Home / Berita

Minggu, 11 September 2022 - 11:23 WIB

Warga Perbatasan Menerima Penyuluhan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dari Satgas Pamtas Yonif 645/Gty 

Viewer: 391
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 48 Detik

Bengkayang, Kalbar − KOMPAS NASIONAL.Com- Dan SSK II Pos Koki Jagoi Babang Lettu inf Prayudy Yusga S.S.T, Han beserta 2 (dua) orang anggota berikan Penyuluhan Tentang Pemasaran Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Anyaman Bidai kepada warga masyarakat perbatasan, bertempat di Balai Adat Jagoi Babang, Desa. Jagoi, Kec. Jagoi Babang Kab. Bengkayang Prov. Kalbar.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/GTY Letkol Inf Hudallah, S.H. dalam keterangan tertulisnya di Makotis Gabma Entikong Kecamatan. Entikong Kabupaten. Sanggau, Kalimantan Barat. Minggu, 11 September 2022.

“Dansatgas mengatakan, Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan dalam rangka untuk mengembangkan pemasaran Anyaman Bidai dan memberikan ide-ide kreatif kepada warga masyarakat perbatasan dan sekaligus mengisi waktu luang personel Pos Koki Jagoi Babang dalam rangka pelaksanaan tugas pengamanan perbatasan RI-MLY di sektor barat Kalimantan Barat,” ujar Dansatgas

Baca Juga  Polres Nias Selatan melalui Polsek Lolowau lakukan Operasi Yustisi di Pasar tradisional di Kecamatan Lolowau

Dansatgas mengungkapkan, bahwa Desa Jagoi, Kecamatan Jagoi Babang, Provinsi Kalimantan Barat ini menyimpan kaya akan potensi yaitu Kerajinan tangan salah satu diantaranya anyaman tikar, yakni anyaman bidai yang kita kenal namanya. Selama ini banyak yang belum tahu bahwa bidai adalah hasil produk masyrakat perbatasan RI-Malaysia di Desa Jagoi. ungkap Dansatgas.

Sehingga personel Pos Koki Jagoi Babang berinisiatif melalui penyuluhan ini memberikan ide-ide kreatif lainnya dan sekaligus untuk mengajak warga masyarakat Desa Jagoi Kec. Jagoi Babang ini untuk memberikan Teknik cara pemasaran kerajinan tangan Anyaman Bidai yang asli khas Jagoi ini supaya tidak kalah bersaing dengan pelaku-pelaku usaha Makro lainnya dan juga sebagai Upaya meningkatkan kembali perekonomian masyarakat perbatasan pasca pandemi Covid-19 dan membuka kembali lapangan kerja. Tegas Dansatgas

Baca Juga  Tim Binmas Poldasu Supervisi Nagori Siantar Estate sebelum Diresmikan Jadi Kampung Tangguh "Nadear"

“Dengan mudahnya mendapatkan bahan baku rotan dan kulit kayu untuk Anyaman Bidai ini dan proses pembuatannya yang tergolong mudah dan sederhana, kami Satgas Pamtas Yonif 645/Gty berharap hasil kerajinan tangan ini tetap terus dilestarikan dan dikembangkan, serta memiliki nilai jual sehingga menjadi salah satu potensi untuk memotivasi peningkatan ekonomi warga masyarakat perbatasan khususnya di Desa Jagoi Kecamatan Jagoi Babang ini,” imbuhnya lebih lanjut.

Selanjutnya Adapun yang turut hadir dalam kegiatan penyuluhan ini yaitu diantaranya, Kepala Desa Jagoi Babang, Kepala Dusun Risau, Kepala Dusun Jagoi, Ketua Koperasi Desa Jagoi Babang, Masyarakat Desa Jagoi Babang. Tutup Dansatgas.
(Pen Satgas Pamtas Yonif 645/Gty)

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Wakil Bupati Humbahas, Buka Pagelaran Seni dan Budaya Di Sipinsur

Berita

Sandi Panen dan Tebar 2.500 Benih Ikan Bersama Nelayan di Kepulauan Seribu

Berita

Akibat Curah Hujan, Sejumlah Desa di Kapuas Hulu Terendam Banjir

Berita

Walikota Siantar Harapkan Sinode Bolon GKPS, Hasilkan Program yang Baik Untuk Pelayanan Jemaat

Berita

Polda Kalbar Sumbang 1.044 Kantung Darah, Sambut Hari Bhayangkara ke-76

Berita

Gibran soal Nasdem-PKB Merapat: Rangkul Semua, Nggak Ada yang Ditinggal

Berita

Peringati Hari Bhayangkara Ke 76 Waka Polda Kalbar Pimpin Acara Tabur Bunga di Muara Jungkat

Berita

Berhasil Kabur, Tahanan Kasus Narkoba Kembali diringkus Polisi