Home / Arsip / Arsip 2016 / Nasional / Reviews

Jumat, 24 Juni 2016 - 10:23 WIB

WNI Kembla Diculik, RI Berang Minta Filipina Serius Jaga Wilayah

Viewer: 581
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 3 Detik

Pemerintah Indonesia, melalui Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengecam keras terulangnya penyanderaan terhadap warga negara Indonesia (WNI) yang dilakukan kelompok bersenjata di Filipina Selatan.

“Pemerintah Indonesia mengecam keras terulangnya penyanderaan terhap WNI oleh kelompok bersejata di Filipina Selatan,” ujarnya di Kementerian Luar Negeri Indonesia, Jumat (24/6).

Menurut Menlu Retno, kejadian ketiga kalinya ini sudah tidak bisa ditoleransi lagi. “Pemerintah Indonesia akan lakukan semua cara yang memungkinkan untuk membebaskan para sandera tersebut. Keselamatan ketujuh WNI merupakan prioritas,” lanjut Menlu Retno.

Baca Juga  Keluarkan Instruksi Baru, Mendagri Ingatkan Kepala Daerah yang Ikut Kerumunan Bisa Diberhentikan

Menlu Retno dengan tegas mengatakan meminta kepada pemerintah Filipina untuk memastikan keamanan di wilayah perairan Filipina Selatan.

“Kami meminta pemerintah Filipina untuk memastikan keamanan di wilayah perairan Filipina Selatan, sehingga tidak mengganggu kegiatan ekonomi di kawasan sekitar,” tutur Menlu Retno.

Dalam kaitan ini, lanjut Menlu Retno, pemerintah Indonesia siap untuk memberikan kerja samanya.

Pagi ini, akan dilakukan rapat koordinasi di kantor Menkopolhukam yang melibatkan semua pihak terkait

Baca Juga  TNI AL Temukan CVR Lion Air JT-610 di Kedalaman 38 Meter

“Hal ini untuk memberikan langkah secara cepat, terukur, dan aman dalam upaya pembebasan ketujuh sandera,” pungkasnya.

Tujuh awak kapal Charles 001 dan Robby 152 disandera di wilayah perairan Sulu, Filipina Selatan. Penyanderaan dilakukan dua kali, yaitu pada 11.30 dan 12.45 oleh dua kelompok penyandera berbeda.

Dari 13 awak kapal, enam berhasil selamat dan dalam perjalanan pulang ke Samarinda (pjkst|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Jessica Tidur Beralas Matras Tipis, Berdesakan dengan 20 Tahanan-Detikasia

Arsip

Jessica Tidur Beralas Matras Tipis, Berdesakan dengan 20 Tahanan

Berita

Kecuali Premium, Harga BBM Turun Mulai Malam Nanti

Arsip

Cristiano Ronaldo Itu Tokoh Berbahaya dan Idola Palsu
Butuh Duit, Brigadir Polisi Ini Merampok-KompasNasional

Arsip

Butuh Duit, Brigadir Polisi Ini Merampok

Berita

Masih kena sanksi AS, Kopassus atraksi gigit ular hingga putus di depan Menhan AS

Arsip

Hati-hati! Modus Baru Penipuan Sistem Aplikasi Ojek Online

Arsip

Demi Tax Amnesty, Kantor Pajak Buka Setiap Hari

Arsip

Bupati Nias Buka Rapat Kerja Pemkab Nias Semester I Tahun 2017