Home / Kesehatan

Kamis, 18 Februari 2021 - 09:25 WIB

Warga 1 Dusun Bersembunyi di Hutan karena Takut Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Penyebabnya

Viewer: 470
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 19 Detik

Kompasnasional l Takut divaksin Covid-19, sejumlah warga yang bermukim di Dusun II Batu Putih, Desa Alila Timur, Kecamatan Kabola, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, bersembunyi di hutan.

Kapolres Alor AKP Agustinus Christmas mengatakan, mereka bersembunyi di hutan karena mendapat informasi hoaks tentang vaksin Covid-19 melalui media sosial.

Dari informasi yang beredar itu, membuat warga pun menjadi panik dan ketakutan.

“Mereka sembunyi di hutan karena banyak membaca berita-berita di media sosial dan informasi lainnya sehingga mereka takut,” kata Agustinus.

Kata Agustinus, adanya informasi warga bersembunyi di hutan didapat saat anggota Bhabinkamtibmas Aipda Dominggus Bole Dede datang ke desa tersebut dan bertemu dengan perangkat RT.

Baca Juga  Kemenkes Waspadai Potensi Flu Babi Menular ke Manusia

Setelah mengetahui adanya warga yang bersembunyi di hutan karena takut divaksinasi, pihaknya bersama perangkat RT langsung menemui warga itu.

Setelah mendapat penjelasan, sejumlah warga ada yang memilih kembali ke rumahnya, dan ada sebagian yang masih bersembunyi di hutan.

“Bhabinkamtibmas langsung gerak cepat menjelaskan kepada kepala desa dan beberapa tokoh serta masyarakat, untuk tidak terpengaruh berita-berita hoaks yang beredar,” ujarnya.

Agar kejadian serupa tak terjadi, Agustinus berharap, kepala desa, puskesmas, dan dinas kesehatan, menyosialisasikan informasi soal vaksinasi kepada masyarakat.

Baca Juga  Airlangga sebut pemerintah mulai lakukan vaksinasi Covid-19 pekan depan

Kata Agustinus, Polres Alor selalu bergerak mengedukasi masyarakat.

Saat ini, sambung Agustinus, di 11 kelurahan dan desa di Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor, telah terbentuk kampung tangguh.

Mereka kemudian meluruskan infomasi hoaks yang didapat oleh masyarakat dari media sosial.

Seluruh RT dalam wilayah itu siap mendukung upaya dalam penangangan virus corona dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Saat ini diketahui bahwa telah terjadi peningkatan terhadap jumlah pasien yang sembuh berkat adanya support dari masyarakat sekitar,” ungkapnya.
(KC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Tanda Tubuh Kelebihan Asupan Garam

Berita

Abaikan Pasien, Kapus dan Kabid Dilaporkan ke Mapolres Tapteng

Kesehatan

Ivermectin Akan Dibanderol Rp5.000, Kini Marak Dijual Harganya Selangit, Lebih Dari Rp500 Ribu
Foto pelaku eksibisionis di Jambi

Berita

Tampang Jukir di Jambi yang Pamer Kemaluan ke Remaja Putri
Delapan Fakta Mengejutkan Soal Menstruasi-KompasNasional

Arsip

Delapan Fakta Mengejutkan Soal Menstruasi

Kesehatan

LIPI Uji Klinis Herbal untuk Pasien Corona

Kesehatan

Epidemiolog Sebut Pandemi Covid-19 di Indonesia Belum Mencapai Puncak
Foto Nakes di asahan gelar aksi nginap di DPRD

Asahan

Puluhan Nakes Asahan Gelar Aksi Menginap di Teras Kantor DPRD