Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal

Selasa, 12 April 2016 - 14:40 WIB

Narapidana Jaringan Narkoba Internasional Dapat Fasilitas Mewah di Lapas, Kapalas dan Petugas Sipir Diperiksa

Viewer: 493
0 0
Terakhir Dibaca:56 Detik

KompasNasional.Com

MEDAN, – Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Sumut melakukan pemeriksaan terhadap Kalapas Kelas II Lubuk Pakam Setia Budi Irianto dan petugas sipir Lapas, Senin (11/4/2016).

Keduanya diperiksa terkait adanya fasilitas mewah yang disediakan Lapas untuk tahanan sindikat narkoba jaringan internasional.

“Kita lakukan pemeriksaan secara internal terhadap Kapalas dan petugas sipir,” kata Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Sumut, Ayub Suratman.

Pihaknya telah melakukan kordinasi dengan BNN untuk menindaklanjutinya.

“Warga binaan tersebut telah dialihkan penahanannya menjadi tahanan BNN Sumut,” sebut Ayub.

Ayub mengaku, jika ada unsur keterlibatan maka pihaknya akan memberikan sanksi dan pemecatan terhadap Kalapas dan petugas sipir.

“Kita juga telah memberitahukan permasalahan ini ke Dirjen Pas Kemenkumham,” pungkasnya.

Diberitakan, Toni alias TG meruoakan narapidana Lapas Lubuk Pakam yang menjadi merupakan otak peredaran narkotika jaringan internasional yang dibongkar BNN di Medan.

Baca Juga  Dua Orang Ini Adalah Pelaku Perampokan Anak Kisaran

Toni diduga memperoleh fasilitas mewah di dalam Lapas Lubuk Pakam, Selain mengendalikan peredaran narkoba, Toni pun mengaku memakai sabu selama di penjara.

Baca Juga  Bocah 15 Tahun Jadi Mahasiswi Baru Termuda di UGM

Tony merupakan orang yang memesan 20 kg sabu – sabu, 50.000 butir pil ekstasi dan 6.000 butir pil happy five dari seorang warga negara Malaysia berinisial B.(kn/km)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Lebih Hemat Dari Elpiji, ESDM Bangun 200 Ribu Jaringan Gas 2017

Arsip

Kecamatan Tanjungbalai Selatan Nominasi Peraih Kecamatan Terbaik Tingkat Propinsi Sumatera Utara Tahun 2016

Kriminal

Tewas saat Markas Diserbu, Brigadir Leonardo Ternyata Dibunuh Tetangganya

Arsip

Gas Tawa Tertukar dengan Oksigen, Bayi di Sydney Meninggal

Berita

Gadis 13 Tahun di Madina Hamil 3 Bulan Setelah di Cabuli Ayah Tiri Berulang-ulang

Kriminal

Seorang Pengendara Motor Tewas Dikeroyok 9 Pemuda Mabuk, Ini Ceritanya

Arsip

Terlibat Narkoba & Desersi, 47 Prajurit Kodam Bukit Barisan Dipecat

Arsip

Rupiah Menguat Tinggalkan Level Rp 13.500 per USD