Home / Daerah

Selasa, 4 Oktober 2022 - 16:18 WIB

Tragedi Stadion Kanjuruhan, Kapolda Jawa Timur Minta Maaf

Viewer: 375
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

KOMPAS NASIONAL.COM-Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta meminta maaf atas terjadinya tragedi di Stadion Kanjuruhan.

Hal itu disampaikan Irjen Nico saat menjenguk korban luka di RSUD Syaiful Anwar bersama Forkopimda Jawa Timur, Selasa, (4/10/2022).

“Saya sebagai Kapolda prihatin sekaligus meminta maaf jika di dalam proses pengamanan yang berjalan terdapat kekurangan. Ke depannya akan kami evaluasi bersama pihak terkait.

Harapannya ke depan adalah pertandingan sepakbola yang aman nyaman dan menggerakkan ekonomi,” kata Nico.

Lebih lanjut, Nico menambahkan, Polda Jawa Timur bersama tim Mabes Polri akan melakukan upaya semaksimal mungkin untuk korban yang luka mendapatkan bantuan perawatan.

Baca Juga  Menhan Rencanakan Pemindahan Lanud Soewondo Medan

“Bapak kapolri memberikan perhatian secara khusus kepada seluruh korban dengan memberikan bantuan perawatan kepada setiap korban dan diserahkan kepada keluarga masing-masing,” katanya.

Selain itu, Polda Jawa Timur juga akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi terkait perbaikan sarana prasarana yang rusak.

Usai proses kemanusiaan selesai, jenderal bintang dua ini menegaskan akan melakukan proses penegakan hukum kepada siapa saja yang bersalah dalam peristiwa ini.

“Kami akan melakukan proses penegakkan hukum kepada siapa saja yang bersalah setelah proses kemanusiaan selesai. Kami berdoa semoga semua permasalahan ini bisa diselesaikan bersama-sama,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak menyatakan kesedihan dan berharap korban luka dapat lekas sembuh.

Baca Juga  Pemko Pematangsiantar Alihkan Lokasi Upacara Peringatan HUT RI Ke-75

“Kami sangat merasakan kesedihan mereka dan berharap anggota keluarganya bisa sembuh.

Namun kita ketahui bahwa manusia hanya bisa berusaha dan tuhan yang menentukan,” ujarnya.

Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuqi Mustamar mengatakan, segala fasilitas baik korban meninggal dan luka akan ditanggung. Saat ini, tercatat sudah ada 21 jenazah yang sudah teridentifikasi pihaknya.

“Dari 56 korban, Alhamdulillah 26 orang sudah bisa pulang, 7 orang masih ada di ICU.

Semoga kami punya kekuatan yang lebih bagus lagi untuk menangani para korban,” katanya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Walikota Siantar Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung Dakwah dan Pendidikan Syekh M.Arisyad Thalib Lubis

Daerah

Bupati Erlina Lepas 80 Jamaah Calon Haji Asal Mempawah, Berpesan Jaga Kesehatan dan Perbanyak Ibadah

Daerah

Rapat Naskah Perjanjian Kerja Sama Pemerintah Dengan PT. Bank Pembangunan Daerah
Foto rekaman CCTV yang merekam R membawa mayat fitri dalam bungkusan karung

Berita

Kakek Berusia 72 Diduga Lecehkan Korban Sebelum Membunuh

Berita

Sudirman Said: Impor Beras Bukan Solusi

Asahan

Diduga Mencemarkan Nama Baiknya, Sugianto Hadiri Panggilan Polisi Didampingi Kuasa Hukumnya

Berita

Silang Pendapat Bakal Calon Bupati Simalungun Warnai Perdiskusian GMKI Siantar-Simalungun

Asahan

Tragis!!!! Orangtua Hutang Narkoba 65 Juta, Anak Nyaris Jadi Korban Penyanderaan Diduga Bandar