Home / Internasional

Minggu, 20 Juni 2021 - 19:41 WIB

Junta Militer Myanmar Bakar Desa, Pemimpin ASEAN Harus Lebih Tegas

Viewer: 448
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 36 Detik

Kompasnasional l Pemerintah Indonesia dan negara-negara ASEAN harus segera mengambil tindakan tegas terhadap junta militer Myanmar yang terus melakulan tindakan kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia terhadap rakyat Myanmar.

Pernyataan ini disampaikan oleh anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKS, Sukamta merespon tindakan militer Myanmar yang membakar ratusan rumah di desa Kinma wilayah Magway yang hanya menyisakan 10 dari 237 rumah yang masih berdiri.

Sisanya rata dengan tanah usai dilalap api.

“Junta militer Myanmar pimpinan Jenderal Min Aung Hlaing tidak memiliki komitmen untuk menghentikan kekerasan, membangun dialog konstruktif sesuai dengan kesepakatan yang telah disetujui sendiri bersama pemimpin ASEAN,” ujar Sukamta, kepada wartawan, Minggu (20/6/2021).

Baca Juga  Serangan Bom Bunuh Diri di Sekolah Polisi Pakistan, 59 Orang Tewas

“Kondisi ini menjadi sinyal bahwa ASEAN lagi-lagi tidak memiliki taji dalam konflik kemanusiaan di negara anggotanya. Maka dari itu, Indonesia sebagai negara besar harus mengambil tindakan tegas terhadap junta militer Myanmar,” imbuhnya.

Wakil ketua fraksi PKS Bidang Politik, Hukum dan HAM ini kemudian mengusulkan beberapa langkah lebih tegas dan keras yang bisa dilakukan oleh Indonesia dalam mendorong penyelesaian konflik politik dan kemanusiaan di Myanmar.

“Pertama, langkah diplomasi terus digalakkan baik melalui ASEAN dengan mendorong negara-negara yang dekat dengan Myanmar untuk tidak mendukung junta militer Myanmar baik secara politik maupun ekonomi,” jelasnya.

“Kedua, memutuskan hubungan kerjasama ekonomi dengan perusahaan yang terafiliasi dengan junta militer Myamar. Ketiga, membawa masalah Myanmar ke sidang PBB dan mendorong PBB untuk turun tangan,” tambah Sukamta lagi.

Baca Juga  Media Asing Soroti Ancaman RI Jadi Otoriter usai Sahkan KUHP Baru

Menurutnya, langkah-langkah ini perlu segera dilakukan agar korban jiwa tidak terus berjatuhan, instabilitas di Myanmar bisa terbentuk.

Langkah ini juga diyakini akan menguji signifikansi peran dan posisi Indonesia dalam perdamaian dunia.

Diketahui, ramai diberitakan sebelumnya pembakaran ratusan rumah disebuah desa dilakukan oleh junta milter Myanmar. Junta militer Myanmar menggunakan cara bumi hangus untuk mematikan gerakan yang mereka sebut terorisme.

Sebelumnya junta militer melakukan hal sama yaitu membakar banyak desa pada tahun 2017 silam sehingga menurut laporan PBB 740 ribu lebih etnis minoritas Rohingya terusir di wilayah Rakhine. (TN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Internasional

Enam Bulan Hilang, Sekeluarga Asal Sudan Ditemukan Tewas di Tengah Gurun Libya

Internasional

Viral Sopir Taksi Kerja Sambil Gunakan Selang Oksigen, Sampai Harus Cuci Darah Sambil Menyetir

Arsip

Ingin Ledakkan Gedung Putih, Madonna Akan Diperiksa Secret Service

Internasional

Pengakuan Tentara Myanmar Soal Pembantaian Rohingya: Bunuh Mereka Semua

Arsip

Miris, Buruh di Pabrik Milik Orang Korea Dapat THR Cuma Rp 8 Ribu

Internasional

Gempa 7 Skala Richter di Turki dan Yunani, 24 Orang Tewas

Arsip

Terowongan Tembus Ke Israel, Bukti Perlawanan Hamas Tak Pernah Padam

Internasional

Terkuak, 3 Alasan China Ingin Kuasai Laut Natuna Utara, Salah Satunya Bidik Kapal Selam Nuklir