Home / Berita

Minggu, 17 Januari 2021 - 19:00 WIB

Update Gempa Sulbar: 73 Korban Meninggal, Ribuan Jiwa Mengungsi

Viewer: 483
0 0
Terakhir Dibaca:39 Detik

Kompasnasional l Korban gempa bumi 6,2 Magnitudo di Kabupaten Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat terus bertambah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 17 Januari 2021 pukul 15.00 Wita, korban meninggal dunia mencapai 73 orang.

“Sebanyak 64 orang meninggal dunia di Kabupaten Mamuju dan 9 orang di Kabupaten Majane,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, Minggu (17/01/2021).

Baca Juga  RAKOR KOMISI PENGAWASAN PUPUK SUBSIDI PESTISIDA TAHUN 2021 DI KALBAR

Raditya menambahkan, untuk korban luka sebanyak 743 orang, 554 di Majene dengan rincian 64 luka berat, 215 luka sedang dan 275 luka ringan. Di Mamuju sebanyak 189 orang mengalami luka berat akibat gempa tersebut.

Baca Juga  Melayani Masyarakat Lewati Banjir Menggunakan Mobil Truk dan Mobil Dinas Polres Melawi Secara Prima dan Harmonis*

“Terdapat 27.850 orang mengungsi di 25 titik pengungsian di Majene. Sedangkan di Mamuju terdapat lima titik pengungsian di Kecamatan Mamuju dan Kecamatan Simboro,” ujar Raditya. (L6/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pengabdian Tanpa Batas, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Bersama Warga Karya Bhakti Perbaiki Jalan Di Perbatasan

Berita

Update Covid-19 di Kabupaten Samosir (15/07/2021) Tambah 30 Kasus Baru, 18 Sembuh, Kumulatif Konfirmasi Positif Menjadi 757 Kasus

Berita

Sekretaris Daerah Menghadiri Pelantikan Ketua Dan Pengurus (IPEMI) Kabupaten Kapuas Hulu.

Berita

Dua Orang Pejabat Di Agara Terkonfirmasi Positif Corona Virus Disease Covid-19

Berita

TPA Sampah Pematangsiantar Over Load

Berita

Sambut Pembelajaran Tatap Muka, SMAN 1 Bandar Gelar Simulasi

Berita

Sindir Vonis Ringan Harvey Moeis, Prabowo: 50 Tahun Penjara Harusnya

Berita

Gebyar dan Sarasehan GP3M, Disdik Siantar Dorong Perempuan Lebih Mandiri