Kompas Nasional l SIANTAR- Berkat doa dan pengalaman yang di dapatkan semasa duduk dibangku sekolah serta mengamalkan ilmu dengan cara terjun langsung ke masyarakat, siapa sangka generasi penerus bangsa, Yessi Afriyanti Siahaan asal Kota Pematangsiantar meraih gelar The Winner Putri Pendidikan Remaja Sumatera Utara 2021.
Bakat Yessi yang sangat ambisius dalam mengukir prestasi baik formal ini mendapatkan gelar Putri Pendidikan Remaja Sumut 2021 pada ajang pemilihan putra-putri Pendidikan Remaja yang digelar di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Pada Minggu 4 April 2021 baru-baru ini.
Saat Berbincang dengan awak media Jumat,(23/4/21),
Yessi Afriyanti Siahaan yang lahir di Pematangsiantar 29 April 2002 putri dari
Jimmi Siahaan dan Rosmauli Saragih mengatakan, Bahwa dirinya merraih prestasi
juara 1 putri Duta Pendidikan tahun 2021 Prov. Sumut dan sekaligus maju sebagai
peserta Finalis duta Pendidikan ditingkat Nasional.
Sebelum menjadi Duta Pendidikan Sumut, Yessi juga telah banyak menorehkan prestasi seperti pada tahun 2017 mendapat juara Favorit dalam lomba debat di Sumut Juga pada tahun 2019 mendapat juara 1 lomba debat tingkat kota Pematangsiantar dalam rangka bulan bahasa. Ujar Yessi.
Masih kata Yessi, Kemudian pada tahun 2020, Ia mendapat prestasi presentator terbaik pada program pertukaran pemuda sabang meraoke, bukan hanya itu dia juga juara Runner Up dalam acara lomba perencanaan bisnis Nasional di Makasar tahun 2019 dan pada tahun 2021 mendapat juara 1 mendapat juara 1 duta putri pendidikan Sumut dalam kategori Remaja yang diselenggarakan oleh lembaga penjamin mutu pendidikan (LPMP) dan sekaligus maju ketingkat Nasional, perwakilan dari Sumut dalam lomba duta pendidikan.

Yessi Aprianti Siahaan juga berharap menjadi referensi ditengah-tengah masyarakat, termasuk dikotaku sendiri Siantar dan di Prov. Sumut. Didalam pendidikan pasti banyak hal yang perlu diperbaiki dipendidikan dan saya juga sebagai media antara masyarakat dengan pemerintah.
“Beberapa hari yang lalu saya sudah kunjungan ke panti Asuhan, dan rencana saya sebelum bulan Agustus saya mau buat surat untuk pak Presiden dan Gubsu difasilitasi oleh pembina saya bertuliskan tentang kisah-kisah anak panti asuhan mengenai harapn dan cita-cita mereka”ungkapnya
Semua orang punya mimpi, melalui buku tersebut saya menyuarakannya ke Dinas Pendidikan Prov. Sumut dan Gubsu. Ditengah-tengah masyarakat saya sering wawancara dengan orangtua ditengah-tengah masyarakat tentang kelanjutan prndidikan, para orangtua banyak yang mengeluh ketidak mampuan dibidang melanjutkan pendidikan anak-anaknya.
Menurut Yessi miskin itu bukan suatu latar belakang kita untuk bisa menempuh pendidikan buktinya saya bisa menempuh pendidikan institut teknogi Bandung (ITB). Kuncinya kemauan kita ada dan serta selalu optimis. Sebut Yessi.
Saat ditanya mengapa bisa menjadi duta pendidikan, alumni SMN 4 Pematangsiantar ini mengatakan, “karena aku fokus dan tekun didunia pendidikan dan berkarir didunia pendidikan. Berkat ketekunan saya sudah ,membuktikan meraih mimpiku ke ITB pastinya sebagai duta pendidikan dan menjadi contoh ditengah masyarakat”
Disinggung tentang pendidikan, menurut Yessi Pendidikan itu adalah sebuah proses pendewasaan kompetensi diri. Banyak yang berfikir pendidikan itu hanya pintar pada Matematika, pintar Fisika dan Kimia padahal dibidang seni juga banyak yang pintar itulah yang sebenarnya. Diamana kata Kihajar Dewantara menyatakan proses pendewasaan, proses pendewasaan apa yang dikasih Tuhan itulah yang kita kerjakan. Ungkapnya.

Ditahun 2045 Indonesia bakalan dijadikan generasi emas, jadi untuk memasuki generasi emas tersebut Indonesia butuh generasi-generasi Cerdas, sementara untuk mencapai orang kecerdasan itu dicapai dari pendidikan sehingga bisa nantinya menjadi Indonesia makmur dan jaya.
Saya melihat semakin hari pendidikan sudah lumayan semakin maju, baik itu berbentuk beasiswanya sudah banyak. Tetapi Yang kendala dipendidikan ini adalah sarana dalam menyampaikan kepada masyarakat masih kurang. Aku datang dari duta pendidikan ada istilah kita suku Batak “Marsipature hutana be” ada sebuah kerinduan terkhusus kota Siantar kalau bisa sekolah tinggi semuanya.
Jadi untuk mencapai kesana saya sudah rencanakan menggandeng untuk maju melalui social media dan kita sudah mulai menghubungkan ke alumni-alumni dari Siantar berbentuk seminar-seminar nantinya.
Dalam kesempatan ini juga Yessi berpesan kepada anak muda terkhusus pendidikan “janganlah ragu bermimpi, teruskanlah pendidikan karena bermimpi itu gratis, jadi gantungkanlah mimpi kita itu setinggi langit” seperti guruku bilang “jangan turunkan mimpimu, tapi naikkanlah standarmu melalui pendidikan”sebutnya
Dia juga berharap kedepan prestasi ini bisa membawa evaluasi kepada pemerintah sebagai pembaharuan dan kemajuan dan bisa menggerakkan pandangan masyarakat tentang pendidikan.
Kasi SMA dan PK Cabdis Siantar Drs. Hamonangan Aruan mengucapkan puji syukur kepada Tuhan dimana Yessi telah mendapat prestasi-prestasi yang luar biasa. Ternyata Cabdis Siantar sejak terbentuk tahun 2017 dibawah naungan Provinsi. Sumut baru kali ini kita menerima kedatangan duta Pendidikan asli anak Siantar.
Kami dari Cabdis Siantar bangga dengan prestasi Yessi sebagai Duta Pendidikan. Semoga prestasi ini sebagai motivasi, artinya anak Siantar juga tidak kalah dengan daerah-daerah lainnya.
Hamonangan berharap kepada Yessi semangat terus Semoga berhasil mendapat juara ditingkat Nasional dan prestasi ini akan kami laporkan ke Prov. Sumut bahwa dari kota Siantar ada prestasi luar biasa dan mempertemukan Kadisdik Prov. Sumut dan kita fasilitasi nantinya.
Hamonangan berkata kepada Yessi tentunya prestasi ini tidak gampang kamu capai “jangan terus puas, ini masih awal masih banyak lagi rintangan yang kamu lalui, Teruslah belajar dan berkarya supaya bisa terdepan ditingkat Nasional. Ujar Hamonangan.
Toni Tambunan




