Home / Berita

Kamis, 11 September 2025 - 12:55 WIB

Yusril Tegaskan TNI Tak Bisa Laporkan Ferry Irwandi soal Pencemaran Nama Baik

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra

Viewer: 440
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 33 Detik

Jakarta, JejakNasional – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menegaskan TNI sebagai institusi tidak bisa melaporkan konten kreator, Ferry Irwandi atas dugaan pencemaran nama baik. Yusril mengaku pihak TNI sudah berkonsultasi dengan polisi terkait pelaporan dugaan pidana tersebut.

“TNI itu berkonsultasi dengan kepolisian apakah bisa institusi itu melapor sebagai korban, tapi sudah dijawab oleh pihak kepolisian,” kata Yusril kepada wartawan di Mapolrestabes Makassar, Kamis (11/9/2025).

Yusril mengatakan institusi tidak bisa melaporkan individu atas dugaan pencemaran nama baik. Yusril mengingatkan adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait batasan dalam laporan pencemaran nama baik.

Baca Juga  Kodim 0207/Simalungun Gelar Vaksinasi Massal

“Berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi dalam kasus pencemaran nama baik itu korbannya yang harus melaporkan itu adalah individu, bukan institusi. Saya kira clear masalah itu,” tegasnya.

Kendati begitu, Yusril mempersilakan jika ingin menempuh upaya hukum lain di luar dari dugaan pidana pencemaran nama baik. Pihaknya tetap menghormati proses hukum yang berlaku.

“Kalau ada langkah-langkah hukum yang mau ditempuh silakan saja, tapi bukan dengan delik pencemaran nama baik, karena pencemaran nama baik itu kan kasusnya adalah individu,” jelas Yusril.

Diketahui, Komandan Satuan Siber (Dansatsiber) Mabes TNI, Brigjen JO Sembiring, sempat menyambangi Polda Metro Jaya untuk berkonsultasi terkait dugaan tindak pidana yang dilakukan Ferry Irwandi. Dalam konsultasi itu turut dibahas terkait putusan MK Nomor 105/PUU-XXII/2024 terkait institusi yang tidak bisa melaporkan pencemaran nama baik.

Baca Juga  Menyambut Hari Sumpah Pemuda, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Berikan Bantuan Bahan Bangunan Untuk Masjid

“Terus kita sampaikan dari sisi, kan menurut putusan MK kan institusi kan nggak bisa melaporkan. Harus pribadi kalau pencemaran nama baik,” ujar Wadirsiber Polda Metro Jata AKBP Fian Yunus

Senada, Komisioner Kompolnas Choirul Anam turut mengingatkan putusan MK terkait batasan dalam laporan pencemaran nama baik. Anam menegaskan institusi tidak bisa melaporkan individu atas dugaan pidana tersebut.

“Termasuk oleh Polda Metro, atau oleh polda-polda lain. Pencemaran nama baik gitu-gitu putusan Mahkamah Konstitusi sudah membatasinya,” tegas Anam kepada wartawan, Rabu (10/9/2025).

(YA/JJN)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Sekda Kembali Jadi Orang Pertama Divaksin Sinovac Di Tapsel Tahap Kedua

Berita

Pramono Diskon BPHTB hingga 75%: Ringankan Keluarga Muda Beli Rumah Pertama

Berita

Wali Kota Pematangsiantar Hadiri Rapat Koodinasi Lintas Sektoral di Jakarta

Berita

Kapolsek Pontianak Kota Berikan Bingkisan Sembako Kepada Warga Mengikuti Vaksin

Berita

Polres Ketapang Gelar Apel Operasi Keselamatan Kapuas 2022

Berita

Kasi Faskes Paparkan Pembangunan Puskesmas di Kapuas Hulu

Berita

Satu Orang Pelaku Tindak Pidana Narkoba Berhasil Di Amankan POLDA KALTENG

Berita

Setelah Bupati, Giliran Wabup Sitaro Diperiksa di Kasus Korupsi Dana Bencana