Home / Daerah

Selasa, 4 Oktober 2022 - 15:21 WIB

Tragedi Stadion Kanjuruhan Harus Jadi Pembelajaran

Viewer: 284
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 44 Detik

Kapuas Hulu Kalbar KOMPAS NASIONAL.Com – Tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang pada 1 Oktober 2022 menuai keprihatinan berbagai pihak, termasuk dari Bupati kabupaten Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan.

Ia menuturkan duka mendalam dan mengajak semua pihak untuk menjadikan peristiwa tersebut sebagai pembelajaran, agar tidak kembali terulang.

“Saya turut berbelasungkawa dan duka mendalam dengan insiden duka mendalam di Stadion Kanjuruhan Malang.

Ini adalah tragedi kemanusiaan yang luar biasa yang memakan banyak korban,” ujar Bupati Kapuas Hulu disela acaranya menutup pertandingan sepak bola Kalis Cup seri 3 di lapangan sepak bola Bumi Mentaba, desa Nanga Kalis, kecamatan Kalis, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Senin (3/10/2022).

Seperti diketahui, pada 1 Oktober kemaren terjadi insiden yang menyebabkan korban jiwa. Informasinya masih simpang siur, namun yang meninggal hingga seratusan jiwa.

Baca Juga  Proyek "Siluman" PSDA Ditemukan di Kabupaten Simalungun

“Ini bisa bertambah lagi karena masih ada yang dirawat intensif di rumah sakit.

Bupati menilai tragedi ini adalah musibah besar dalam dunia persepakbolaan tanah air.

Untuk itu, Beliau mengingatkan kepada penggiat olahraga dan suporter di setiap kompetisi dan kegiatan olahraga di Kapuas Hulu, agar bisa menahan diri.

“Tournamen kita adakan untuk kita mencari prestasi, menjalin silaturahmi dan bergembira bersama, jangan sampai ini justru jadi kelahi, pemain dan suporter harus bisa menahan diri,” tegasnya.

Disamping itu Bupati Kapuas Hulu juga menuturkan apresiasinya kepada seluruh pengcab olahraga prestasi dan rekreasi di Kapuas Hulu yang aktif mengadakan kegiatan olahraga.

Ia mengajak semua pihak untuk sama-sama memajukan olahraga Kapuas Hulu dan mengharumkan nama Kapuas Hulu di event olahraga tingkat Provinsi, Nasional dan Internasional.

Baca Juga  Pengusaha Riau Bersama PSF Kampar Bagikan Bansos 250 di Desa Kuntu

“Ayo kita sama-sama majukan sektor olahraga dan mengharumkan nama Kapuas Hulu di provinsi, nasional dan internasional,” tuturnya.

Terkait dengan Kalis Cup Series III, ada beberapa cabang yang dilombakan, yaitu sepak bola, voli dan gasing.

Ada 24 club yang bertanding untuk bola kaki, sementara untuk voli putra ada 25 club yang berlaga dan voli putri ada 24 club terlibat. Untuk lomba gasing dewasa ada 44 penggasing terlibat, sementara kategori gasing anak-anak ada 12 penggasing terlibat.

Dalam acara penutupan sepak bola oleh Bupati, jura pertama jatuh pada klub Kalis Berlian dan juara kedua jatuh pada klub Putra Juang.

M.Isnaini

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Ket/Fot: Tengah baju kuning Vice President Lions Club Golden Estate Lion Tan A Lie dan Lion Agustina, didampingi Bupati Asahan Surya, B.Sc, Kepala dinas Kesbang Sorimuda Siregar, Bapak kepala dinas dinkes dr aris, Camat kisaran Barat Agus jaka ginting dan Sekretaris PKK Nora.

Asahan

Bupati Asahan Berterima Kasih atas kepedulian Lions Club Golden Estate dalam kesehatan warga Kisaran

Arsip

DPD KWRI Sumut & DPC KWRI Langkat Dampingi Warga Suka Damai Kec. Hinai Laporkan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Oknum Kades.

Berita

Lions Club Golden Estate Menyalurkan APD dan Sembako Melalui Polres Batu Bara Untuk Masyarakat dan Tim Medis

Berita

Bak Film Action, Bea Cukai Kejar Speedboat Gembog Narkoba di Aceh
Foto rekaman CCTV yang merekam R membawa mayat fitri dalam bungkusan karung

Berita

Kakek Berusia 72 Diduga Lecehkan Korban Sebelum Membunuh

Berita

Pelantikan Tim Pemenangan HASIM-TPS di 32 Kabupaten Simalungun Sukses

Berita

Pembunuh Polisi Divonis ‎48 Tahun Penjara

Berita

Walikota Pematangsiantar Dr H Hefriansyah SE MM mengharapkan Swab Test Massal juga dilaksanakan di tempat keramaian