Home / Berita

Selasa, 24 Agustus 2021 - 20:40 WIB

Walikota P.Sidimpuan Terima Ekspos Buku Kearifan Lokal SD-SMP

Viewer: 412
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 10 Detik

Walikota P.Sidimpuan Terima Ekspos Buku Kearifan Lokal SD-SMP

Padangsidimpuan | Kompas Nasional –
Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution SH menerima ekspos Tim penulis buku kearifan lokal SD dan SMP Kota P.Sidimpuan, di aula utama Kantor Walikota P.Sidimpuan, Selasa (24/08).

“Bahasa daerah wajib masuk mata pelajaran muatan lokal, dan direncanakan pada tahun ajaran 2022/2023. Nanti mata pelajaran ini sudah harus masuk dalam tahun ajaran baru ini,” kata Irsan.

Dia melanjutkan upaya yang dilakukan tersebut merupakan bagian dari pelestarian kearifan lokal yang ada di P.Sidimpuan khususnya bahasa daerah.

Selain itu, Irsan menuturkan, ke depan program tersebut akan dilaksanakan di seluruh sekolah SD & SMP. “Intinya untuk melestarikan warisan budaya ini harus menjadi tanggung jawab kita semua bukan hanya pemerintah saja,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan P.Sidimpuan M. Lufti Siregar pada laporannya mengatakan, pihaknya telah mewacanakan untuk memasukkan mata pelajaran Bahasa Daerah pada Muatan Lokal (Mulok) di sekolah-sekolah di P.Sidimpuan

Baca Juga  Buktikan Kerja Nyata di DPR, Tina Toon Bersikukuh 'Labrak' Keputusan Nadiem Makarim Soal Pembelajaran Jarak Jauh hingga Minta Ini Pada Mas Menteri

Bahasa daerah yang dimasukkan ke dalam mata pelajaran Mulok, adalah Bahasa Angkola . Nantinya, bahasa daerah tersebut akan diterapkan secara menyeluruh di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di P.Sidimpuan.

Saat ini pihaknya bersama tokoh adat dan guru Bahasa sudah melakukan penyusunan buku bahasa daerah tersebut. “Semoga saja pada Tahun Ajaran nanti, Bahasa Daerah itu sudah bisa dimasukan di dalam mata pelajaran Mulok,” ujarnya.

Dia menjelaskan, penerapan Bahasa Daerah di dalam mata pelajaran tentu ada maksud dan tujuannya. Apalagi selama ini banyak generasi muda yang sudah tidak fasih dalam berbahasa daerah. “Kami (Disdikbud) sangat berharap dengan adanya mata pelajaran bahasa daerah, siswa bisa lebih fasih dalam menggunakan bahasa daerah,” terang Lufti.

“Bahasa daerah dapat mengarahkan siswa untuk berkembang dalam lingkungan lokalnya. Sehingga pembelajarannya juga penting karena dapat membangun dan menguatkan karakter bangsa,” imbuh dia.

Baca Juga  Dr. Darmawan Yusuf (LCM Golden Estate) dan Hongme (LCM Grace) Pimpin Penyaluran Bantuan Korban Kebakaran di Medan Area

Secara terpisah, Tim penulis DR. Zainal Efendi Hasibuan MA yang merupakan Dosen Pascasarjana IAIN P.Sidimpuan, dan Sutan Tinggi Barani Perkasa Alam Siregar mengatakan bahwa, Walikota sangat responsif, “Walikota menegaskan agar wacana tersebut di ekspos secara besar-besaran untuk dijadikan sebagai bahan pelajaran muatan lokal untuk SD dan SMP di Kota P.Sidimpuan,” jelas Zainal.

Tim penulis berharap Keberadaan buku ini bisa menjadi regenerasi dan internalisasi nilai-nilai adat budaya Angkola kepada generasi muda, sesuai konsep “Think globally and act locally,” yang maksudnya memunculkan nilai-nilai kearifan lokal untuk membentengi generasi muda dari pengaruh negatif budaya global.

Adapun judul buku untuk kelas V SD Aksara Batak Angkola kelas VI SD Partuturon, kelas VII SMP Naposo Bulung, Cerita Rakyat dan Kearipan Lokal, kelas VIIl Mengenal Upacara Adat dan Tata Cara Upacara Adat, kelas IX Seni Budaya Angkola dan Makkobar di Sidang Adat. (Ikhfan).

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Hari Bhayangkara Ke-75, Momentum Terbaik Untuk Perkuat Sinergitas Tangani Covid-19 Secara Presisi

Berita

RSUD Kota Psp Lakukan Studi Banding Ke RSUP Dr M Djamil Padang

Berita

Sidak Lapas dan Rutan Tanjung Gusta, Ditemukan Uang Puluhan Juta

Berita

SMK Swasta Teladan Pematangsiantar, Laksanakan Pekan Kulminasi dengan Menjalankan Prokes

Berita

Pemko Sidempuan Kembai Raih WTP Dari BPK RI Tahun 2021

Berita

Tak Ada Angin, Tak Ada Hujan, Rumah Abah Sabli di Banjar Serasan Ambruk 

Berita

Larangan Eks Gubernur Jadi Cawagub Kembali Digugat ke MK

Berita

Puluhan Titik Lampu PJU Mati di Keluhkan Warga Karena Sangat Rawan Kriminal.