Home / Kesehatan

Kamis, 18 Februari 2021 - 09:25 WIB

Warga 1 Dusun Bersembunyi di Hutan karena Takut Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Penyebabnya

Viewer: 432
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 19 Detik

Kompasnasional l Takut divaksin Covid-19, sejumlah warga yang bermukim di Dusun II Batu Putih, Desa Alila Timur, Kecamatan Kabola, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, bersembunyi di hutan.

Kapolres Alor AKP Agustinus Christmas mengatakan, mereka bersembunyi di hutan karena mendapat informasi hoaks tentang vaksin Covid-19 melalui media sosial.

Dari informasi yang beredar itu, membuat warga pun menjadi panik dan ketakutan.

“Mereka sembunyi di hutan karena banyak membaca berita-berita di media sosial dan informasi lainnya sehingga mereka takut,” kata Agustinus.

Kata Agustinus, adanya informasi warga bersembunyi di hutan didapat saat anggota Bhabinkamtibmas Aipda Dominggus Bole Dede datang ke desa tersebut dan bertemu dengan perangkat RT.

Baca Juga  Menurut Penelitian, Orang yang Sering Makan Ayam Akan Lebih Berisiko Terkena Kanker, Begini Penjelasannya

Setelah mengetahui adanya warga yang bersembunyi di hutan karena takut divaksinasi, pihaknya bersama perangkat RT langsung menemui warga itu.

Setelah mendapat penjelasan, sejumlah warga ada yang memilih kembali ke rumahnya, dan ada sebagian yang masih bersembunyi di hutan.

“Bhabinkamtibmas langsung gerak cepat menjelaskan kepada kepala desa dan beberapa tokoh serta masyarakat, untuk tidak terpengaruh berita-berita hoaks yang beredar,” ujarnya.

Agar kejadian serupa tak terjadi, Agustinus berharap, kepala desa, puskesmas, dan dinas kesehatan, menyosialisasikan informasi soal vaksinasi kepada masyarakat.

Baca Juga  UPTD Puskesmas Salo Gelar Kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektoral

Kata Agustinus, Polres Alor selalu bergerak mengedukasi masyarakat.

Saat ini, sambung Agustinus, di 11 kelurahan dan desa di Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor, telah terbentuk kampung tangguh.

Mereka kemudian meluruskan infomasi hoaks yang didapat oleh masyarakat dari media sosial.

Seluruh RT dalam wilayah itu siap mendukung upaya dalam penangangan virus corona dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Saat ini diketahui bahwa telah terjadi peningkatan terhadap jumlah pasien yang sembuh berkat adanya support dari masyarakat sekitar,” ungkapnya.
(KC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Gula dan Pemanis Buatan, Mana yang Lebih Berbahaya?

Kesehatan

Perlu Diwaspadai, DBD Juga Memiliki Jumlah Kasus yang Tinggi Seperti COVID-19

Kesehatan

Masuk New Normal, Corona Makin Abnormal, Positif Naik 993

Kesehatan

Lewat TikTok, Penderita Covid-19 Ini Beri Peringatan ke Orang-orang: Gue Muntah Sepanjang Malam!

Berita

China Klaim Puncak Wabah Virus Korona di Negaranya Telah Berakhir

Berita

Diperkuat Sinergi dengan TKMKB, Program JKN-KIS BPJS Kesehatan Semakin Managed Care

Berita

BPOM Sebut Susu Kental Manis Tak Mengandung Susu

Kesehatan

Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19