Viewer: 691
0 0

Home / Internasional

Minggu, 1 November 2020 - 12:28 WIB

Topan Goni Terpa Filipina, 1 Juta Orang Diungsikan, Termasuk Pasien Covid-19

Viewer: 692
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 49 Detik

Kompasnasional | Filipina dihantam badai kencang bernama Topan Goni pada Minggu (1/11/2020) pagi.

Badai yang bertiup masuk dalam kategori 5, atau yang terkencang di seluruh dunia untuk periode tahun ini, mengakibatkan terjadinya tanah longsor.

Mengutip CNN, Sabtu (31/10/2020), pihak berwenang telah mengevakuasi hampir satu juta masyarakat di sisi selatan Pulau Luzon, pulau terbesar di negara itu.

Badan cuaca dan bencana setempat mengatakan topan ini bertiup dengan kecepatan 215 km/jam dan dilanjutkan dengan embusan yang bertiup sampai 265 km/jam.

Kondisi tersebut memunculkan angin yang merusak dan hujan deras.

Untuk itu, pejabat lokal menghentikan operasional pelabuhan dan melarang nelayan untuk berlayar.

Sejumlah maskapai pun terpaksa membatalkan lusinan jadwal penerbangan akibat topan yang bergerak ke arah barat dari Samudera Pasifik ini.

Baca Juga  Pesan Biden ke Iran dengan Serangan Rudal: Anda Tidak Kebal, Hati-Hati!

Bandar udara utama yang terletak di Manila juga turut ditutup, sebagaimana dilaporkan AP pada Minggu (1/11/2020).

“Kami sedang menghadapi masa yang sulit akibat Covid-19, dan sekarang datang bencana yang baru,” kata Senator Christopher Go, asisten dari Presiden Filipina Rodrigo Duterte.

Menurutnya, petugas di tataran lokal yang menangani bencana ini harus memastikan virus corona tidak menyebar di tengah upaya evakuasi yang berjalan.

Saat ini, di Ibu Kota Manila dan Provinsi Bulacan yang terletak di dekatnya, terdapat sekitar 1.000 pasien Covid-19 yang ditempatkan di tenda isolasi besar.

Namun mereka dapat dipindahkan ke hotel dan rumah sakit jika memang dibutuhkan, kata Direktur Eksekutif Badan Kebencanaan Nasional, Ricardo Jalad.

Negara ini memang tercatat memiliki kasus infeksi dan kematian akibat Covid-19 tertinggi kedua di Asia Tenggara, di bawah Inonesia.

Baca Juga  China Tutup Seluruh Rumah Sakit Darurat Virus Korona di Wuhan

Berdasarkan data Worldometer, Minggu (1/11/2020), Filipina sudah mencatatkan 380.729 kasus positif, 7.221 kasus meninggal, dan 331.046 kasus yang berhasil disembuhkan.

Untuk membantu penananganan bencana topan yang terjadi, telah dikirimkan sejumlah alat berat dan pelindung diri untuk mempermudah evakuasi.

“Akan tetapi, karena pandemi Covid-19, dana kami untuk bencana alam tidak mencukupi,” kata Wali Kota Infanta, Provinsi Quezon, Grace America.

Topan Goni ini merupakan yang terkuat menghantam Filipina, setelah Tipan Haiyan yang menerpa di tahun 2013 dengan memakan korban jiwa sebanyak 6.300 orang.

Sementara itu, rata-rata ada 20 topan pembawa hujan lebat yang memicu tanah longsor mematikan mendera Filipina setiap tahunnya. (KC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Terowongan Tembus Ke Israel, Bukti Perlawanan Hamas Tak Pernah Padam

Internasional

KPU Myanmar Bubarkan Partai Aung San Suu Kyi

Internasional

Iran Sita Kapal Tanker Korea Selatan

Berita

Perkumpulan Indonesia Bersatu Bagikan 1000 Mawar Merah

Arsip

Obama Desak Israel Segera Berdamai Dengan Palestina

Berita

Bangkai Paus Bungkuk Ditemukan di Tengah Hutan Amazon, Brasil

Arsip

Presiden Duterte bakal mundur jika anaknya terbukti korupsi

Berita

Ledakan Menghancurkan Sebuah Toko di Inggris Lukai 6 Orang