Home / Arsip / Arsip 2016 / Medan / Nasional / Reviews

Kamis, 29 September 2016 - 12:25 WIB

Proyek Pembangunan Drainase PT Ipasin Disinyalir Asal Jadi

Viewer: 615
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 22 Detik

kompasnasional.com | MEDAN

Pembangunan dan pembetonan drainase Tahun Anggaran (TA) 2016 di Kota Medan disinyalir dikerjakan tanpa mematuhi prosedur, tidak menggunakan lantai kerja (gambar proteks) PU Bina Marga Kota Medan, sehingga akan berdampak pada kualitas dan daya tahan drainase.

Dugaan ini muncul dari hasil investigasi salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Komunikasi Masyarakat Pesisir (FKMP) di Kota Medan.

Menurut Ketua LSM FKMP Zamal, bahwa pembangunan dan pembetonan drainase di jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Medan Perjuangan Kota Medan yang dikerjakan oleh PT Ipasin dengan pagu sebesar Rp3.386.515.000 diduga tidak menggunakan lantai kerja.

Baca Juga  Ahok Merasa Tak Salah Kutip Ayat Alquran

Hal ini disampaikannya, Sabtu (24/09/2016) di lokasi proyek. Diungkapkan, proyek drainase tersebut terkesan dikerjakan asal jadi, hal ini terbukti tidak adanya lantai kerja yang seharusnya dibuat sebagai pondasi dasar.

Bukan itu saja, pembuatan caver slab untuk titi warga jarak pembesiannya tidak sesuai speak/bestek PU Bina Marga Kota Medan. Pasalnya, jarak besi hanya dengan lebar 20 cm, akibatnya kekuatan caver slab tersebut sangat diragukan.

Hal ini juga diakui salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, bahwa pembangunan titi (caver slab) untuk jalan masuk ke rumahnya diragukan kekuatannya. Selain campuran semen yang tak sesuai ukuran, volume dan mutu titi juga asal-asalan.

Baca Juga  Anggota DPRD Karawang Dikeroyok Massa Gara-Gara Meme Amien Rais

Untuk menambah kekuatan titi yang dibuat para pekerja tersebut, terpaksa ia meminta kepada pemborongnya agar menambah besi saat pembuatan titi ke rumahnya, namun pemborongnya meminta uang tambahan Rp400.000.

“Saya beri uang kepada pemborong proyek itu, agar titi untuk masuk ke rumah kuat dan tahan lama,” lapor warga.

Saat ingin dikonfirmasi Awak Media, pemborong proyek sedang tidak berada di tempat

Pantauan Persia di lokasi tampak pekerja sedang sibuk memasang besi dan membuat Mal (zm)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Usai Antar ke Bandara Soetta, Sopir Nekat Jual Mobil Majikan

Arsip

Geledah 3 Lokasi di Tegal, Penyidik KPK Bawa 5 Koper Dokumen
Ket:Foto// Sebelah kiri Pengacara Darmawan Yusuf dan sebelah kanan Selviwaty..

Berita

Terjebak Vaksinasi Ilegal, Selviwaty Berterimakasih ke Penegak Hukum

Berita

PTUN Putuskan Gugatan PKPI Jadi Peserta Pemilu 2019

Berita

Polisi Perketat Pengamanan Sidang Vonis Teroris Aman Abdurrahman Besok

Arsip

Lebih Dari 2 Dekade Dieksekusi, Pria China Dinyatakan Tidak Bersalah
Ketua DPRD Bengkalis Dituntut 8,6 Tahun Penjara, Karena Dinilai Korupsi Dana Bansos-kompasnbasional

Arsip

Ketua DPRD Bengkalis Dituntut 8,6 Tahun Penjara, Karena Dinilai Korupsi Dana Bansos

Nasional

Anggota Komisi I DPR Minta Percepat Pergantian Panglima TNI, Dukung KSAD Andika Perkasa