proyek Pembangunan Drainase PT Ipasin Disinyalir Asal Jadi

Arsip

Rapim DPR Bahas Penolakan Jokowi Bertemu Pansus Angket KPK

Arsip

Warga Kecewa Polisi Larang Takbir Keliling

Korupsi

Firli Angkat Suara soal Keberadaan Harun Masiku di Indonesia