Home / Berita

Senin, 29 Maret 2021 - 13:53 WIB

Wali Kota Pontianak Katakan Peran Serta Swasta Percepat Cakupan Vaksinasi

Viewer: 383
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 45 Detik

Vaksinasi di Pontianak Tercatat Pernah Tembus Hampir 2 Ribu Orang Perhari

PONTIANAK KALBAR KOMPAS Nasional- Program vaksinasi masih terus berjalan.

Kali ini menyasar pelayan publik, pegiat agama dan organisasi keagamaan berjumlah sekitar 300 orang di Rumah Sakit Umum (RSU) St Antonius, Senin (29/3/2021).

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menerangkan, pihaknya terus memperluas program vaksinasi sesuai dengan tahapan yang ditetapkan.

Vaksinasi yang dilaksanakan di RS St Antonius ini dalam rangka mempercepat vaksinasi bagi mereka yang sering kontak langsung dengan masyarakat.

“Namun karena keterbatasan vaksin sehingga ada prioritas-prioritas yang mendapat vaksin,” ujarnya.

Adapun tahapan prioritas vaksin ditujukan bagi tenaga kesehatan, orang lanjut usia (lansia), pelayanan publik termasuk tenaga guru, TNI dan Polri.

Sementara itu, untuk ketersediaan stok vaksin Covid-19 dikatakannya masih mencukupi.

Baca Juga  Kapolres Bersama Wawako Sidempuan Pimpin Rakor Penanganan Wabah PMK

Pengiriman vaksin dari pemerintah pusat sudah ada kuota yang dialokasikan untuk ASN, TNI, Polri, pelayanan publik dan lansia.

“Sehingga persentase akan mengikuti kesiapan vaksinasi,” kata Edi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidig Handanu menjelaskan, RSU St Antonius menjadi satu diantara jejaring pos pelayanan vaksinasi yang sudah ada.

Bahkan dari awal berjalannya program vaksinasi, rumah sakit tersebut sudah melaksanakan vaksinasi sesuai dengan tahapan-tahapan yang ditetapkan.

Dimana tahap pertama menyasar tenaga kesehatan, tahap kedua lansia dan pelayan publik yang memberikan pelayanan vaksin bagi mereka yang mendaftarkan diri di rumah sakit itu.

“Ini salah satu bentuk partisipasi dari sektor swasta dalam memberikan pelayanan vaksinasi,” terangnya.

Menurutnya, vaksinasi ini tidak mungkin hanya dilakukan oleh pemerintah saja tanpa adanya keterlibatan pihak lain.

Baca Juga  Durasi PTM Tingkat SMA / SMK di Siantar - Simalungun Ditambah Jadi 4 Jam

Oleh sebab itu partisipasi swasta dan lainnya dibutuhkan dalam rangka percepatan capaian program vaksinasi Covid-19 ini.

Sidig memaparkan, akibat penambahan beberapa sentra pelayanan vaksinasi di Kota Pontianak juga berdampak pada tingginya animo masyarakat dalam mendapatkan vaksin serta terkait ketersediaan vaksin.

Kalau dicermati dari awal Maret 2021, dalam sehari jumlah yang divaksin berkisar 1.100 orang.

Meskipun dikatakannya setiap hari jumlah tersebut fluktuatif.

Saat ini jumlah vaksinasi sudah mendekati 1.600 hingga 2.000 perhari.

Bahkan sudah ada yang tercatat hampir tembus 2.000 orang yang divaksin dalam sehari.

“Jadi memang ada dampak peningkatan jumlah cakupan vaksinasi dengan adanya sentra pelayanan vaksinasi ini,” pungkasnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pengedar Narkoba Berhasil Di Amankan Polda Kalteng

Berita

Bupati Tapsel Ajak Kaum Muslimin Isi Malam Pergantian Tahun dengan Kegiatan Bermanfaat

Arsip

Tak Diduga, LKS SD Berisi Kalimat Sadisme Beredar di Malang

Berita

Jelang Event P3S, Miss Internasional Global Indonesia 2019 Audensi ke Kantor Bupati Simalungun

Berita

Manunggal Dengan Rakyat, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Gotong Royong Bersama Warga Bangun Jalan Desa Di Perbatasan.*

Berita

Ketua Dekranasda Hj.Lismaryani Sutarmidji Membuka Pelatihan Potografi Produk

Berita

Wagub Kalbar H.Ria Norsan Tekankan Pelayanan Publik Harus Terus Berinovasi

Berita

MUSIBAH MENIMPA ANGGA SEPTIADI, BUTUH PERHATIAN KESRA PEMKAB SINGKAWANG.