Home / Berita

Rabu, 6 Oktober 2021 - 21:11 WIB

Wako Edi Kamtono Ajak Warga Kota Pontianak Jaga Toleransi

Viewer: 444
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 22 Detik

Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengimbau seluruh warga Kota Pontianak untuk tetap menjaga toleransi agar kehidupan bermasyarakat tetap rukun dan damai.

Apalagi Pontianak sebagai ibukota Provinsi Kalbar merupakan kota yang sangat terbuka.

“Kalau ini bisa kita jaga, Insya Allah Kota Pontianak akan menjadi kota yang mempunyai toleransi tinggi,” ujarnya usai menghadiri Focus Group Discussion (FGD) dan rakor menyikapi berkembangnya sikap intoleransi dan radikalisasi di Kalbar di Hotel Grand Mahkota, Rabu (6/10/2021).

Sejauh ini, kehidupan beragama di Kota Pontianak sudah berjalan baik.

Setiap momen ibadah tiap-tiap agama juga mengedepankan toleransi dan pengertian antar pemeluk agama. Dan tak kalah pentingnya memahami lingkungan sekitar dengan kearifan lokal bahwa semua bersaudara.

Baca Juga  Tiket Kereta buat Mudik Lebaran Bisa Dibeli Mulai Besok

Dialog juga sebagai wadah dalam mempererat hubungan antar pemeluk agama maupun suku.

Forum dialog tersebut bisa dilakukan organisasi masyarakat, paguyuban, suku, agama dan sebagainya.

“Melalui forum itu diharapkan persoalan-persoalan yang terjadi di masyarakat bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” tuturnya.

Kemudian, Edi juga mengimbau kepada masyarakat agar jangan membawa isu-isu ras dan agama atau isu SARA dalam suatu pertikaian.

Ia meminta semua pihak harus bisa menahan diri berkaitan dengan primordialisme agar masalah tersebut tidak dibesar-besarkan.

Baca Juga  Haris Azhar Sebut Peran Pendengung dalam Sengketa Tanah

“Kita semua adalah saudara sehingga kita mengharapkan bagi para elit dan para kelompok dan lain sebagainya tidak membesar-besarkan masalah primordialisme dalam keseharian,” ungkapnya.

Dia mengingatkan masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial.

Masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap postingan-postingan yang mengarah pada intoleran dan perpecahan.

Untuk itu dirinya mengimbau masyarakat tidak memposting hal-hal yang membuat situasi menjadi panas sehingga dapat memicu pertikaian.

“Kadang-kadang postingan medsos ini kejadian sudah beberapa tahun yang lalu dimunculkan sekarang sehingga memicu pertikaian,” pungkasnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Polres Melawi Gelar Apel Kesiapan “Ops Bina Karuna Kapuas II Tahun 2022, Upaya Cegah dan Penanggulangan Karhutla 

Berita

Kapuas Hulu HEBAT Dibangun Megah, Bupati Resmikan 8 Puskesmas di Kapuas Hulu

Berita

Darmawan Yusuf Mendukung Penuh Instruksi Kapolri Berantas Premanisme dan Pungli di Pelabuhan

Berita

Bapelitbang Padangsidimpuan Selenggarakan Forum OPD, Rangka Penyusunan RKPD TA 2023

Berita

5 Destinasi Wisata di Bengkayang Kalimantan Barat Sangat Cocok Jadi Inspirasi Liburan Idaman

Berita

Lapisan Masyarakat Beri Dukungan Kepada Satriati Pasaribu Tetap Kepsek SMAN 1 Sayur Matinggi

Berita

PERSONIL SAT POL AIR MELAKSANAKAN PATROLI DIALOGIS TERHADAP NELAYAN*

Berita

RESMIKAN LAPANGAN TEMBAK, DANREM APRESIASI UPAYA SATUAN.