Home / Berita

Kamis, 19 Agustus 2021 - 20:38 WIB

Wagub Kalbar H.Ria Norsan Tekankan Pelayanan Publik Harus Terus Berinovasi

Viewer: 326
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 33 Detik

PONTIANAK KALBAR,KOMPAS NASIONAL.com- Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., didampingi Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Petrus Budi Raharjo, APP., M.Kes., menghadiri sekaligus Penandatanganan Komitmen Pencanangan Pembangunan Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas Korupsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) Pontianak secara virtual di Ruang Analisis Data Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Kamis (19/8/2021).

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Kalimantan Barat mengatakan zona integritas merupakan predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik untuk menjadi perhatian kita bersama. Pencanangan pembangunan zona integritas merupakan langkah awal dan bagian dari mensukseskan reformasi birokrasi dengan melakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintah yang baik, efektif, efisien, pelayanan prima, dan memuaskan

Baca Juga  PENYERAHAN BANTUAN PKBL (PROGRAM KEMITRAAN BINA LINGKUNGAN) KEPADA 19 KELOMPOK TANI KABUPATEN SAMOSIR

“Saya harap seluruh penyelenggara pelayanan publik dapat melakukan akselerasi dan perbaikan pelayanan publik secara berkelanjutan dan berkesinambungan.

Ciptakan inovasi dan cara kerja baru dalam birokrasi untuk menjawab tuntutan masyarakat yang dinamis.

Saya juga berharap seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) d lingkungan pemerintah provinsi, kabupaten/kota, instansi vertikal, untuk tidak lelah mewujudkan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani dengan mentaati hukum, moral, serta nilai-nilai sosial yang berlaku dalam masyarakat,” harap Wagub.

Baca Juga  Bareskrim Ringkus DPO Kasus Narkoba Simon Tupessy di Kampung Ambon

Beberapa faktor yang mempengaruhi keberhasilan pembangunan zona integritas yaitu komitmen pimpinan, kemudahan pelayanan, monitoring dan evaluasi, manajemen media dan program yang menyentuh masyarakat.

Beberapa faktor yang mempengaruhi keberhasilan pembangunan zona integritas yaitu komitmen pimpinan, kemudahan pelayanan, monitoring dan evaluasi, manajemen media dan program yang menyentuh masyarakat.

“Pembangunan zona integritas diharapkan tidak hanya berorientasi untuk mencapai predikat wilayah bebas korupsi saja, namun hal yang paling penting adalah mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik,” tutup H. Ria Norsan.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Asahan

Warga Kisaran Heboh, Penemuan Mayat Pria Didalam Warung Awalnya Diduga Meninggal Karena Covid-19

Berita

BUPATI TOBA LANTIK PEJABAT FUNGSIONAL DI JAJARAN PEMKAB TOBA

Berita

Danrem 121/Abw Brigjen TNI Dr. Ronny,S.AP.,M.M perintahkan perketat perbatasan Indonesia Malaysia terhadap PMI.

Berita

Persiter B Optimis Menang Lawan Morotai United

Berita

Uji Kekompakan Dan Ketangkasan Saka Wira Kartila Kodim Sambas Mengikuti Kegiatan Tafaqur Alam

Berita

Bupati Taput Narasumber Sosialisasi Pendaftaran CPNS lingkup Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Berita

Peringati HUT Bekangad ke-73, Bekangdam XII/Tpr Laksanakan Syukuran

Berita

Wagub Kalbar dan Wabub Mempawah Doa Bersama Hadapi Covid-19 Cepat Berlalu