Home / Arsip / Arsip 2016 / Berita / Internasional / Reviews

Selasa, 30 Agustus 2016 - 11:06 WIB

Penyebab Kematian Leluhur Manusia Terpenting “Lucy” Terungkap!

Viewer: 717
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 31 Detik

Lucy adalah nama yang diberikan ilmuwan untuk fosil tulang belulang spesies Australopithecus afarensis (keluarga hominid atau kera besar) yang ditemukan di Ethiopia tahun 1974 silam. Lucy juga dianggap sebagai fosil nenek moyang manusia paling penting karena saat ditemukan sangat lengkap, sekitar 40 persennya.

Namun ilmuwan begitu penasaran akan satu hal atas Lucy, yakni bagaimana spesies ini mati. Alasannya jelas, Lucy termasuk spesies kera yang sudah berjalan dengan dua kaki alias bipedal. Spesies ini menjadi jembatan antara kera yang masih berjalan dengan tangan dan manusia modern.

Sinar X

Berdasarkan penelitian John Kappelman, Profesor Antropologi dari Universitas Texas, Lucy mati akibat terjatuh dari pohon sekitar 3,18 juta tahun lalu. Hasil ini didapat setelah Kappelman melakukan pemindaian sinar X terhadap fosil Lucy.

Baca Juga  Kepsek SMPN 2 Tapian Dolok Angkat Bicara Terkait Siswa Belum Divaksin Dilarang PTM Langsung

Selama 10 hari, Kappelman dan profesor Geologi bernama Richard Ketcham berhasil memotret 35.000 foto sinar X dari fosil Lucy. Nah, dari foto-foto ini diketahui bila terdapat retakan tidak wajar di tulang paha kanan Lucy.

Setelah berkonsentrasi dengan Dr. Stephen Pearce dari Austin Bone and Joint Clinic, terungkaplah bila retakan tulang seperti itu bisa terbentuk saat Lucy terjatuh dari ketinggian 12 meter dengan kecepatan 56 kilometer per jam. Akibat dari terjatuh itu pula, Lucy mengalami patah tulang angkel, lutut, pelvis dan rusuk.

Fosil Lucy 2016 John Kappelman

Si Pendek Lucy

Baca Juga  Kuching - Pontianak Jajaki Kerjasama Pariwisata

Meski termasuk golongan kera besar, Lucy tergolong pendek dibanding manusia. Di umurnya yang sudah tua, Lucy memiliki tinggi 1,1 meter saja. Sementara bobot tubuhnya semasa hidup diperkirakan sekitar 29 kilogram. Alhasil, jatuh dari ketinggian belasan meter langsung membuatnya mati.

Lebih lanjut, berdasarkan ciri-ciri spesies Australopithecus yang ditemukan di Hadar, perbedaan ukuran antara spesies jantan dan betina sangat jelas. Australopithecus jantan biasanya mempunyai ukuran tubuh dewasa yang cukup besar, sedangkan yang betina kecil. Oleh karena itu ilmuwan sepakat memasukkan Lucy ke golongan betina (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kunjungi Garoga, Bupati Taput bersama Kapolda Sumut dan Pangdam I BB Pastikan Penanganan Baik dan telah Zero Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Hutagurgur

Berita

Cegah penyebaran virus Corona Anggota Jasrem 121/Abw bagikan Masker gratis kepada para pemuda.

Berita

PT. Indonesia Power PLTU Kalbar dan PT. Cogindo Bangun Silaturahmi Bersama Polda Kalbar

Berita

Masuki Masa Purna Bhakti Kabag Ekonomi Dan Kesra Dilepas Dengan Rasa Haru

Berita

Bupati Tapanuli Utara Hadiri Perayaan Jubileum 150 Tahun HKBP Simasom Ressort Pansurnapitu Distrik II Silindung

Berita

LBH Bantu Penuhi Rasa Keadilan Masyarakat 

Berita

Rumah Duka M Taufik Dibanjiri Pelayat, Ada Ahmad Muzani hingga Anas Urbaningrum
Istri Petugas Pajak yang Dibunuh di Gunungsitoli Histeris-KompasNasional

Arsip

Istri Petugas Pajak yang Dibunuh di Gunungsitoli Histeris