Viewer: 719
0 0

Home / Berita

Senin, 14 September 2020 - 22:24 WIB

Aparat gabungan Gelar Operasi Yustisi Pendisiplinan Protokol Kesehatan Di Batang.

Viewer: 720
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 15 Detik

Batang – Kompas Nasional – Jawa Tengah.

Aparat Gabungan Mulai Gelar Operasi Yustisi Pendisiplinan Protokol Kesehatan Di Batang
Batang-Masih banyak pengendara maupun penggunan jalan yang membandel tidak pakai masker saat beraktivitas.

Hal itu tampak saat operasi yustisi pendisiplinan protokol kesehatan di Alun-alun Batang.Puluhan aparat gabungan dari TNI, Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Batang mencegati pengendara yang tidak memakai masker. Tidak hanya sepeda motor atau mobil, truk pun dihentikan petugas.

“Kegiatan ini dalam rangka implementasi Inpres No 6 tahun 2020 dan Peraturan Bupati No 55 tahun 2020, isinya tentang pendisiplinan protokol kesehatan,” kata Kabag Ops Polres Batang, AKP Asfauri di lokasi, Senin (14/9/2020).

Baca Juga  11 Warga Gang Demak Terima Gerobak Jualan Plus Rp 2 Juta dari Pemko Siantar

Ia mengingatkan warga untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, khususnya memakai masker saat beraktivitas. Jika tidak, dan terpergok petugas bisa terkena sanksi sosial.

Asfauri menyebut, bagi para pelanggar protokol kesehatan diberikan teguran. Sebagian dari mereka juga mendapat sanksi sosial mulai dari menghapal Pancasila, menyapu hingga menyanyikan lagu nasional.
Kali ini, pihaknya tidak membagikan masker. Namun, warga yang tidak memakai masker harus membeli atau mencari masker di dekat lokasi razia.

Baca Juga  Cerita Jogja Nyah Nyoh Penambal Jalan, Dikepung Warga & Dikasih Uang

“Harapan kami, warga makin patuh dengan protokol kesehatan, sebab pandemi Covid-19 belum berakhir,” tuturnya.
Tutik (50), warga kecamatan Batang, sempat menolak menepi ketika petugas menghentikanya. Setelah dijelaskan bahwa ada operasi masker pun ia menurut.

Ia mengatakan membawa masker tapi belum dipakai. Tutik pun menunjukkan masker dan ditegur petugas untuk memakai masker di setiap aktivitas.
“Biasanya pakai sih, tapi pas lupa karena buru-buru mau ke pasar,” katanya setelah dihukum menghapal Pancasila.Ali

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Lakukan Pengobatan Gratis Ke Rumah-Rumah Warga Perbatasan RI-Malaysia
Ket//Foto: Lenis Kogoya digendong, ketika ribuan anak papua meluapkan kesenangannya kepada sosok lenis kogoya

Berita

Lenis Kogoya yang banyak dijadikan Pembina sekolah Papua Sangat Disukai Ribuan Anak – Anak Papua SeIndonesia.

Berita

Mahfud MD: Rizieq Shihab Bukan Orang Suci, Tak Perlu Khawatir

Arsip

Peneror Ditawari Terima Uang Rp10 Juta

Berita

Baleg Pastikan Putusan MK soal Royalti Disesuaikan di RUU Hak Cipta

Berita

Ribuan Masyarakat Antar Jenazah KH. Nahduddin Royandi Abbas (Mbah Din) ke Tempat Pemakamannya

Arsip

Pemerintah bersyukur subsidi pupuk turun di 2018, ini alasannya

Berita

HAK JAWAB PT. FEDERAL INTERNASIONAL FINANCE (FIF) TERKAIT CABANG FIFGROUP Pemanukan Tidak Pernah Memberikan Penugasan Penarikan Unit Terkait.