Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal

Selasa, 12 April 2016 - 14:40 WIB

Narapidana Jaringan Narkoba Internasional Dapat Fasilitas Mewah di Lapas, Kapalas dan Petugas Sipir Diperiksa

Viewer: 516
0 0
Terakhir Dibaca:56 Detik

KompasNasional.Com

MEDAN, – Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Sumut melakukan pemeriksaan terhadap Kalapas Kelas II Lubuk Pakam Setia Budi Irianto dan petugas sipir Lapas, Senin (11/4/2016).

Keduanya diperiksa terkait adanya fasilitas mewah yang disediakan Lapas untuk tahanan sindikat narkoba jaringan internasional.

“Kita lakukan pemeriksaan secara internal terhadap Kapalas dan petugas sipir,” kata Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Sumut, Ayub Suratman.

Pihaknya telah melakukan kordinasi dengan BNN untuk menindaklanjutinya.

“Warga binaan tersebut telah dialihkan penahanannya menjadi tahanan BNN Sumut,” sebut Ayub.

Ayub mengaku, jika ada unsur keterlibatan maka pihaknya akan memberikan sanksi dan pemecatan terhadap Kalapas dan petugas sipir.

“Kita juga telah memberitahukan permasalahan ini ke Dirjen Pas Kemenkumham,” pungkasnya.

Diberitakan, Toni alias TG meruoakan narapidana Lapas Lubuk Pakam yang menjadi merupakan otak peredaran narkotika jaringan internasional yang dibongkar BNN di Medan.

Baca Juga  Usut Korupsi di PD Pasar Horas, Pedagang Demo di Kejari Siantar

Toni diduga memperoleh fasilitas mewah di dalam Lapas Lubuk Pakam, Selain mengendalikan peredaran narkoba, Toni pun mengaku memakai sabu selama di penjara.

Baca Juga  Akhirnya Jessica Jadi Tersangka dalam Kasus Kematian Mirna

Tony merupakan orang yang memesan 20 kg sabu – sabu, 50.000 butir pil ekstasi dan 6.000 butir pil happy five dari seorang warga negara Malaysia berinisial B.(kn/km)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kronologi Perusakan Polsek Ciracas oleh Massa Tak Dikenal

Arsip

Ngedance Di Konsernya, Personel Lyla Sempat Ditertawakan Istri

Arsip

Abang Beradik Penderita Kelainan Di Paluta Didiagnosa Faktor Keturunan

Arsip

Pemuda Indonesia Nikahi Gadis Cantik Suriah Mahar Hapalan Alquran

Kriminal

Kepala Desa Ditipu Eks Kapolri Palsu, Sadar setelah Habis Rp4,7 Miliar

Arsip

Bergaya Parlente, Robby Tipu Pengusaha Jam Tangan Mewah

Berita

Kepergok Mencuri, Maling Tebar Ratusan Lembar Uang Rp50 Ribu di Jalan

Berita

orangtua murid di Kalbar tonjok guru hingga masuk RS