Home / Berita / Daerah / Kriminal / Medan / Reviews

Senin, 26 Februari 2018 - 14:05 WIB

Gadis 13 Tahun di Madina Hamil 3 Bulan Setelah di Cabuli Ayah Tiri Berulang-ulang

Terduga pelaku pencabulan terhadap anak tiri saat diamankan polisi. (Foto: iNews/Ahmad Husein Lubis)

Terduga pelaku pencabulan terhadap anak tiri saat diamankan polisi. (Foto: iNews/Ahmad Husein Lubis)

Viewer: 653
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 19 Detik

KompasNasional.com, Madina– Seorang gadis remaja 13 tahun asal Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut) harus menerima nasibnya yang kini berbadan dua. Dia sedang hamil tiga bulan, setelah menjadi korban pencabulan ayah tirinya. Bukan hanya sekali, korban mengaku sudah puluhan kali hingga tak bisa menghitung aksi pencabulan yang dialaminya.

Kasus itu terungkap saat korban menceritakan kejadian itu kepada ibu kandungnya. Korban menuturkan, sudah sejak empat tahun terakhir, sejak masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) dicabuli ayah tirinya.

Selama ini korban hanya bisa diam dan tidak berani melaporkan perbuatan ayah tirinya lantaran selalu berada di bawah ancaman pelaku. Namun saat kondisinya sudah berbadan dua, korban tak memiliki pilihan dan tidak bisa lagi menyembunyikan hal tersebut.
Bak disambar petir di siang bolong, ibu korban sekaligus istri pelaku pun tak bisa menerima hal tersebut. Dia langsung melaporkan kasus yang dialami puterinya ke Polres Madina. Menerima laporan masyarakat, petugas bergegas melakukan penyelidikan dan mengejar pelaku.

Baca Juga  DPRD Kalbar Gelar Paripurna Jawaban Gubernur Atas PU Praksi DPRD Terhadap Raperda APBD TA 2021 Gubernur

Pelaku pun berhasil diamankan saat sedang mengisi bahan bakar minyak (BBM) di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Tanpa perlawanan, pelaku kemudian di giring ke Mapolres Madina.

Baca Juga  Pangdam XII/Tpr Ikuti Pembukaan Latopsratmin TA 2021 Secara Virtual

Kepada petugas, tersangka berinisial S (50) tidak menampik akan perbuatannya. Namun dia berkeras, pencabulan yang dia lakukan atas dasar suka sama suka. Dia membantah telah memerkosa korban, yang merupakan anak tirinya. “Perbuatan itu saya lakukan di rumah saat tidak ada ibunya. Tidak ada unsur paksaan,” kata pelaku S, Jumat (23/2/2018).

Saat ini, pelaku masih ditahan di Mapolres untuk kepentingan penyidikan. Jika terbukti bersalah, tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.(Inews/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kasus Penculikan Bayi Berhasil Di Ungkap Polsek Pemangkat

Berita

Debat Terbuka, Suratman Sudjud Optimis Menang Dalam Pemilihan Rektor Unkhair

Berita

Bupati Taput Pimpin Upacara Peringatan Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia

Berita

Manfaatkan Momen Yasinan Bersama, Dandim 1203/Ktp Sampaikan PPKM Mikro Kepada Warga.

Berita

Semarakan HUT Sanggau ke-406, Polres Sanggau Sumbangkan Emas di Ajang Panahan

Berita

Bidpropam Dan Polisi Militer Melaksanakan Rapat Koordinasi Penegakan Hukum Bagi Oknum

Berita

Resmi Djanur Keluar dari PSMS Medan

Berita

Walikota Psp Dan Sejumlah Walikota Dan Bupati Serta Tokoh Di Sumut Dapat Penghargaan Sebagai Anugerah Sahabat Pers