Home / Berita

Kamis, 20 Januari 2022 - 10:21 WIB

Wagub Kalbar.Ria Norsan Sambangi BKKBN Pusat Untuk Untuk Atasi Permasalahan Stunting

Viewer: 442
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 35 Detik

JAKARTA KOMPAS NASIONAL- Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Barat Drs. H. Ria Norsan, MM, MH didampingi Plt. Kepala BKKBN Prov. Kalbar melakukan kunjungan ke Kantor Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat di Jakarta Timur, pada hari Selasa (18/01/2021).

Kunjungan yang diterima langsung oleh Kepala BKKBN Dr. (H.C) dr. Hasto Wardoyo, SP. OG (K) Dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting.

“Di Kalimantan masalah stunting cukup tinggi dibandingkan dengan data nasional, dimana jumlah penduduknya sekitar 5,4 juta jiwa. Tujuan kami ingin melakukan kerjasama dan belajar dari BKKBN cara mengatasi masalah stunting dan akan diterapkan di Kalimantan Barat”, ucap Ria Norsan.

Berdasarkan data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Prevalen Balita Stunted (Tinggi Badan Menurut Umur) Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2021 sebesar 29,8 persen, hal ini masih lebih tinggi dari prevalensi berdasarkan nasional yang mencapai 24,4 persen.

Baca Juga  Tidak Hadiri Pemeriksaan, Bareskrim Polri Kembali Panggil Edy Mulyadi

Kepala BKKBN dr. Hasto menyambut baik maksud dan tujuan Wakil Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, “Dalam rangka mendampingi keluarga dan mengawal keluarga agar tidak ada new stunting, mungkin kita bisa melakukan bersama-sama dengan Bapak Wagub Kalbar”, ucap dr. Hasto.

Selanjutnya dr. Hasto juga menyampaikan,” Kita tidak membatasi kelahiran, akan tetapi kita dapat mengatur jarak kelahiran, jaraknya 3 tahun kelahiran untuk menghindari stunting.

Cara itu yang nantinya kita gerakkan di setiap program stunting, salah satunya adalah pemeriksaan kesehatan sederhana Calon Pengantin (catin).

Baca Juga  Bupati Samosir Tinjau Progres Pembangunan TPA Samosir yang Telah Rampung 100%

Untuk 3 bulan pranikah diwajibkan periksa lingkar lengan atas, tinggi badan, berat badan dan HB.

Saat ini BKKBN telah mengembangkan Aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (Elsimil) yang dirancang khusus menyasar catin, ibu hamil dan yang sudah melahirkan sebagai alat pemantau kesehatan dan edukasi seputar kesiapan nikah dan program hamil”, tambahnya.

“Saat ini, BKKBN juga telah membina Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang jumlahnya ada 200 ribu TPK atau 600ribu personil yang sifatnya mikro by name by address, lengkap menyeluruh di seluruh wilayah dan diperbaiki dari waktu ke waktu”, ucap dr. Hasto.

(Hasnan Sutanto).

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kapolda Sumut Rilis kasus penembakan wartawan di Simalungun

Berita

Bupati Kapuas Hulu Terima Kunjungan Kakanwil Kemenkum HAM Kalbar

Berita

Asrendam XII/Tpr Juara Dua Kejurnas Menembak Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya Cup 2021

Berita

Bersama TNI Anggota Polsek Boyan Tanjung Laksanakan Patroli Dialogis

Berita

Buka Posko Pelayanan Kesehatan Pasca Banjir di Nanga Nuar.

Berita

Setahun, OK Arya Disuap Duit Rp8 M

Berita

Selama Oprasi Pekat Polres Singkawang Amankan 37 Tersangka”

Berita

Bupati Muda Minta ASN Tak Bekerja Formalitas